4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Pemerintah Bersama Aparat Jamin Keamanan Masyarakat Di Wamena-Papua

Posted by: On Oktober 08, 2019



Wamena, Papua, Cakra Bhayangkara News - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto menegaskan, pemerintah akan terus berusaha sekuat tenaga untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat di Wamena, Papua. 

“Tentu kami, aparat keamanan, aparat kepolisian, dan aparat TNI akan terus berusaha sekuat tenaga memberikan jaminan keamanan agar trauma ini bisa segera hilang dan mereka bisa kembali bekerja seperti biasa,’’ kata Menko Polhukam Wiranto dalam rilisnya, Minggu (6/10/2019).

Dirinya menyampaikan bahwa jaminan keamanan juga diberikan para tokoh serta ketua adat di sana agar masyarakat tidak eksodus dan melanjutkan kehidupan di sana. Dikatakan, rata-rata masyarakat dari Minang dan Sulawesi Selatan telah memberikan suatu kehidupan ekonomi di daerah-daerah terdampak dengan berdagang.

Wakapolda Papua, Brigjen Jacobus Marjuki menjamin situasi keamanan di hampir seluruh Ibu Kota Kabupaten di Papua kondusif.

"Kota-kota semua di Papua tidak ada masalah, semua terjamin keamanannya," kata Jacobus seperti dilansir dari Antara, Selasa (8/10/2019).

Namun Jacobus mengingatkan, adanya ancaman dari kelompok separatis bersenjata di beberapa daerah pedalaman. Misalnya Lanny Jaya, Nduga, dan Ugimba (Kabupaten Intan Jaya).

Jacobus menegaskan, jajarannya akan terus memburu siapapun pelaku kerusuhan Wamena, Papua. Mereka, kata dia, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

"Siapapun pelaku kerusuhan akan dikejar. Semua masyarakat mendukung kita. Berilah kesempatan kepada kepolisian untuk memproses perusuh-perusuh itu, jangan sampai nila setitik lalu merusak susu sebelanga. Bagi yang merasa tidak bersalah, silakan menempuh jalur hukum," katanya.(JD) 

Panglima TNI Kunjungi Kodim 1702/Jayawijaya, Guna Berdialog Dengan Pengungsi Kerusuhan Wamena

Posted by: On Oktober 08, 2019



Wamena, Papua, Cakra Bhayangkara News - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H., S.I.P., Kapolri Jenderal Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), Menteri Sosial Agus G. Kartasasmita, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian dan melaksanakan peninjauan langsung ke Wamena Papua, pasca kerusuhan yang terjadi pekan lalu. Selasa (08/10/2019).


Situasi Wamena pasca kerusuhan pekan lalu, saat ini sudah berangsur pulih kembali, sekolah, pasar tradisional dan aktifitas masyarakat mulai kemarin (Senin 07/10/2019) sudah mulai berjalan normal. 

Dalam kegiatan kali ini, Panglima TNI beserta rombongan mengawali Peninjauan ke Kodim 1702/Jayawijaya. Tak hanya sekedar mengunjungi dan meninjau saja, namun Panglima TNI berdialog langsung dengan masyarakat yang mengungsi ke Kodim 1702/Jayawijaya, hingga saat ini tersisa 624 Pengungsi yang masih bertahan di Kodim 1702/Jayawijaya.


Diakhir kegiatan peninjauan, Menteri Sosial secara simbolis menyerahkan bantuan yang diterima oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon R. Banua guna perbaikan sarana yang kemarin rusak akibat kerusuhan.

Selesai melaksanakan peninjauan, Panglima TNI dan Rombongan menuju Kantor DPRD Wamena untuk melaksanakan Dialog yang dipimpin oleh Menko Polhukam bersama dengan Tokoh Daerah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Wamena.


Dalam dialog tersebut, Menko Polhukam menyampaikan salam dari Bapak Presiden Republik Indonesia bagi masyarakat Wamena dan Presiden melalui Kemensos memberikan bantuan tunai sebesar Rp. 4.792.244.500, untuk perbaikan sarana, prasarana dan tempat tinggal yang telah habis terbakar akibat kerusuhan tersebut.

Menko Polhukam mengharapkan para pengungsi untuk dapat kembali ke wamena untuk bekerja dan beraktifitas seperti biasa guna meningkatkan perekonomian di wamena. 

Disamping itu Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan akan menjamin keamanan di Wamena, apabila di perlukan penambahan personel TNI dan Polri akan di tambahkan demi keamanan wamena.(JD) 

Dengan Aplikasi ALWA, Butuh Waktu 15 Menit Warga Dapat Pelayanan Polsi

Posted by: On Oktober 08, 2019



Kulonprogo, Jogjakarta, Cakra Bhayangkara News - Inovasi Smart polres Kulonprogro dalam mengembangkan Aplikasi ALWA (Alarm Warga) Kulonprogro " Aplikasi Online berbasis IT yang berfungsi untuk meningkatkan Layanan Kepolisian ditengah masyarakat berbasis teknologi informasi' aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kepolisian cepat.


Aplikasi Alwa Kulonprogo dapat diunduh di Playstore dan App Store ini memiliki lima menu yang cukup simpel yang terdiri dari menu lapor, menu panic button, menu call center, menu info dan menu silent alarm.

"Kami ingin memotong jalur birokrasi apabila masyarakat mau menghubungi polisi," kata Kapolres Kulonprogo Akbp Anggara Nasution, SH, S. I. K, M.M.

Kapolres Kulonprogo Akbp. Anggara Nasution, SH, SIK, MM saat ditemui di Mapolres Kulonprogo, Jalan Wates-Jogja KM 02, Kulonprogo, Yogyakarta, Rabu (09/10).


Dia menjelaskan, aplikasi dengan menu sederhana ini sangat memudahkan warga yang menginginkan kehadiran polisi dalam 24 jam.

"Aplikasi ini ringan, ketika dipencet dua kali maka alarm Command Center yang ada di Polres Kulon Progo akan menyala. Ketika itu, anggota langsung merespons dengan mendatangi lokasi, dalam waktu 15 menit," terang Kapolres

Sampai saat ini Lebih kurang 2000 pengguna Aplikasi ini sejak diluncurkan pada 29 Agustus 2019 lalu.

Untuj warga Kulonprogo yang ingin menggunakan aplikasi Alwa ini harus melalui verifikasi terlebih dahulu. Warga diminta untuk verifikasi dengan foto selfia dan KTP.

"Ini dilakukan agar tidak ada penipuan dan juga orang-orang yang iseng, dan menjaga moral anggota saya dari informasi palsu melalui Alwa," jelasnya.

Aplikasi ini juga sudah terkoneksi dengan GPS. Anggara mencontohkan jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat dalam kondisi darurat, lokasi masyarakat sudah langsung terdeksi oleh Command Center.

"Jadi itu sudah terkoneksi berbasis GPS pelapor tanpa harus share lokasinya. Petugas akan langsung datang ke titik laporan," tutupnya. (Monti)

Polsek Pabuaran, Evakuasi Korban Terjatuh Dalam Sumur

Posted by: On Oktober 08, 2019



Serang, Banten, Cakra Bhayangkara News -- Polsek Pabuaran Polres Serang Kota Polda Banten, bersinergi dengan Tim SAR BPBD Kabupaten Serang dan Puskesmas Pabuaran melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan terjatuh ke dalam sumur sedalam 25 M hingga menyebabkan meninggal dunia.

Kejadian tersebut menimpa korban bapak Jasmin Bin Watas, umur 91 tahun, seorang petani dan beralamat di Kampung Rancabunar Rt.001 Rw.002 Desa Pancanegara Kec.Pabuaran Kab.Serang. 

Peristiwa itu diketahui oleh anak korban pada hari ini Selasa 08/10/2019 sekira jam 09.10 wib bernama Fatimah Binti Jasmin, umur 30 tahun, IRT dan Mastim Bin Masnu, 36 tahun, Swasta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa tanpa diketahui keluarga korban berniat untuk membersihkan sumur sendirian, kemudian korban turun ke dalam sumur dan pada saat korban sudah di tengah lubang sumur/belum mencapai dasar sumur korban diduga kecapekan dan sempat berteriak minta tolong.
Saksi mendengar teriakan korban dan menuju ke arah sumur melihat korban lalu diarahkan untuk bertahan, kemudian korban terjatuh ke dalam dasar sumur.
Selanjutnya memberitahu warga dan telpon kepada anggota Polsek Pabuaran untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek dan anggota langsung amankan TKP, koordinasi dengan BPBD Kab.Serang dan Puskesmas Pabuaran.
Selanjutmya dilakukan dievakuasi terhadap korban, pemeriksaan pisik dan analisa penyebab kematian korban. Bahwa pihak keluarga sepakat dan ikhlas atas kondisi korban, tidak dilakukan otopsi dan dilanjutkan prosesi perawatan jenazah korban.

Disampaikan oleh AKBP Edhi Cahyono, SIK melalui AKP Yudha Hermawan, SH, MM bahwa Anggota Polri senantiasa hadir responsif, proaktif dan sinergi dengan instansi terkait guna memberikan pelayanan dan pengamanan serta menolong berbagai masalah yang hadapi oleh masyarakat, karena hal itu merupakan kewajiban dan dilandasi nilai ibadah. Ungkap Yudha.

Alhamdulillah tugas berjalan lancar dan kondusif serta keluarga dan warga mengucapkan terima kasih dan terharu atas bantuan Kapolsek, Anggota berikut Tim SAR BPBD dan Puskesmas Imbuhnya.-romi/Humas) 

AR dan RA Diamankan Ditresnarkoba Polda Banten, Diduga Edarkan Obat-obatan Terlarang

Posted by: On Oktober 08, 2019



TANGERANG, BANTEN, Cakra Bhayangkara News - Dua Pemuda AR dan RA yang diduga mengedarkan obat-obatan terlarang jenis Tramadol HCI dan Heximer berhasil diamankan Anggota Subdit III Ditresnarkoba Polda banten, Selasa 08 Oktober 2019, sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolda Banten, Irjend Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi Melalui Diresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo lS.IK., M.H membenarkan perihal penangkapan terhadap terduga tersangka dengan inisial AR dan RA yang diduga mengedarkan obat-obatan terlarang di wilayah Kec. Mauk Kabupaten Tangerang.

"Keduanya diamankan oleh Tim Subdit III Ditresnarkoba Polda Banten, saat keduanya berada didalam toko yang berkedok Kosmetik di Kampung Mauk, Desa Tegal Kunir Kidul, Kacamatan Mauk, Kabupaten Tangerang," kata Hernowo, saat ditemui dikantornya.

Hernowo menambahkan, untuk tersangka AR diketahui warga asal Bireun Provinsi Aceh dan RA merupakan warga Kabupaten Tangerang, keduanya diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol HCI dan Heximer.


Untuk barang bukti yang berhasil kami amankan lanjut Hernowo, sebanyak 40 (empat puluh) paket yang berisi 12 (dua belas) dengan jumlah 480 (empat ratus delapan puluh) butir Heximer, 14 (empat belas) paket yang berisi 5 (lima) dengan jumlah 70 (tujuh puluh) butir Heximer, 13 (tiga belas) lembar yang berisi 10 (sepuluh) dengan jumlah 130 (seratus tiga puluh) butir Tramadol, 1 (satu) lembar yang berisi 8 (delapan), 3 (tiga) bungkus plastik klip bening yang didalamnya berisikan lembaran plastik klip bening yang ditemukan didalam kardus dan uang hasil penjualan sebesar Rp. 255.000.- disimpan didalam botol air mineral yang ditemukan disamping kardus box.

"Untuk keduanya, akan kita kenakan dengan
Pasal 196, 197 dan 198 UU. RI. No. 36 tahun 2009, tentang Kesehatan, dan dapat di pidana 10 tahun denda satu milyar," jelasnya.

Sedangkan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata Sik., M
H, juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap maraknya peredaran obat-obatan tersebut. Hendaknya diteliti dulu sebelum membeli, dan jauhi penggunaan obat obatan yang terang tersebut. Obat obatan tersebut, Selain dapat berakibat buruk hingga kematian, obat jenis Tramadol HCI dan Heximer merupakan salah satu obat keras yang dilarang untuk dikonsumsi.

"Kepada masyarakat, khususnya para remaja agar jagan coba-coba dan mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan," Himbaunya.***(Romi Bid Hms).

Antisipasi Pencurian, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilangkap Bripka Sholikin Sambang Sekurity Beri Himbauan Kamtibmas

Posted by: On Oktober 08, 2019



Cipayung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News - Dalam rangka mengantisipasi keamanan diwilayah hukum Cipayung, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilangkap Bripka Sholikin melaksanakan patroli, yang bertempat di Agro Wisata RT.006/01, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu, 09/10-2019. 


Pada kesempatan yang sama Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid melalui Kasi Humas Polsek Cipayung Iptu Budi Hartono kepada awak media mengatakan bahwa berdasarkan instruksi Kapolsek Cipayung dalam menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cipayung, untuk itu sebagai  Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilangkap sambang security Agro wisata dalam hal berkordinasi dan memberikan himbauan agar petugas keamanan selalu meningkatkan kewaspadaan dan saling jaga, pantau dan awasi terhadap keamanan pengunjung.

Budi melanjutkan, dalam himbauannya Bhabinkamtibmas selalu mengingatkan kepada security agar selalu mewaspadai pengunjung, orang yang keluar masuk, untuk antisipasi terjadinya pencurian, penipuan dan tindak pidana lainnya. 

Tambah budi, jam-jam rawan pengunjung keluar masuk, supaya selalu adakan kontrol atau patroli di areal agro wisata dan sekitarnya.

Kepada security Bhabinkamtibmas selalu mengingatkan juga apabila ada kejadian yang sekiranya membutuhkan kehadiran Polisi, agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilangkap atau langsung melapor ke Polsek Cipayung, papar Budi. (Romi Marantika) 

 *#JagaJaktimRumahKita.*

Cegah Aksi Demo Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bhabinkamtibmas Kelurahan Penggilingan Lakukan Binluh dan Humbauan

Posted by: On Oktober 08, 2019



Cakung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News - Dalam rangka  nenjalin silaturahmi dan komunikasi dengan pihak Sekolah untuk menciptakan situasi yang Aman dan kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, maka  Bhabinkamtibmas Kelurahan Penggilingan Aiptu  Sarjono melaksanakan kegiatan binluh, yang bertempat di SMK RISTEK KIKIN Rt.005/006 Kelurahan Penggilingan,, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu, 09/10-2019. 

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Cakung Kompol Pandji Santoso Sik,Msi, melalui Kasi Humas Polsek Cakung Aiptu Andri Setiadi Banten, saat di temui wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, dengan instruksi Kapolsek Cakung personil Bhabinkamtibmas dianjurkan untuk melaksanakan sambang dan memberikan penyuluhan serta himbauan kepada pelajar agar dapat tercipta situasi kondusif menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mendatang diwilayah Cakung dan sekitarnya. 


Lanjut Andri menjelaskan, dalam melaksanakan sambang serta BINLUH  personil juga diharapkan dapat mengajak pelajar untuk bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam memerangi Hoax maupun ajakan--ajakan Demo melalui Media Sosial. 

" Diharapkan agar para pelajar serta guru dapat melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian untuk tidak ikut-ikutan demo, percaya berita Hoax dan Terlibat Bulliying atau stop Bulliying," papar Andri. (Romi Marantika) 

Kedapatan Bawa Narkoba Pemuda Warga Kebon Kacang Diamankan Anggota Buser Polsek Cakung

Posted by: On Oktober 08, 2019



Cakung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News - Anggota Buser Polsek Cakung berhasil mengamankan pelaku terduga pengguna Narkotika jenis Sabu,  Murbani Bin Almarhum Agus Solihi (38),warga Kebon Kacang, 26 No.39 Rt.010/02, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang diamankan didepan ATM Center Mall Citra Klender Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kel. Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu, 04/10-2019, lalu.

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Cakung Kompol Pandji Santoso Sik Msi, melalui Kasi Humas Polsek Cakung Aiptu Aiptu Andri Setiadi menjelaskan bahwa pengungkapan perkara penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu tersebut berawal adanya laporan masyarakat kepada anggota Buser Polsek Cakung yang saat itu lagi melakukan ovservasi lapangan diwilayah hukum Polsek Cakung, bahwa salah satu tempat dimall klender sering di jadikan tempat bertransaksi Narkoba. 
 
Lanjut Andri Setelah mendapat Informasi, anggota Buser langsung bergerak menuju TKP, untuk melakukan penyelidikan ternyata benar, terlihat ada 1 (satu) orang laki-laki yang sedang berdiri mencurigakan dan langsung diamankan anggota Buser Polsek Cakung yang  kemudian dilakukan penggeledahan badan dimana ditangan kanannya ditemukan 1 (satu) bungkus rokok Sampurna Mild Putih yang berisikan 1 (satu) plastik klip kecil yang berisikan Narkotika jenis Shabu berat bruto kurang lebih 0,48 gram 

Selanjutnya Tersangka berikut barang bukti Narkotika jenis Shabu diamankan ke Polsek Cakung untuk Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut, Ucap andri 

Kasi Humas Polsek Cakung Aiptu Andri Setiadi juga menegaskan bahwa pelaku telah melanggar UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana empat tahun penjara. 

Selanjutnya Tersangka berikut barang bukti Narkotika jenis Shabu diamankan ke Polsek Cakung untuk Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut, tutup Andri. (Romi Marantika) 



Kapolsek Cakung Olah Raga Bersama Serikat Buruh FSPMI

Posted by: On Oktober 08, 2019



Cakung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News Kapolsek Cakung Kompol Pandji Santoso SIK.M.SI Olah raga besama dengan Serikat Buruh FSPMI di Lapangan Putsal kairo Rt 15/05, Kel Jatinegara, Kec Cakung, Jaktim, Selasa (08/10) Jam 17.00 Wib 

Menjalin silaturahmi dan komunikasi antara POLRI dengan serikat buruh FSPMI.


Menciptakan situasi aman dan kondusif.

Menunjukkan kepada masyarakat bahwa POLRI selalu hadir di tengah tengah masyarakat bersama sama menjaga Kamtibmas.

Jadilah Polisi untuk dirinya sendiri khususnya umumnya orang lain.(Monti)

#JagaJaktimRumahKita
#JageCakungKampungKite

Ketua DPR Imbau Semua Pihak Jaga Ketertiban Jelang Pelantikan Presiden

Posted by: On Oktober 08, 2019



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Ketua DPR Puan Maharani meminta semua pihak untuk menjaga pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober 2019 agar bisa terselenggara sesuai konstitusi yang ada. Sebab, kata dia, pelantikan presiden merupakan amanat konstitusi. 

"Terkait dengan pelantikan presiden itu sudah seuai dengan UU dan konstitusi bahwa presiden dan wakil presiden terpilih dalam pemilu yang resmi dan sesuai pengumuman KPU tanggal 20 itu harus dilantik. 

Jadi sudah sepatutnya sebagai elemen bangsa kita bisa menghargai hal tersebut untuk menjaga pelantikan presiden sesuai konstitusi dan UU yang ada," kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019). 

Sementara, terkait persiapan pelantikan presiden itu sendiri, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Sekjen DPR dan MPR. Pimpinan DPR, kata dia, juga akan berkoordinasi terkait pelaksanaan pelantikan dengan Kementerian Sekretariat Negara. 

"Nanti secara jelas nanti kita akan detail lagi rapat dengan pemerintah dalam hal ini ke Setneg ya untuk melakukan pembahasan," kata Aziz. 

Aziz mengungkapkan, Ketua DPR sendiri juga telah memberikan arahan terkait gelaran pelantikan. Puan meminta rapat teknis bersama pemerintah untuk segera dilakukan. 

"Arahan Bu Puan dalam waktu dekat kita ada rapat teknis dengan beliau-beliau Setneg. Kalau kemarin ada bahasan-bahasan di tingkat pimpinan dihadiri Rahmat Gobel, Pak Dasco, saya sendiri, dan Ibu Puan yang memimpin untuk melakukan pembahasan secara awal. Nanti dalam waktu dekat kita akan melakukan pembahasannya itu," pungkasnya.(JD) 

Polres Cianjur Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang

Posted by: On Oktober 08, 2019



Cianjur, Jawa Barat -  Kapolres Cianjur Polda Jabar AKBP Juang Andi Priyanto S.I.K., S.H., M.Hum. Didampingi pejabat  Polres Cianjur, Ketua DPRD, Sekda dan Ketua PPA Kab Cianjur memimpin   Konferensi Pers Dalam rangka menekan jumlah kriminalitas dan penyakit masyarakat dengan keseriusan, dimana  Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, berhasil melakukan pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang untuk menjaga Harkamtibmas di Kab. Cianjur yang kondusif agar masyarakat merasa aman. Selasa,  (08/10)


Tempat kejadian perkara di  Wilayah Villa Kota Bunga Ds. Sukagalih Kec. Sukanagalih Kab. Cianjur, dengan korban 
Laki-laki 3 (tiga) orang dijadikan Lady Boy dan  Perempuan  5 (lima) orang dijadikan PSK (Pekerja Seks Komersial).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. diketahui bahwa para  tersangka yaitu : 
a. Sdri. N M Als B, Perempuan, 21Th, Cianjur.
b. Sdr. J M als J, Laki-laki, 26Th, Cianjur.
C. Sdr. JJ N H, Laki-laki, 25Th, Cianjur.
d. Sdri. D A Als M, Perempuan, 28Th, Cianjur.
e. Sdri. H Als B H Binti (Alm) J J (Perempuan) Umur: 38th

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah :
a. 9 (sembilan) lembar Uang pecahan Rp. 100.000.- (seratus ribu rupiah).
b. 16 (enam belas) lembar Uang pecahan Rp. 100.000.- (seratus ribu rupiah).
C. 6 (enam) lembar Uang pecahan Rp 100.000.- (seratus ribu rupiah).
d. 1 (satu) bungkus kondom Fiesta Strawbery isi 3 (tiga)
e. 1 (satu) unit kendaraan R4 Merk: HONDA, Type: BRIO SATYA 1.2 E/MT CKD, tahun 2019,
warna putih, Nomor Polisi F-1156-YK, Nomor Rangka: MHR001750KJ900179, Nomor Mesin:
L12B32318883.
f. 1 (satu) lembar STNK Nomor: 11302232 atas nama DEVI APRILIANTI Kp. Sukamaju Rt.002
Rw.005 Ds. Hegarmanah Kec. Sukaluyu Kab. Cianjur.
g. 1 (satu) buah kunci kontak mobil Honda Brio.
h. Uang tunai pecahan Rp. 100.000.- (seratus ribu rupiah) sebanyak 9 (sembilan) lembar sebesar
Rp.900.000.- (sembilan ratus ribu rupiah).
i. Uang tunai pecahan Rp. 100.000.- (seratus ribu rupiah) sebanyak 16 (enam belas) lembar
sebesar Rp.900.000.- (sembilan ratus ribu rupiah).
j. 1 (satu) buah handphone Merk: HUAWEI, Model: T1-701UA, Warna Rose Gold.
k. 1 (satu) buah handphone Merk: SAMSUNG, Model: SMJ250F/DS, Warna Rose Gold.
I. 1 (satu) buah handphone Merk: SAMSUNG, Model: SM-8310E, Warna Biru Tua.
m. 1 (satu) buah handphone Merk: SAMSUNG, Model: SM-A730 F/DS, Warna Gold.
n. 1 (satu) buah handphone Merk: OPPO, Model: F 1, Warna Merah.
o. 1 (satu) buah handphone Merk: OPPO, Model: A 37, Warna Merah.

Modus operandi yang dilakukan tersangka  yaitu dengan merekrut korban untuk dijadikan PSK (Pekerja Seks Komersial) dan Lady Boy untuk kemudian diangkut dan dieksploitasi secara seksual sehingga orang tersebut mendapatkan keuntungan dari hasil transaksi Sex Komersial ke Warga Negara Asing berkebangsaan Timur Tengah. 

Atas tindak pidana yang dilakukan, para pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 120.000.000.- (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp.600.000.000.- (enam ratus juta rupiah). (Monti)

Paman Tega Sekap Dan Garap Keponakannya Sendiri

Posted by: On Oktober 08, 2019



Cianjur, Jawa Barat, Cakra Bhayangkara News - Seorang paman tega menggarap keponakan sendiri. Seperti dilakukan JR (54) terhadap AL (17) yang merupakan keponakannya sendiri. Perilaku bejad JR selain menyekap juga menggilir AL dengan teman-temanya selama empat hari berturut-turut.

 Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. bahwa kejadian tersebut dilakukan di Gang Harapan II RT 002 RW 013 Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur di kediaman tersangka. Sebelumnya korban dijemput dari kediaman neneknya di daerah Kecamatan Cibinong pada pukul 04.00 WIB.

Pelaku sempat membekap korban dengan kain warna hitam hingga korban tak sadarkan diri. Saat korban tersadar, mendapati dirinya sudah tidak berbusana, lalu korban diperkosa oleh JR dan dilanjutkan oleh AH (44) serta ED yang dilakukan selama empat hari.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, selama empat hari tersebut, korban disekap untuk melayani nafsu ketiga pria paruh baya tersebut. Bahkan, AL diancam akan dibunuh dengan menggunakan pisau oleh JR jika berteriak atau memberitahu orang lain.

Sempat,  ED membayar uang sebesar Rp.200 ribu kepada AL, namun uang tersebut diambil oleh JR dengan dalih untuk pergi ke Jakarta.

“Jadi pada saat kejadian persetubuhan di bawah umur yang terjadi di Gang Harapan II Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur pada tanggal 2 Oktober 2019, korban dibawa oleh tersangka dari rumah neneknya ke rumah tersangka. Selama empat hari, korban diperkosa yang juga dilakukan oleh teman pelaku yakni AH dan ED,” ujar Wakapolres Cianjur, Kompol Jaka Mulyana.

Setelah empat hari korban dijanjikan akan dipekerjakan di Jakarta. Namun selama satu hari di Jakarta, korban tidak diterima bekerja karena terlihat linglung. Korban pun kembali dibawa ke Cianjur dan pelaku kembali melakukan persetubuhan namun korban menolak.

“Korban sempat melawan dan menolak, hingga melarikan diri serta saat korban sedang berlari ada petugas kepolisian sedang berpatroli dan memberhentikan mobil petugas lalu diamankan,” tutur Kabid Humas Polda Jabar.

Dari hasil barang bukti, pada ponsel tersangka didapati beberapa video porno yang diperankan oleh anak di bawah umur. Saat ini, Polres Cianjur Polda Jabar  akan mendalami dan menelusuri barang bukti serta kemungkinan ada korban lain.

Polres Cianjur Polda Jabar berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni dua unit sepeda motor, tiga unit ponsel, satu kunci kontak sepeda motor dan satu lembar surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 81 Ayat 1 UU Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang penerapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan pasal 332 KUHP dengan ancaman hukuman minimal lima tahun serta maksimal 15 tahun serta denda paling tinggi Rp5 Milyar.

Saat ini korban sedang menjalani konseling untuk psikisnya, sehingga benar-benar sembuh dan trauma yang dialami bisa ditangani. (Monti)