4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Kepala Bakamla RI  Hadiri   HUT Ke-74 Korps Marinir

Posted by: On November 16, 2019




Surabaya, Cakra Bhayangkara News --   Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R. menghadiri peringatan puncak Hari Ulang Tahun ke-74 Korps Marinir yang digelar di Lapangan Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra Karang Pilang, Surabaya, Jumat (15/11/2019).


Kehadiran pucuk pimpinan Indonesian Coast Guard yang didampingi Kepala Biro Umum (Karoum) Bakamla RI Laksma Bakamla Amin Budi Cahyono, S.E. itu disambut hangat oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han).

Suasana keharmonisan sangat kental pada siang hari itu. Tampak para perwira tinggi TNI dari berbagai matra  yang hadir pada acara tersebut tak segan mendekat untuk memberikan penghormatan dan menyalami Pati berseragam Pakaian Dinas Lapangan (PDL) warna abu-abu khas Indonesian Coast Guard itu.

PDL warna abu-abu nampaknya menjadi pusat perhatian bagi banyak kalangan.

Dari salah satu sudut tenda undangan terdengar bisikan  "wow...seragam apa itu kok kelihatan keren banget?". Suara lirih itu segera disahut oleh salah satu rekanya "Nah, itu kan mantan Wakasal.  iya...Pak  Taufiq. Berarti itu seragam Bakamla. Wah sekarang Bakamla jadi kelihatan keren banget", suara dalam obrolan ringan di salah satu sudut tenda undangan yang berada di tepi lapangan upacara itu. 

Sementara itu peringatan HUT Korps Baret Ungu yang dipusatkan di Surabaya dengan mengusung tema profesionalitas, loyalitas dan pengabdian prajurit petarung Korps Marinir untuk NKRI itu dipimpin  oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.

Pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Korps Marinir tahun 2019 ini, selain menggelar upacara parade dan defile pasukan serta kendaraan tempur, juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi dari para prajurit baret ungu TNI AL, diantaranya demontrasi beladiri militer, terjun payung, dan Tari Nusantara.*red/Humas Bakamla

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI, Letkol Bakamla Mardiono

Kodim 0507/Bekasi Gelar Karya Bakti  Binter Terpadu

Posted by: On November 16, 2019



Bekasi Utara, Cakra Bhayangkara News - sekitar 325 orang yang terdiri dari Anggota Kodim 0507/Bekasi, BPBD Kota Bekasi unsur Kecamatan Bekasi Utara dan Kelurahan Kaliabang Tengah serta masyarakat sekitar sepanjang saluran Irigasi, secara bersama sama bersihkan saluran Kali Irigasi Kaliabang Tengah yang bertempat di Jalan Baru Tanggul RT 013/006 Keurahan Kaliabang Tengah Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi pada Sabtu ( 16/11/19).


Hal ini merupakan kepanjangan tangan dari Komando atas kepada Kodim 0507/Bekasi sebagai pelaksana Pembinaan kegiatan Teritorial di Wilayah. ini diaplikasikan dengan menggelar kegiatan Binter Terpadu tahun 2019 dalam bentuk Karya Bakti yaitu pembersihan Kali dan Irigasi dengan tema "Memberdayakan Wilayah Pertahanan Melalui Kegiatan Terpadu Memantapkan Ruang Alat Dan Kondisi Juang Yang Tangguh “.


Dalam Kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kota Bekasi Yayan Yuliana selaku pengambil apel menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar besarnya kepada Kodim 0507/Bekasi yang telah memotori Karya Bakti ( Karbak ) ini, dimana sebentar lagi akan datang musim penghujan yang nantinya kalau sampah sampah serta saluran itu tidak lancer nanti akan mengakibatkan banjir.


Selain itu menjelang Piala Adipura,diusahakan Kota Bekasi seluruhnya mulai dari tingkat RT sampai RW wajib menjaga lingkungan terutama kebersihan. dengan memberdayakan Bank sampah bermula dari sampah rumah tangga yang dapat di ambil nilai ekonomisnya," tutur Yayan.

Sementara itu Perwira Seksi Teritorial ( Pasiter ) Kodim 0507/Bekasi Kapten Inf Agus selaku penanggung jawab Karya Bakti tersebut juga menyampaikan kepada seluruh pesrta apel "Kami datang dari Kodim 0507/Bekasi untuk Kaliabang Tengah kaitannya dengan Karya Bakti” 


Karena panjang saluran yang harus di bersihkan sekitar 1500 m oleh karena itu “ Mari kita laksanakan bersama sama Tugas Mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab” tegas Agus.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Yayan Yuliana, Kapen Rem 051/Wkt Mayor Inf Lukman Nur Wibowo, Pasi Bakti TNI Rem 051/Wkt Mayor Arh Yahya, Pasi Ter Dim 0507/Bks Kapt Inf Agus, Wadan Ramil 701/Krj Kapt Inf Sanusi, Camat Bekasi Utara Lukman serta Lurah Kaliabang Tengah Sri Setiyaningsih.

(Jerry/Red)

Danramil Cilandak Hadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Posted by: On November 16, 2019




Cilandak, Jakarta Selatan, Cakra Bhayangkara News - Bertempat di Masjid Baitunnur Jl. Lebak Bulus 1 RT.002 RW.04 Kelurahan Cilandak Barat Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Mengelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Sabtu (15/11) sekira jam 11.00 wib.


Plh. Danramil(Kapten Cba Hendri Gamal yang sekaligus mewakili Dandim 0504/JS dan Babinsa Kel. Cilandak Barat (Sertu Eriyanto) menghadiri undangan tersebut.


Turut hadir Gubernur DKI Jakarta Bapak H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D., Walikota Jakarta Selatan, Camat Cilandak, Kapolsek Cilandak, Plh. Danramil, Lurah Cilandak Barat, Babinsa Cilandak Barat, Babinkantibmas Cilandak Barat, Ketua dan anggota FKDM, Ketua dan anggota LMK, Para Tokoh Agama Se Kec. Cilandak, Para Ketua RT dan Ketua RW se Kel. Cilandak Barat, Para Tokoh Masyarakat, Para warga jama'ah Masjid Jami Baitunnur dan sekitarnya Dengan penceramah KH Ust. Abdul Hay Somad. (Boby/Red)

Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Serahkan Senjata dan Munisi Ke DDR-RR Kongo

Posted by: On November 15, 2019



 

Republik Demokratik Kongo, Cakra Bhayangkara News -- Prajurit TNI yang tergabung dalam  Satgas TNI Konga XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) yang  dipimpin Kolonel Inf Dwi Sasongko sebagai Dansatgas, secara resmi menyerahkan 61 pucuk senjata, radio SSB, ratusan munisi, ratusan busur dan ribuan anak panah kepada Chief Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR/RR) Monusco Kalemie Mr. Joseph Lunga di lapangan Soedirman, Indo RDB, Kalemie, Republik Demokratik Kongo, Jumat (15/11/2019).

 

Penyerahan puluhan senjata radio SSB, ratusan munisi, ratusan busur dan ribuan anak panah tersebut dalam rangka laporan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas. Acara penyerahan senjata ini dihadiri juga oleh Deputy Head of Office (HoO) Monusco Mr. Leonidas Nkingiye dan seluruh unsur staf Monusco Kalemie.

 

Pada kesempatan tersebut Kolonel Inf Dwi Sasongko mengucapkan terima kasih kepada seluruh pajurit atas dedikasi, loyalitas dan profesionalitas selama melaksanakan tugas dan kepada staf Monusco Kalemie atas kerja sama dengan pasukan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO selama menjalankan misi di Sektor Selatan, Provinsi Tanganyika.

 

Sementara itu, Deputy Head of Office (HoO) MONUSCO Mr. Leonidas Nkingiye dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih yang dilakukan dengan sepenuh hati dan profesional. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO yang telah dapat menciptakan perdamaian khususnya di wilayah Propinsi Tanganyika.

 

Pada kesempatan yang sama, Chief DDR-RR Mr. Joseph Lunga mengatakan bahwa tidak mudah untuk mendapatkan puluhan senjata, semua ini dicapai berkat berbagai kegiatan Cimic yang dilakukan oleh Satgas TNI Konga  XXXIX-A RDB MONUSCO. “Kehadiran Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO telah menciptakan perdamaian tanpa adanya kekerasan dan kontak senjata di Republik Demokratik Kongo, Propinsi Tanganyika. Semoga kondisi tetap damai, sehingga warga dapat beraktifitas dan anak-anak dapat bersekolah dengan baik, ujarnya. *red/Puspen TNI

 

Autentikasi:

Papen Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB, Kapten Laut (KH) Oni Susilo W.

Anggota Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti Amankan 36 Butir Munisi, Mortir dan Roket

Posted by: On November 15, 2019



 

Maluku, Cakra Bhayangkara News -- Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus  136/Tuah Sakti yang tergabung dalam Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku dibawah pimpinan Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis sebagai Dansatgas, beberapa waktu lalu mengamankan 36 butir Munisi, Mortir dan  Roket di Negeri Kaitetu, Kec. Leihitu, Kab. Maluku Tengah.

 

Penemuan 36 butir Munisi, Mortir dan Roket di kebun milik warga Negeri Kaitetu Kec. Leihitu Kab. Maluku Tengah diperoleh berdasarkan informasi dari warga setempat yang diterima oleh Kopda Sofian anggota Pos Waitomu Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti sekitar pukul 14.30 WIT.

 

Adapun kronologis kejadian yaitu pada hari Jumat, tanggal 8 November 2019 sekitar pukul 10.00 WIT, Kopda Sofian menerima telepon dari salah satu warga Keitetu yang mengatakan menemukan benda mencurigakan seperti peluru besar yang ada di kebun salah seorang warga pada saat sedang membersihkan kebun Pala miliknya di hutan ujung Negeri Kaitetu berjarak lebih kurang 2 km dari ujung kampung Negeri Kaitetu.

 

Setelah menerima informasi tersebut, Kopda Sopian melaporkan kepada Komandan Pos (Danpos) Waitomu Letda Inf Sahrudi. Selanjutnya Letda Inf Sahrudi menghubungi  Babinsa Mamua a.n. Koptu Manulaw yang rumahnya berada di Negeri Kaitetu.

 

Pada pukul 13.30 WIT, Danpos dan Babinsa Mamua beserta empat anggota pos, berangkat menuju lokasi penemuan benda yang ditemukan warga. Jarak dari pos sekitar 5 km menuju ujung kampung Negeri Kaitetu dan 2 km dari ujung kampung menuju kebun Pala.

 

Setelah sampai di kebun Pala sekitar pukul 14.30 WIT, dilokasi pertama kebun Pala ditemukan 13 butir Munisi Mortir. Kemudian dilanjutkan pencarian kembali di sekitar kebun lebih kurang 5 meter dari tempat pertama di pinggir tebing ditemukan lagi 23 butir peluru, terdiri dari 15 peluru  Roket dan 8 butir peluru Mortir yang ditutupi oleh semak belukar. Kemudian Danpos beserta anggota melakukan evakuasi terhadap Munisi, Mortir dan Roket tersebut dengan menggunakan pakaian yang digunakan ke tempat yang aman.

 

Sekitar pukul 15.30 WIT, seluruh benda tersebut di bawa ke Pos Woitomu dengan menggunakan kendaraan roda dua. Pada pukul 16.00 WIT, seluruh peluru Mortir dan Roket  telah sampai di Pos Woitomu dalam keadan aman. Selanjutnya, Danpos melaksanakan kordinasi dengan Danki untuk pelaksanaaan pengamanan peluru Mortir tersebut.*red/Puspen TNI

 

Autentikasi :

Papen Satgas Lettu Chk Alep Priambodo HP 081265854155

Panglima TNI : Ekonomi Kerakyatan Kekuatan Besar Bangsa Indonesia

Posted by: On November 15, 2019




Jakarta, Cakra Bhayangkara News -- Ekonomi kerakyatan adalah kekuatan sangat besar yang dapat membuat Indonesia bertahan dari krisis ekonomi. Jumlah penduduk bangsa Indonesia yang lebih dari 260 juta jiwa adalah pasar yang sangat potensial.

“Jumlah penduduk yang besar akan dapat menyerap produksi dalam negeri, sebesar apapun itu. Disitulah sebetulnya kekuatan Indonesia yang dapat mencukupi dirinya sendiri,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat menutup Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture tahun 2019 di Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang lebih penting lagi adalah dengan kegiatan ini tentunya berharap ekonomi kreatif Indonesia akan semakin berkembang. Dengan demikian kesejahteraan rakyat juga meningkat.  “Teknologi pemasaran secara digital yang saat ini sedang mengemuka harus dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para praktisi ekonomi kerakyatan,” ucapnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa yang dibutuhkan adalah bagaimana meraih para konsumen, pasar di seluruh penjuru Indonesia melalui teknik pemasaran yang tepat dan menarik. “Disamping itu juga dibutuhkan konsistensi serta peningkatan kualitas dan jaminan mutu, sehingga konsumen tersebut puas dan akan membeli kembali,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa selama tiga hari pelaksanaan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture tahun 2019 telah berjalan dengan semarak. “Saya yakin banyak manfaat yang telah kita peroleh, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga wawasan yang luas tentang kekayaan budaya tanah air dan negara-negara sahabat,” ujarnya.

“Kita tentu bangga setiap kali pameran budaya ataupun pertunjukan kesenian tradisional Indonesia di luar negeri selalu disambut dengan antusias. Kesenian kita dilandasi dengan berbagai nilai-nilai luhur dan kearifan lokal sehingga sangat menarik untuk dipelajari ataupun dinikmati. Sehingga kewajiban kita sebagai bangsa untuk melestarikan budaya kita sendiri,” jelasnya.

Kepada seluruh peserta dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture 2019, Panglima TNI mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas partisipasinya. “Terima kasih saya sampaikan kepadaMilitary Attache Spouses atas keterlibatannya mendukung kegiatan ini,” tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranyaWakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksda TNI Mintoro Yulianto, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS., Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji dan Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna. *red/Puspen TNI

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Bakamla RI Bentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (RAPALA)

Posted by: On November 15, 2019




Lampung, Cakra Bhayangkara News --   Bakamla RI melakukan survey keamanan dan keselamatan laut dalam rangka pembentukan Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) di daerah pesisir Kampung Keramat Lampung Selatan dan di Daerah PPI Muara Piluk, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (15/11/19).

Upaya tersebut sekaligus sebagai tindak lanjut dari  pengembangan pemberdayaan masyarakat pesisir Lampung Selatan dalam menjaga, mengelola dan mengawasi keamanan, keselamatan, dan perlindungan lingkungan laut di sekitar wilayah pesisir Lampung Selatan.


Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lampung Selatan Meizar Melanisia menyatakan mendukung penuh dengan adanya kegiatan dari Bakamla RI untuk membentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) dan siap membantu jika ada kendala nantinya. "Rencana kegiatan pembentukan Rapala juga sudah disampaikan kepada protokoler Pemerintah Daerah Lampung Selatan yang akan diteruskan kepada Plt. Bupati Lampung Selatan," ujar Meizar.


Adapun pemilihan lokasi pembentukan Rapala di daerah Lampung Selatan adalah karena kejadian-kejadian yang pernah terjadi, seperti terjadinya penyedotan pasir di laut dekat gunung Krakatau yang dapat merusak ekosistem laut, nelayan yang terombang ambing di laut selama 12 jam dikarenakan perahu bocor, hilangnya 3 wisatawan dari Tionghoa yang baru ketemu 1, tingginya ombak di laut dengan cuaca yang sedang tidak bersahabat, sehingga banyak nelayan yang tidak berani berlayar lebih lanjut dan masih kurangnya alat keselamatan yang memadai pada kapal-kapal kecil.

Selain melakukan survey rencana pembentukan Rapala, Kasi Potensi Keselamatan Laut Mayor Bakamla Tri Rah Astuti, S.E., juga memberikan puluhan lifejacket kepada nelayan setempat.*red/Humas Bakamla

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono