4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Kepala Desa Teluk Mesjid : " Proyek Paping dan Seminisasi Sudah Sesuai RAB"

Posted by: On Januari 18, 2020




Kotabaru, Kalimantan Selatan, Cakra Bhayangkara News - Proyek Jalan sawah pertanian tahun Anggaran 2018 Rt.02 Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru, Sudah sesuai dengan RAB .

Hal ini disampaikan Kepala Desa dan petugas pelaksana Proyek jalan Paping Blok dan Seminisasi di wilayah RT.02, Rt.03 dan RT.04. DesaTeluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur,  kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu, 11/01/2020.


Hadir dalam pertemuan konfirmasi tersebut, Kepala Desa Teluk Mesid, Mardani, Sekdes, Abdurrahman, Alkaff, SH. serta Kasran ketua Rt.03 selaku Pebanggung Jawab pelaksana Proyek Desa Teluk Mesjid.

Kasran dalam penjelasannya menyatakan bahwa berkaitan dengan poroyek jalanan Paping Blok dan Seminisasi yang telah selesai tahun anggaran 2018 yang lalu meliputi jalan tani persawahan Rt.02 Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur itu sudah sesuai dengan RAB. 

Lanjut kanan lagi, Justru kami bekerja mengunakan tenaga sebanyak 40 orang dan tergabung dengan masyarakat desa teluk mesjid di Rt.03 dan Rt.04 dan juga beberapa orang dari Rt.01. 

" Begitu juga proyek jalan paping Blok dan seminisasi di Rt.04 dan Rt.03 juga sudah sesuai RAB. bapak boleh liat kelapangan," pungkas Kasnan. 

"Kalo ada yang mengatakan pekerjaan proyek jalan tani jalan persawahan di Rt.02 itu tidak sesuai dengan RAB atau tidak di URUK, itu tidak benar, " Ujar Kasran lagi. 

Selanjutnya Kasran menegaskan bahwa dalam melaksanakan proyek tersebut sudah sesuai dengan pedoman yang sudah tertulis di dalam RAB. 

Karena menurutnya, RAB itu kan yang membuat anggaran Proyek, sebelum pekerjaan dilaksanakan terlebih dahulu diadakan rapat bersama anggota yang akan mengerjakan Proyek, dengan adanya kesepakatan dalam rapat baru pekerjaan dilaksanakan.

Kasran melanjutkan, sebenarnya anggaran jalan seminisasi Rp.85.000.000. Lebih itu tidak sesuai untuk dikerjakan karena jalan itu, anggaran Upah setelah di Kalkulasikan sangat minim sekali, karena sebelumnya harus diuruk dulu, namun atas kesepakatan dalam rapat kami tidak tidak mengambil keuntungan, tapi kami mengerjakan sampai selesai jalan itu, hanya demi kesejahtetraan dan ke nyamanan masyarkat untuk bekerja sebagai petani sawah, untuk  menanam padinya, " papar Kasran.


Panjang jalan yang dikerjakan sepanjang 80 meter, selebihnya hanya menyambung jalan yang sudah dibuat sebelumnya,  jalan terdahulu itu juga panjangnya 80 meter. 

Kasran selaku penannggung jawab peroyek jalanan baik seminisasi atau Paping Blok, menegaskan kembali bahwa proyek tersebut sudah sesuai dengan RAB dan itu proyek di URUK dengan pasir, biskus dan semen sesuai dengan RAB. 


ini bukti poto proses pengurukan kami lampirkan dan poto jalanannya yg sudah selesai di kerjakan, " Ucap kasran.

Ditempat yang sama, Sekretaris Desa menyampaikan proyek tersebut menurut As'at Riyadi mengatakan bahwa tidak ada Urukan dalam pelaksanaan jalan tani semenisasi. 

Namun apa yang dikatakan kasi Pembangunan  ( As'at Riyadi ) itu karena tidak melihat pekerja dilapangan, beliau hanya terima informasi saja, yang jelas Proyek jalan tani di Rt.02 itu sdh sesuai.dengan RAB dan pakai Urukan.

Abdurrahman Al Kaff, SH. meluruskan Juga atas kekeliruan ukuran panjang jalan Tani di Rt.02 apa yang disampaikkan oleh pa Kasran  selaku Pebanggung Jawab Proyek itu tadi, panjang jalan yang dikerjakan itu bukan 80 meter. 

Yang benar itu 282 meter coba kita liat di RAB total panjang jalan itu 362 meter, jalan yg terdahulu 80 meter dan yng pa Kasran kerjakan itu 282 mtr, "Jelas Sekdes. (Syafruddin).

Toko Kerajinan Limbah Kayu Ulin Mulai Dikenal Masyarakat

Posted by: On Januari 17, 2020



Kotabaru, Kalimantan Selatan, Cakra Bhayangkara News - Baru dua bulan berdiri pengusaha kerajinan di Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru sudah bisa menghasilkan uang jutaan rupiah dari pengolahan limbah kayu ulin dan kelapa menjadi perabotan makan rumah tangga.


Hal tersebut disampaikan Masnur dikediamannya Rabu (15/1/2020), memang untuk saat ini untuk limbah kayu ulin yang dibikin perabot makan dan rumah tangga baru berjalan dua bulan sedangkan limbah kelapa sudah satu tahun.

Ia, pun, menuturkan, sekarang ini hanya mempunyai satu orang tenaga ahli dan delapan orang pekerja yang mengoprasikan peralatan tersebut.

"Alhamdulilah, hasil kerajinan limbah kayu ulin ini yang menjadi perabot makan sudah bisa keluar Kalimantan dan mulai dikenal orang," ungkapnya.


Lebih luas dikatakan Masnur, sebenarnya kerajinan ini untuk meningkatkan perekonomian dan pengembangan masyarakat dengan membuat kayu dari limbah hingga jadi berharga dengan inovasi baru agar menarik dipasaran.


Selain itu, tambahnya, untuk kerajinan limbah kayu kelapa yang dibikin cobek sudah tersebar di 13 kab/kota se Kalsel per bulannya sekitar 3000 lebih sedangkan limbah kayu ulin yang dibikin perabot makan dan hiasan sudah masuk pasaran Surabaya, Jakarta, dan Bali.

"Kita akan patenkan kerajinan ini milik Kabupaten Kotabaru untuk mengangkat daerah dan provinsi agar lebih dikenal lagi," harap Masnur.

Terkait hal itu Pemkab Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya langsung mengunjungi lokasi kerajinan tersebut dan sangat mendukung untuk mengembangkan usaha kerajinan itu menjadi khas Kabupaten Kotabaru.


"Ya, nanti kita akan kembangkan usaha kerajinan ini dan promosikan melalui instansi terkait agar bisa jadi khas kerajinan Kotabaru," ungkap bupati.

Usaha kerajinan limbah kayu dari Desa Tegalrejo ini kalau nantinya berkembang akan merekrut pekerja lokal dan pastinya akan meningkatkan perekonomian warga setempat, tutur bupati.(Syafruddin) 

BKD Kota Depok, Launching Implementasi Alat Perekam Data Transaksi Elektronik Online

Posted by: On Januari 17, 2020



KOTA DEPOK | Cakra Bhayangkara News | Dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan penerimaan pajak, Pemerintah Kota Depok melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) memasang alat perekaman data transaksi online di hotel, restoran, hiburan, dan tempat parkir. Launching Implementasi Alat Perekam Data Transaksi Elektronik Online tersebut, dilakukan Wali Kota Depok Mohammad Idris di Rumah Makan simpang raya Jl. Margonda Raya Kota Depok. Kamis,(16/01/2020).


Launching yang dihadiri oleh KPK, Bank Jabar Banten, dan Kepala Perangkat Daerah di Kota Depok. Selain untuk mengoptimalisasi pendapatan daerah melalui pajak, pemasangan alat ini juga untuk menghilangkan kecurigaan antar penarik pajak dengan wajib pajak. 

“Implementasi alat ini untuk menciptakan efektivitas dan transparansi pemasukan kas daerah. Semangatnya bukan saling mencurigai, tetapi untuk mensejahterakan masyarakat, baik pra dan pasca pembangunan dan pemberdayaan,” jelas Idris.

Idris pun menjelaskan bahwa pajak merupakan pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga harus ada pengembangan sistem dan inovasi. 

“Alat ini merupakan pengembangan sistem dan inovasi yang berbasis kolaborasi antara pihak akademisi, bisnis, dan masyarakat. Semoga dengan kolaborasi ini, kesadaran para wajib pajak bisa semakin meningkat sehingga mayarakat bisa semakin sejahtera,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala BKD, Nina Suzana menginformasikan bahwa Alat ini berasal dari csr Bank BJB Kota Depok dan sifatnya sewa pakai selama 3 tahun. 


“Saat ini sudah ada 50 alat yang terpasang di 31 restoran, 8 hotel, 4 parkir, dan 7 hiburan. Tahun ini kami akan ajukan lagi 200 alat, kami pun juga akan berkolaborasi dengan csr lain untuk memenuhi target dari KPK, yaitu 50% dari restoran saja, dan membutuhkan sekitar 500 alat,” katanya.

Nina juga menyampaikan kalau alat ini untuk memudahkan para wajib pajak, sehingga mereka tidak perlu menghitung lagi omsetnya berapa per bulan. 

“Semua sudah terekam dan terhitung dalam sistem, tinggal dilaporkan saja, laporannya pun online. Pembayaran pajaknya juga langsung ke kas daerah bukan kepada petugas pajak. Semoga program yang bekerjasama dengan BJB dan KPK ini dapat berjalan efektif dan sesuai harapan dan PAD kita bisa lebih ada peningkatan,” harap Nina.

Editor : Teguh
Sumber : Humas Setda Kota Depok

Perayaan Hari Jadi Ke-3 UBM Angkat Tema "Usaha Beji Mandiri Membangun kita"

Posted by: On Januari 17, 2020



KOTA DEPOK | Cakra Bhayangkara News | UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam pemerataan ekonomi masyarakat. Berbeda dengan perusahaan besar, UMKM memiliki lokasi di berbagai tempat. Termasuk di daerah yang jauh dari jangkauan perkembangan zaman sekalipun.  

Dengan Keberadaan Usaha Beji Mandiri (UBM)di kota Depok tersebut memperkecil jurang ekonomi antara yang miskin dengan kaya. Selain itu, masyarakat kecil tak perlu berbondong-bondong pergi ke kota untuk memperoleh penghidupan yang layak.


Tidak hnya Kopi Darat' Usaha Beji Mandiri (UBM) menggelar kegiatan hari jadi UBM yang Ke-3 dengan mengambil tema "UBM Membangun Kita" bertempat di Kopi Kongkow Jl. Palakali Raya No. 65 Kukusan Depok. Kamis (16/01/2020)


Dalam sambutannya ketua UBM Lusi Enanda menyampaikan, hari ini kita kumpul dalam rangka hari jadi UBM yang Ke-3

"Kita disini kumpul dan berusaha dalam kegembiraan, anggota UBM aktif dalam UMKM di Depok maupun Provinsi UBM mendapat prestasi. Selain itu UBM juga peduli korban banjir dan saat ini sudah terkumpul Rp.12.700.000,00."ujar Lusi.

Harapan kami kedepan kita ingin lebih maju, lebih mandiri agar kedepan bisa menopang kemandirian usaha di Beji pada khususnya, "pungkasnya.


Kepala Dinas UMKM Kota Depok Fitriawan dalam sambutannya mengatakan,  alhamdulillah kita bisa berkumpul bersama

"Saya sangat bahagia disini tidak hanya dalam memperingati HUT Ke-3 tapi didalam ini ada evaluasi apa saja yang di dalam UBM dan apa saja yang perlu direncanakan, dirumuskan di 2020, yang bisa mengembangkan kegiatan di Beji pada khususnya," ujar Fitriawan.

Dirinya menambahkan, Gunakan momentum yang baik pada hari ini untuk membahas, di Depok saat ini lagi ada musrembang tingkat Kelurahan, gunakan momentum musrembang tahun ini untuk UBM jang dilewatkan Musrembang begitu saja.


"Mungkin sebelumnya belum sempat, namun sekarang dikelola langsung oleh pihak Kelurahan, intinya ada keperpihakan Pemkot dengan bidang sosial ekonomi. Ada beberapa yang kami usulkan untuk pengembangan UMKM. Pertama, Kegiatan praktis seperti pembuatan kue, roti dan jenis makanan lainnya. Kemudian yang sangat penting adalah event-event yang bisa mengeksplorasi bakat-bakat ditingkat Kelurahan," imbuhnya.


Kita ingin ditiap-tiap kelurahan ada kegiataan yang mengeksplor bakat-bakat, dengan mengupulkan banyak warga serta kita dari UMKM memasarkan produk kita. Mari kita perbanyak kegiatan yang bisa menginteraksi antar warga.


Mudah2an acara hari ini lancar sukses membawa keberkahan bersama, ini menjadi kegiatan awal di 2020 yang baik semoga kegiatan UBM bisa dirasakan masyakat, "pungkas Fitriawan.


Dalam kegiatan UBM hari ini turut dihadiri, Camat Beji Anis Fatonah, Lurah Kemirimuka, perwakilan dari Dinas Perdagangan, LPM, serta tamu undangan lainnya. (Teguh)

Tokoh Gerakan Mahasiswa 1998 Rama Pratama Mengajukan Sebagai Calon Walikota Depok Dalam Pilkada 2020.

Posted by: On Januari 15, 2020



KOTA-DEPOK | Cakra Bhayangkara News | Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 sudah mulai bergulir. Sejumlah kandidat mulai beraksi untuk meningkatkan popularitasnya. Tak terkecuali di depok . kota yang di sebut-sebut sebagai penyangga jakarta ini, tokoh gerakan masyarakat di era 1998 Rama Pratama mencalonkan diri sebagai Walikota Depok.

"Saya melihat Kota Depok seharusnya bisa lebih baik lagi Jika di kelola dengan baik maka akan menjadikan kota yang segar bagi warganya. Saya kuliah di UI dan alhamdulilah sejak 1987 hingga saat ini sayapun tinggal di depok". Ujar Rama dalam jumpa Pers Rabu,(25/01/2020).

Rama terpilih menjadi ketua senat mahasiswa universitas indonesia pada tahun 1997-1998. Saat itulah perubahan politik tengah terjadi. Sebagai salah satu pimpinan gerakan mahasiswa, Rama ikut berperan dalam reformasi yang melahirkan era demokrasi yang lebih terbuka di indonesia.


" saya sudah berdialog dengan berbagai pihak, mengumpulkan ide bagaimana mengurai masalah di depok ini, bagaimana menjadikan depok sebagai kota yang maju dan membuat warganya bangga. alhamdulullah dialog itu terus bergulir. Warga depok juga mulai mendukung saya untuk mencalonkan diri sebagai walikota" Ucap Rama Pratama.

Memang sudah beberapa waktu, warga Depok disuguhi bilboard wajah Rama Pratama dengan slogan 2020 segarkan Depok. Rupanya inilah alasan dari Billboard dan sejumlah baliho serta spanduk di sejumlah titik itu.

"memang saya mengangkat tema segarkan Depok, karena sudah 33 tahun Saya tinggal di sini dan Depok makin nggak segar sumpek dan tidak ramah kepada warganya sendiri. Kita butuh kesegaran supaya orang Depok ngga cuma kerja di Jakarta, cepat-cepat sampai rumah, dan tutup pintu. Depok harus dibangun menjadi kota yang segar, tempat warganya berinteraksi dengan sehat, dengan lingkungan dan infrastruktur yang mendukung, "ujar kandidat doktor di UI itu.


selanjutnya Rama menambahkan," Depok mesti menjadi kota yang modern hijau dan inklusif modern makanya mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi berbasis digital yang memberikan ruang konektivitas dan partisipasi publik yang lebih baik. hijau artinya ramah lingkungan dan lebih banyak ruang terbuka hijau, sedangkan inklusif maksudnya mengikutsertakan dan menghargai semua orang yang, meniadakan hambatan dan merangkul setiap perbedaan, menjadi kota yang toleran, ramah terhadap anak-anak, difabel dan lansia.

Rama mengurai slogan 2020 segarkan depok menjadi tiga program utama, yaitu segarkan lingkungan, segarkan masyarakat, dan segarkan pelayanan public. penyegaran lingkungan di depok, kata rama sangat dibutuhkan karena depok ini dilanda kemacetan masalah sampah dan ketersediaan air tanah yang makin berat.

"awalnya tentu dari tata ruang titik Depok mau ditata Seperti apa?!', pemukiman dimana aktivitas komersial Bagaimana persediaan air untuk bangunan bangunan tinggi dan komersial dan Bagaimana mengurangi kemacetan "kata Rama.

Rama menilai pembangunan dan aktivitas ekonomi yang terlalu terpusat di Margonda menjadi salah satu Akar masalah di Depok. Harus ada pusat-pusat aktivitas baru serta alternatif akses dan konektivitas Jalan agar tidak semua melalui Margonda dan menimbulkan kemacetan yang parah.

"Sekarang ini daerah tapos dan leuwiliang, di timur, dan daerah sawangan dan bojongsari di barat, seperti halaman belakang depok. padahal, posisi mereka strategi sebagai akses ke jakarta dan tangerang selatan. harus dipikirkan agar daerah ini lebih tumbuh sehingga tidak semua urusan menumpuk di margonda," kata rama.

Untuk mengatasi kemacetan, Rama menawarkan sistem transportasi yang modern dan terintegrasi dengan Jakarta."bisa saja nantinya bersinergi dengan Transjakarta, misalnya. Mengapa tidak? yang penting masyarakat disuguhkan berbagai pilihan moda transportasi publik yang nyaman. dari situ diharapkan penggunaan kendaraan pribadi menurun diiringi dengan optimalisasi jalur jalur jalan selain Margonda, "Imbuh Rama.

Rama juga mengingatkan masalah sampah yang disebutnya sebagai bom waktu. " selama pengelolaannya masih di lahan terbuka, dan pola pengumpulannya masih sangat konvensional, krisis sampah akan segera terjadi. ini harus ada terobosan untuk mengelola sampah secara berkelanjutan, "ujar Rahma.


Untuk menyegarkan masyarakat, Rama menawarkan solusi yang juga bisa menjadi solusi bagi masalah banjir dan ketersediaan air yaitu revitalisasi. Setu Depok tercatat pernah memiliki 28 setu' namun kini hanya tersisa 22 setu' karena sebagian besarnya telah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan.

"revitalisasi Setu bisa mengatasi 2 masalah, yaitu menyediakan lebih banyak ruang terbuka hijau untuk warga bertemu dan berinteraksi serta untuk menampung air agar tidak terjadi banjir atau kekeringan. Memang ada masalah koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat tapi Bukankah itu gunanya pemimpin? "Kata Rama.

Rama mengatakan dia akan aktif berinisiatif mengawal dialog dengan banyak pihak untuk kemajuan Kota Depok menurutnya, selama ini masalah perbedaan kewenangan sering dijadikan alasan suatu masalah Tidak bisa diselesaikan. padahal kata Rama harus ada yang memulai dan tidak boleh ada pihak yang mengedepankan egonya masing-masing.

Untuk menyegarkan pelayanan public, Rama mengusulkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai ujung tombak.

Inti dari pelayanan publik adalah kejelasan proses dan waktu dan itu sebenarnya bisa diperbaiki dengan teknologi.

"kita lihat Bagaimana aplikasi antrian paspor di imigrasi begitu membantu kita dalam mengalokasikan waktu. Tidak perlu waktu habis seharian karena semuanya jelas. Pola seperti itu akan saya adopsi dalam semua pelayanan publik. Lalu kita perkuat dengan sistem aplikasi berbasis teknologi informasi untuk menangkap laporan dari masyarakat dan tindak lanjut"kata Rama

Secara bergurau Rama menjelaskan nanti Depok akan ada di genggaman. artinya semua layanan publik bisa diakses dari telepon genggam.

" ini baru ide ide pokoknya. Penjabarannya nanti kita paparkan pada waktunya. Misalnya tentang bagaimana memajukan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan potensi ekonomi kreatif di Depok, Lalu bagaimana mewujudkan kota yang inklusif untuk semua warganya tanpa terkecuali titik tunggu saja tanggal mainnya, "ujarnya bergurau.

Ditanya soal kendaraan politik untuk maju sebagai calon walikota Rama Pratama mengaku sedang menjalin dialog dengan Sejumlah partai politik.

"Dialog itu sedang berjalan. mudah-mudahan pada waktunya akan ada titik temu dengan partai-partai politik terkait pencalonan saya di Pilkada Depok ini."ujar Rama.

Melihat hasil pemilu 2019, partai partai yang dapat mengajukan calon sendiri karena memiliki 10 kursi DPRD atau lebih di Kota Depok adalah Partai Keadilan Sejahtera yaitu 12 kursi partai gerinda 10 kursi dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 10 kursi.

"Insya Allah saya optimis. Yang dibutuhkan Depok adalah kolaborasi dan saya juga akan mengajak semakin banyak pihak untuk sama-sama mewujudkan Depok yang besar yang segar Depok yang maju dan membanggakan bagi warganya," tutup Rama. (Teguh)

Sebagai Fungsi Sosial, Pengurus FPII Setwil Kepri Mengetuai  Posyandu

Posted by: On Januari 15, 2020



Batam, Riau, Cakra Bhayangkara News – Dalam upaya memenuhi permintaan masyarakat akan sarana kesehatan yang merakyat yaitu pengadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi masyarakat terbukti sudah dengan dibangun 38 Pos yandu diwilayah Batam yang diresmikan langsung oleh Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR), Rabu, 15/01-2020. 

Ke-38 Posyandu yang diresmikan, dalam pengamatan wartawan dilapangan dakukan secara bergantian oleh Walikota HMR dan Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM). 


Hadir dalam acara peresmian posyandu Nusa Indah 23 Jasinta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi. 

Seperti yang diketahui bahwa posyandu Nusa Indah 23 di Ketuai oleh salah satu anggota perwakilan dari setwil FPII ( forum pers independent indonesia ) Kepulauan Kepri yang namanya engan di sebutkan. 

Ketua pos yandu Nusa Indah 23, kepada media mengatakan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk peduli kesehatan ibu dan anak. Hal ini sudah dilakukan sejak tahun 2008 sampai hari ini 2020. 

Menurutnya hampir 10 tahun lebih, dirinya sudah menjadi Kader Posyandu Dan selalu berusaha memberikan yang terbaik buat  bayi Dan Balita  di wilayah tersebut. 

" masa depan baru ada di tangan balita dan generasi baru untuk itu posyandu ini lah wadahnya," tuturnya.

Lanjutnya, menciptakan bayi sehat dan generasi yang kuat Adalah Tujuan posyandu ini, sebagai pembina posayandu yang ada di wilayah Kelurahan kabil kecamatan Nongsa adalah Dr.Sanny Tiurni Ary (kepalapuskesmas Kabil ). 

Kita akan merasa bangga karena terciptanya masyarakat sehat Dan bayi yang kuat adalah tujuan Posyandu serta puskesmas yang ada di kabil, pungkasnya. 


Selain Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, hadir juga Kadislora, Heryanto, Kepala Dinas Pendidikan Hendri, Camat Nongsa serta Lurah kabil Safaat. 

Polsek Nongsa, selaku pengamanan dalam acara peresmian tersebut, menerjunkan beberapa orang personil guna ikut serta dalam pengamanan, agar tertibnya suasana acara peresmian tersebut. 

Posyandu  yang diresmikan kali ini  adalah hasil pembangunan antara tahun 2018 – 2019 lalu.

Dalam sambutannya Walikota Batam HM. Rudi mengatakan bahwa sebanyak 16 posyandu telah dibangun pada tahun 2019 dan selebihnya di tahun 2018. 

" Posyandu ini kita bangun atas permintaan warga yang disampaikan melalui Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan),” tutur walikota Batam H.M  Rudi sekaligus kepala BP.Batam, Selasa, (15/2020).

Selain atas usulan warga, pembangunan posyandu ini juga mempertimbangkan kebutuhan kesehatan

Penjabarannya daripada Posyandu itu sendiri adalah bahwa Posy yandu dibuat untuk melayani 100 bayi atau balita, meski tak sedikit Posyandu yang di lingkungannya terdapat lebih dari 100 anak.

“Rasionya itu 1 banding 100,tapi ada juga yang melayani sampai 200 bayi. maka akan kita upayakan untuk terus menambah. 

" Tahun ini kita akan membangun 12 posyandu lagi,” ujarnya.

Kehadiran posyandu ini penting dalam membantu kerja Puskesmas. Khususnya dalam pelayanan terhadap kesehatan ibu dan anak.


Dalam posyandu ini akan dilakukan berbagai Kegiatan antara lain memeriksa kesehatan ibu - anak, Keluarga Berencana, Imunisasi, Peningkatan Gizi, dan Penanggulangan Diare, pelayanan di posyandu diberikan oleh kader serta petugas puskesmas. 

Setelah peresmian gedung baru Posyandu Puskesmas Kabil, akan dilaksanakan kegiatan awal yaitu mengadakan Pemeriksaan Kesehatan, Tekanan Darah Tinggi dan Gula Darah serta Asam Urat serta di akhiri dengan pengundian Door Prize dari Puskesmas Kabil. (red )

Sumber : FPII Setwil Kepri/Deputi Jaringan Presidium FPII

Simson Panjaitan : Menjaring Aspirasi untuk membangun Toba Samosir

Posted by: On Januari 13, 2020




Jakarta, Cakra Bhayangkara News -- Bertempat di Warung Upnormal taman puring kebayoran baru Jakarta Selatan diadakan temu bakal calon kepala daerah Kabupaten Toba Samosir Simson Panjaitan dan bakal calon Kepala Daerah Toraja Utara  Satria ganda Mangiri, Sabtu 11 januari 2020 . Acara yang di hadiri oleh ormas yang perduli pembangunan daerah ini seperti AKSI ( asosiasi Kristiani Seluruh Indonesia) , TAMPERA ( Tameng Perjuangan Rakyat anti Korupsi) dan PARTISI (Paguyuban Anti Korupsi) dan para simpatisan.


Hal menarik yang menjadi bahasan pada acara ini Simson Panjaitan menyampaikan visi Mandiri pada bidang pertanian yang akan memajukan masyarakat Tobasa, “dahulu pertanian menjadi tulang punggung masyarakat yang hasilnya bisa menyekolahkan anak anak tobasa ke medan, Jakarta, bandung, yogya, dan lainnya …tetapi saat ini banyak lahan pertanian yang tidak lagi dikerjakan secara baik…” ungkapnya.


Kabupaten Toba Samosir memliki lahan yang luas sekitar 2.000 Km2 yang dapat dikembangkan menajadi daerah pen eksport buah buhan ke medan , Jakarta atau tempat lainnya juga memliki potensi peternakan dan perikan yang sangat besar karena itu hal yang saya ingin kerjakan apabila menjadi kepala daerah kaan menjadikan 12 kecamatan masing masing spesifik memiliki produk pertanian unggulan yang akan di kembangkan  dan di berikan dukungan oleh pemerintah daerah mulai dari hulu dengan Tobasa center Farm sampai dengan ke hilir dengan pengolahan hasil pertanian , fabrikasi pakan ternak, dan juga produk produk pertanian yang bisa di jual langsung dengan brand tobasa seperti Toba Rice , Kopi balige dan lainnnya.

Berbeda dengan Simson, Satria Ganda Mangiri yang akan maju sebagai bakal calon kepala daerah Toraja Utara akan mengembangkan bidang pendidikan di Toraja Utara karena saat ini prestasi pendidikan di daerah ini jauh berbeda dengan tahun-tahun lalu di mana banyak anak – anak Toraja yang bisa kuliah ke bandung, Jakarta , Yogya, Makasar tapi saat ini  sudah sangat sedikit sekali yang mengambil kuliah. Karena itu akan di cari akar permasalahanya dan akan meminta konsultan pendidikan untuk membantu hal ini. Sehingga setiap penghambat pertumbuhan pendidikan di Toraja Utara semakin lebih baik.

Pertemuan yang diikuti 20 orang ini berlangsung dengan baik dan sangat mengispirasi dengan satu harapan dengan majunya Simson Panjaitan di Tobasa dan Satria ganda Mangiri di  Toraja Utara memberi harapan baru untuk Pembangunan daerah segera terjadi. (yhs)