4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Generasi Muda Lampung Selenggarakan Diskusi Tolak Radikalisme

Posted by: On Desember 14, 2019



Lampung, Cakra Bhayangkara News - DPD Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung menggelar Diskusi Publik dengan tema “Generasi Muda Menangkal Radikalisme", yang diadakan di CafĂ© Dunkin Donuts Kedaton, Bandar Lampung pada hari Juma’t (13/12/2019). 


Diskusi ini dihadiri oleh 55 perwakilan pemuda seantero Bandar Lampung serta sejumlah narasumber, antara lain Dr. Sairul Basri, S.Ag., M.Pd.I. (Staf Khusus pada Kanwil Kemenhan RI Provinsi Lampung), Drs. KH. Basyarudin Maisir (Sekretaris MUI Provinsi Lampung), Darmawan Purba, S.IP., M.IP. (Akademisi dari Universitas Lampung), dan Husni Mubarok, SH. (Ketua HMI Cabang Bandar Lambung). 

Dr. Sairul Basri, S.Ag., M.Pd.I. mengatakan mahasiswa dan seluruh generasi muda adalah pemimpin di masa depan, jadi jangan pernah meninggalkan kearifan lokal Indonesia agar tetap utuh NKRI.


Beberapa penyebab orang dapat menjadi sangat radikal adalah adanya ketidakpuasan individu maupun kelompok terhadap keadaan sosial politik, faktor ekonomi dan ketidak adilan, adanya kelemahan dalam memahami Agama, permainan isu dan media sosial, krisis Wawasan Kebangsaan, serta  kehilangan karakter.

“Islam bukan penyebab radikal dan terorisme, namun bisa dimainkan sebagai isu yang memecah belah. Pihak berkepentingan di luar memainkan isu supaya Indonesia tidak stabil dan riuh terus melalui berbagai isu tersebut,” Ujar Sairul Basri.

Paparan selanjutnya, Drs. KH. Basyarudin Maisir mengatakan MUI telah menegaskan bahwa islam wasathiyah adalah paham yang cocok di Indonesia, sebab paham ini mengajarkan agar kita selalu berada ditengah.

“Sistem kenegaraan dalam Islam tidak mengatur bentuk negara. Sementara itu, Indonesia dibentuk atas dasar kesepakatan tokoh pimpinan dan semua agama. Jadi, jika ada orang yang baru datang lalau ingin mengganti Pancasila dengan nilai-nilai mereka maka hal itu tidak diperbolehkan,” terang Maisir.


Senada dengan hal tersebut, Darmawan Purba, S.IP., M.IP menerangkan bahwa radikalisme adalah paham ideologi yang menginginkan perubahan mendasar dalam lingkup sosial politik dengan menggunakan kekerasan. 

“Para generasi muda dan masyarakat umum jangan terjebak dengan isu agama dan nilai-nilai radikalisme. Tidak ada kecenderungan ke satu agama, namun hal ini terus dihembus-hembuskan. Lingkungan kampus adalah termasuk dalam komunitas yang rentan, banyak terjadi diskusi, dan mahasiswa rentang terpapar nilai-nilai radikalisme,” ujarnya.

Diskusi publik yang dimulai pukul 14.00 WIB, ditutup oleh pernyataan dari Husni Mubarok, SH yang menyampaikan bahwa perlu ditekankan kepada generasi muda agar jangan sampai berkembang sudut pandang yang merongrong negara, melainkan agar lebih dikedepankan sisi positif dari pemanfaatan teknologi terkait.(JD) 

Komitmen Paslon Bupati Tobasa Simson-Tota : Mewujudkan Tobasa Mandiri

Posted by: On Desember 14, 2019



Jakarta, Cakra Bhayangkara News --  Calon Bupati dan Wakil Bupati Tobasa (Toba Samosir) pasangan Simson Panjaitan – Tota Manurung menggelar acara Jumpa Bakal Calon Bupati Toba Samosir bersama dengan Asosiasi Kristen Seluruh Indonesia (AKSI) di Restoran Kepiting Cak Gundul Kelapa Gading Jakarta Utara, Sabtu (14/12 /2019).



Simson Panjaitan mengatakan kami Pasangan Calon Bupati Tobasa sudah mendaftar DPC Partai Nasdem, DPC Partai PKM dan DPC Partai PERINDO untuk mengikuti Pilkada serentak 2020. Dengan slogan yang diusung MANTAP (Mandiri, Aman, Nyaman, Transparan, Adil dan Pasti). Tobasa Mantap – Tobasa Tapauli Gabe Horas – Simson-Tota 2020 – 2025.



Mandiri diartikan dari segala bidang, khususnya bagaimana Tobasa harus kuat di sektor ketahanan pangan dengan membenahi pertanian, perikanan dan peternakan ujar Simson.

Disampaikan Simson yang juga Vice President di BUMN Pertamina ini, alasan berpasangan dengan Tota Manurung adalah sangat tepat yang paham akan birokrasi. ehingga tata pemerintahan akan lebih profesional dan tidak boleh dicampuri oleh pihak lain, termasuk keluarga ujarnya.



“Kami akan buat fakta integritas, semua berdasarkan kemauan rakyat, mengorbankan diri hanya untuk rakyat pasti akan kami lakukan selagi tujuannya untuk membuat Toba Samosir yang MANTAP di segala hal,” terangnya.

“Untuk perbaikan di Kabupaten Toba Samosir saya siap mengorbankan ASN saya. Terkait apakah tidak menyalahi aturan saya katakan tidak, karena loyalitas saya lebih tinggi kepada Pancasila dan UUD 1945,” tandasnya.

Kita ingin melakukan banyak hal dan kami punya banyak network. Kami menjadi salah satu Eksportir Salak Yogyakarta. Kami bisa melakukan pengembangan perikanan. Kesulitan ujung ujungnya market. Tapi kalau sudah diolah bisa kita ekspor. Dengan hati tulus kita bisa memajukan Tobasa.

Untuk destinasi wisata terutama aman dan tidak perlu ada kekhawatiran. Kami rindu Tobasa merasakan keenakan dan kenyamanan. Kami yakin bisa melakukannya.

Transparan ini yang ingin kita dobrak dan rakyat harus tahu. Pendidikan saya S1 hukum S2 Bisnis dan S3 Strategik masih dalam proses. Singapura dibangun dengan hukum yang kuat itu yang menginspirasi saya. Tobasa awal perubahan yang dahsyat menjadi tonggak sejarah. Ada Lee Kuan Yu lahir dari Tobasa ungkapnya.

Tota Manurung juga menyampaikan, keikutsertaannya tampil di Pilkada sudah secara matang, termasuk mengorbankan jabatan sebagai ASN.

Tota menambahkan kami dipertemukan air Toba dengan Calon Bupati Tobasa. Saya tugas di pelosok Tobasa sebagai petugas medis. Inilah momentum saya 2020 untuk melakukan perubahan. Negara hadir dalam setiap persoalan masyarakat. ASN adalah pelayan rakyat. 3 Bupati Tobasa terseret kasus. Kondisi Danau Toba kotor banyak dijumpai sampah plastik. Toba dari dulu terkenal Sumber Daya Manusia. Pelayanan kesehatan harus betul betul diperhatikan pungkas Tota.

Ketua Umum AKSI Leonardus Sihombing mengatakan membangun kerja sama sesama orang hebat selama ini berjalan sendiri sendiri dan kita ini orang orang profesional untuk berbuat sesuatu. Bersinergi memikirkan saudara saudara kita yang masih tertinggal. Dan ada 80 bupati pemangku teritorial. Mau memikirkan Desa Kota dari saudara saudara kita. Berharap dari Simson – Tota kita bisa masuk melalui beliau untuk cita cita AKSI bisa tercapai. (rd)

Kementan Lepas Ekspor Perdana 10.000 Liter Pupuk Organik  ke Malaysia

Posted by: On Desember 13, 2019




Karanganyarar, Cakra Bhayangkara News --- Kementrian Pertanian melalui Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian  mengekspor pupuk organik ke negara tujuan Malaysia. Pelepasan ekspor pupuk organik dan dekomposer dari PT Indo Acidatama tersebut merupakan perdana dilakukan.



Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan
sektor Pertanian terus merangsek pasar ekspor di luar negeri. Ini terbukti dari ekspor perdana pupuk organik dan dekomposer dari PT Indo Acidatama, Pomi dan Beka ke pasar Malaysia.


"Kita bangga ada produk pertanian khususnya pupuk organik yang diminati pasar luar negri. Diharapkan ekspor ini terus berlanjut," ungkapnya saat melepaskan ekspor perdana Pupuk Organik PT Indo Acidatama di Karanganyar, Jumat (13/12).


Lebih lanjut Sarwo menuturkan kegiatan ekspor yang dilakukan PT Indo Acidatama melalui PT Berkah Karya Kusumo ini mampu membantu pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi untuk maksimalkan ekspor untuk membangun ekonomi bangsa. 


"Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa ekspor pertanian harus bisa tiga kali lipat," tegas Sarwo.
Adapun  pupuk organik cair (POC) dan dekomposer yang diekspor kali ini sejumlah 10 ribu liter, nilai ekspor Rp 400 juta dengan tujuan negara Malaysia. 

Kedepannya, PT Indo Acidatama dan PT Berkah Karya Kusumo akan mengarahkan ekspornya ke Thailand, Vietnam dan Myanmar secara paralel. 
Sejak awal berdiri di tahun 1986, perusahaan ini memproduksi ethanol dan diekspor lebih dari 10 negara dan sebagian besar dipergunakan sebagai bahan baku industri farmasi.

  Kini dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta liter, PT Indo Acidatama mengembangkan usaha ke pupuk organik cair dan biodekomposer sejak 12 tahun silam.


"PT Indo Acidatama ini mulai mengekspor pupuk organik sejak 3 tahun terakhir. Untuk di dalam negeri, produk sudah dari Aceh sampai ujung Papua," tutur CEO Agro PT Indo Acidatama, Hartanto.

Lebih lanjut Hartanto menjelaskan produksi pupuk cair dan dekomposer tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk bisa menciptakan produksi pertanian yang ramah lingkungan dan sehat. 

"Merubah kebiasaan petani untuk menggunakan pupuk organik memang sulit. Sebab mereka hanya menggunakan dan mengenal pupuk kimiawi seperti NPK," tukasnya.


Kondisi serupa juga dialami oleh petani di Malaysia. "Mereka biasa membakar lahan daripada melakukan rehabilitasi tanah. Namun setelah kita perkenalkan pupuk cair ini, terjadi perubahan pada taraf hidup mereka. Makanya, ekspor ini dilakukan sebagai test komersial dan akan rutin dilakukan ekspor 1 kontainer setiap bulannya. Kita akan meluas ke Vietnam dan Thailand secara paralel," tutur Direktur Utama  PT Berkah Karya Kusumo, Jefriadi Anto Kusumohadi yang menjadi pengekspor pupuk organik dari PT Indo Acidatama.


Untuk diketahui, dua produk andalan PT Indo Acidatama yaitu Pomi dan Beka sudah banyak dikenal oleh petani Indonesia. POMI merupakan pupuk bio organik plus dalam bentuk cair yang diproduksi melalui proses bioteknologi bahan-bahan organik.

 Sedangkan Beka adalah dekomposer yang telah terbukti untuk mempercepat perombakan dan peruraian bahan organik seperti jerami.Dari demplot yang telah dilakukan PT Indo Acidatama, di Kalimantan Selatan, pH tanah dari 3,5 bisa naik menjadi pH 5,5 sampai 6 dari penggunaan 3-5 botol saja. 

Daripada menggunakan dolomit 1-2 ton hektar dan sudah mulai jarang digunakan dan disebar oleh petani. Produktivitas pun meningkat sampai 30 % dibandingkan tidak menggunakan pupuk organik cair dan biodekomposer.(teguh)

Ground Breaking Gedung Kejaksaan Negri Kota Bekasi Resmi Di Buka

Posted by: On Desember 13, 2019



Bekasi, Jawa Barat, Cakra Bhayangkara News - Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat Hadiri Ground breaking gedung Kajari Kota Bekasi . Wujud Komitmen Penyelenggara Pemerintahan yang baik di Kota Bekasi

Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi menghadiri acara Ground Breaking Ceremony pembangunan gedung Kajari Kota Bekasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Marga jaya, Kecamatan Bekasi selatan, jum,at (13/12).


Hadir pada kegiatan tersebut, Kajati propinsi Jawa barat Raja Nafrizal  beserta jajaran,Wali kota Bekasi  Dr. Rahmat Effendi, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, ketua DPRD Kota Bekasi  Choiruman J Putro,Dandim 0507/Bks kolonel Inf Rama Pratama,Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, S.I.K., Kepala PN Kelas 1A khusus Wayan Karya,SH.,M.Hum ,              Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Sukarman beserta jajaran nya dan para perangkat daerah.


Mulai pembangunan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kajati,Walikota, Wakil Walikota, Sekda, ketua DPRD Kota Bekasi, Wakapolres, Dandim 0507/BKS, dilanjutkan dengan pengoperasian mesin tiang dan menanda tangani batu prasasti.

Walikota Bekasi dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada kajari dan jajaran nya yang telah hadir diacara ground breaking “Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran kajati pada hari ini," kata Walikota.

Menurutnya, pemerintah kota Bekasi tugas nya adalah memberikan dan memfasilitasi dalam pelayanan masyarakat.  Dalam menciptakan serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum juga memberikan pengayoman dan pelayan kepada masyarakat merupakan kewajiban dari sebuah Penyelenggaraan pemerintahan maka dari itu sebagai perwujudan komitmen menyelenggarakan pemerintah yang baik melalui Disperkimtan Kota Bekasi melakukan peningkatan kapasitas sarana dan prasarana dengan membangun gedung Kajari Kota Bekasi.

Perlu diketahui, pembangunan gedung kajari Kota Bekasi ini  berlantai lima , bersumber dari dana APBD Kota bekasi ditahun anggaran 2019.

Lanjutnya, Langkah ini dirasa perlu dilakukan mengingat kondisi bangunan gedung kajari yang lama sudah tidak representatif. Ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat Kota Bekasi serta memberi jaminan keamanan dan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat," jelas Rahmat.


Dirinya berharap, dengan dibangun gedung Kajari Kota Bekasi dapat mendorong upaya peningkatan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan yang baik kepada masyarakat Kota Bekasi.

Raja Nafrizal Kajati Provinsi Jawa Barat.  Ditempat yang sama, Dalam kata sambutan. Sangat mengapresiasi kepada pemerintah kota Bekasi yang telah memberikan Hibahnya untuk pembangunan kantor Kejaksaan Negri kota Bekasi.

"Inilah bentuk dukungan, semoga dengan ada fasilitas, semoga kinerja Kajari kota Bekasi lebih maksimal,"Tutupnya.(Jerry)

CV. Pemenang Lelang Pengerjaan proyek Saluran Irigasi  Kampung Buwek - SKU Di Duga Fiktif

Posted by: On Desember 12, 2019



Bekasi, Cakra Bhayangkara News - Berkelanjutan dari pemberitaan yang sudah ada  terkait Pengerjaan proyek saluran irigasi di kampung.Buwek - SKU, tambun selatan, yang di duga tidak sesuai  dengan gambar dan RAB juga di duga fiktif.

Dengan dasar untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah atas tudingan masyarakat bahwa proyek tersebut diduga fiktif, tim investigasi mencoba klarifikasi kepada pihak ketiga, CV pemenang lelang terkait titik lokasi pengalihan kegiatan proyek tersebut.

Tim melakukan investigasi kelapangan mengecek keberadaan kantor pemenang lelang  CV  proyek tersebut dengan  atas nama CV.GEA SUKAR TAJI yang beralamat di jalan R.A.Kartini no.10 RT.001/RW.026, Kelurahan Margahayu, kecamatan Bekasi timur, kota Bekasi,(12/12/2019).

Dari hasil investigasi saat wawancarai salah satu warga berinisial ( AN ), mengungkapkan, Bahwa CV.GEA SUKAR TAJI sudah tidak menempati alamat tersebut sejak dari tahun 2015, ungkapnya.


" Memang benar  CV.GEA SUKAR TAJI ada di alamat tersebut, tapi CV.GEA SUKAR TAJI sejak dari tahun 2015 sudah tidak disini, untuk pindah lokasinya yang barupun kami tidak tau, bahkan surat dari luar masih ada yang dikirimkan ke alamat tersebut," ulas,  ( AN ) Salah satu warga setempat.



Setelah meminta tanggapan dari salah satu pengurus organisasi ikatan pemuda Indonesia ( IPI ), Eko Setiawan, mengatakan, Menindaklanjuti permasalahan proyek yang ada di kabupaten Bekasi sudah cukup jelas adanya dugaan pelanggaran administrasi bahkan di duga pelanggaran hukum dimana dari pihak Dinas PUPR melakukan lelang yang tidak jelas dalam  proyek tersebut," ucapnya.




" Dari hasil informasi tim investigasi di lapangan bahwa sudah menemukan tambahan bukti tekait  CV  pemenang lelang tender proyek tersebut sudah tidak beralamat sesuai yang tertera pada RAB pembangunan, padahal CV  pemenang lelang sudah tidak ada di alamat dari tahun 2015 ", tandasnya.


Lanjutnya, bagaimana kinerja dari pihak instansi pemerintahan, dimana adanya konsultan dan pengawasan bangunan yang  seharusnya melakukan kroscek kelapangan terhadap perusahaan -perusahaan pemenang tender, dari sinilah ada dugaan tindak Pidana korupsi  berjama'ah yang dilakukan oleh sekelompok orang mengatasnamakan pembangunan kabupaten Bekasi, akan tetapi untuk kepentingan pribadi. 

Maka kami akan melaporkan kasus ini bukan hanya ditingkat provinsi tetapi ke tingkat pusat, bertujuan agar terungkap kasus demi keterbukaan publik yang selama ini yang dirasakan oleh masyarakat kabupaten Bekasi, tegas, Eko Setiawan.(Tim)

Dwi Rianta Surbakti Resmi Menjadi Ketum GM FKPPI Periode 2019-2024

Posted by: On Desember 11, 2019



Bogor, Jawa Barat, Cakra Bhayangkara News – Dwi Rianta Surbakti Resmk di tetapkan sebagai ketua umum GM FKPPI periode 2019-2024 dalam Musyawarah Nasional X GM FKPPI di Kinasih Resort and conference, Bogor, tanggal 10-11 Desember 2019. 


Munas ke X Generasi Muda FKPPI dibuka oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang di wakili oleh KASAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, serta dihadiri oleh 29 Pengurus Daerah dan 416 Pengurus Cabang se Indonesia pada hari Selasa 10 Desember 2019.


Sejumlah pejabat TNI dan elit negara turut menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional X GM FKPPI di Bogor.


Kepala Staff Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji membacakan amanat Panglima TNI dan membuka secara resmi Musyawarah Nasional X Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawiranan dan Putra Putri TNI/POLRI. 

Pada amanatnya Panglima TNI mengajak seluruh kader GM FKPPI harus ikut berperan aktif bersama pemerintah membangun sumber daya manusia (SDM) unggul. Ini menjadi sangat penting karena sumber daya unggul menjadi prasyarat utama dalam mewujudkan Indonesia maju. 

"Artinya, keberhasilan tersebut tidak datang sendiri atau datang datang secara tiba tiba. Anak-anak muda yang berhasil tersebut memang sudah mengisi dan mengasah diri dengan berbagai kemampuan. Mereka tidak berdiam diri atau hanya sekedar terbuai dengan kemajuan teknologi yang ada," bunyi amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. 
Laksamana TNI Siwi Sukma Adji memasuki arena Munas X Generasi Muda FKPPI didampingi oleh Jajaran Pengurus Pusat Generasi Muda FKPPI, Wakil Ketua MPR DR. Ahmad Basarah, Aster Panglima TNI Mayjend TNI George Supit, Aspotdirga AU Marsda TNI Imam Sudrajat, S.E, dan Korsahli KSAL Laksda TNI Anwar Saadi. 

Dalam kesempatan nya, Panglima Hadi meminta, GM FKPPI mengoptimalkan potensi yang dimiliki, khususnya dalam membentuk generasi muda unggul untuk membangun kejayaan Indonesia di masa yang akan datang, "Maka GM FKPPI harus memiliki program-program pembinaan yang terarah bagi anggotanya," tutur panglima. 

Disamping itu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto juga berpesan agar GM FKPPI, selain membangun SDM unggul di internal organisasi, juga harus bersinergi dan bekerjasama dengan berbagai komponen bangsa lain dalam membangun Indonesia," tandas dia. 


Diwaktu terpisah, saat Penutupan MUNAS X GM FKPPI pada tanggal 11 Desember 2019 yang dihadiri Kepala Kepolisian RI yang amanatnya disampaikan oleh Dirbinpotmas Brigjen Pol Drs. Ricky Wakano. Dalam amanatnya Kapolri berharap GENERASI MUDA FKPPI dapat menjadi penerus bangsa dan berkomitmen menumbuhkan semangat kebangsaan dengan memegang teguh semboyan kenegaraan Bhineka Tunggal Ika.

“Diharapkan Melalui MUNAS X ini GENERASI MUDA FKPPI manpu berperan menjadi perekat dalam membangun persatuan bangsa. Serta juga sebagai pelopor dan contoh tauladan dalam menerima keberagaman dan perbedaan keyakinan, suku bangsa dan budaya dan sadar sepenuhnya bahwa keberagaman yang dimiki bangsa Indonesia adalah anugrah Tuhan yang Maha Esa,” bunyi amanat Jenderal Pol Idham Azis. 
Di kesempatan berbeda Ketua Umum Terpilih Dwi Rianta Soerbakti, MBA yang didampingi oleh Sekertaris Jenderal Terpilih Ari Garyanida, B.com.,MIB, menyampaikan bahwa potensi GENERASI MUDA FKPPI sangat besar apabila dikelola dengan baik, namun KETUM Terpilih meyakini kedepan tantangan berorganisasi tidaklah mudah dan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan transformasi struktural guna menjawab tantangan jaman. Ini bisa dilakukan dengan berbagai macam pendekatan namun Dwi Rianta Soerbakti meyakini bahwa pengelolaan SDM yang baik akan menjadi faktor yang menentukan dan vital. “saya meyakini prasyarat tumbuh dan berkembangnya organisasi adalah pada peningkatan kapasitas dan kapabiltas anggotanya”.
(Monti)

Kini !! Pulau Laut Sigam Punya  Kecamatan baru dalam Kabupaten Kotabaru Prov.Kal.Sel.

Posted by: On Desember 09, 2019



Kotabaru, Kalimantan Selatan, Cakra Bhayangkara News - Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan sekarang punyai 22 Kecamatan, sebelumnya 21 Kecamatan. Sabtu, 7/12/2019 dikantor Kecamatan Pulau Laut sigam Kabupaten Kotabaru. "Bahri Sekcam Kecamatan Pulau Laut Utara berhasil diwawancarai wartawan Media Cakra Bhayang Kara News. 

Dalam. Wawancaranya dia mengatakan bahwa Kabupaten Kotabaru bertambah lagi 1 Kecamatan lagi diberi nama Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, sekarang Kabupaten Kotabaru berjumlah 22 
Kecamatan,  sebelumnya 21 Kecamatan, " ungkap Bahri.

Lanjut Bahri, sejarah berdirinya Kecamatan Pulau Laut Sigam ini melalui peroses cukup panjang, dari usulan, pengajian,  penelitian, saran dan pendapat dari berbagai unsur yang dianggap sangat menentukan berkaitan dengan usul pemekaran Kecamatan Pulau Laut Utara, " ugkap Sekcam Kec
Pulau Laut Utara.

Setelah adanya surat resmi dari Gubernur Kalimantan Selatan dan Kemendagri, Kecamatan Pulau Utara rela melepaskan  hak wilayahnya beberapa bagian untuk menjadi Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, " terang Bahri.

Lanjut Bahri Sekcam Kecamatan Pulau Laut Utara, peta wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara 10 desa, Kecamatan Pulau Laut Sigam 3 kelurahan dan 8 desa.

Kecamatan Pulau Laut Sigam adalah terdiri dari Kelurahan Baharu Selatan, Kotabaru Tengah, dan kelurahan  Kotabaru Hilir. Sedangkan Desanya adalah, desa Baharu Utara, Batuah, Hilir Muara ( Batu Selira), desa Sigam, Tirawan, Sarang Tiung, dan desa Gedambaan dan Sebatung, " Jelas Bahri.

Disampaikan lagi oleh Sekcam bahwa pada hari ini, sabtu kami bersama camat Pulau Laut Utara dan beberapa staf kecamatan, 3 Kepala Kelurahan masing masing dgn stafnya, 8 Kepala Desa juga dgn stafnya yang tergabung dlm Kecamatan Pulau Sigam, semua bergotong royong luwungkan waktu bersih bersih Kantor Kecamatan baru dan lingkungannya.Kantor ini akan di tempati awal bulan januari 2019 nanti.

Pemakaian Kantor ini   hanya  bersipat sementara, ini adalah aset bangunan Pemda Kotabaru exs Kantor  dikbud Kecamatan dulu.


Kantor Camat Pulau Sigam berada dilokasi Kemuning Desa Sigam, depan Lapangan bola, kemuning jalan SMP 4, dan berdekatan dengan pelabuhan Feery milik Pa H.Sayid Jafar Al Iderus, SH. Bupati Kotabaru Sekarang.

Dilokasi Perkantoran Kecamatan Sigam sudah ditetapkan oleh bupati Kotabaru pembangunannya, Selain Kantor Camat Pulau Laut Sigam, juga dibangun Kantor Kapolsek, Danramil Kodim 1004 Kotabaru, Kantor Kemenag (KUA) Kecamatan Pulau Laut Sigam, Perumahan dinas, dan bangunan sarana penunjang lain, " ucap bahri

Terkait dengan pejabat Kecamatan, Keberadaan Puskesmas dan luas areal kompleks perkantoran, Bahri menjelaskan lagi bahwa untuk Pejabat Kecamatan yg akan menjalankan tugas Kecamatan sekarang ini belum ada, tapi nanti akan ditetapkan oleh bupati Kotabaru pada  awal Januari 2019.

Puskesmas di Kecamatan Pulau Laut sigam tidak diprogramkan utk dibangun, utk pelayanan Kesehatan masyakat dlm wilayah Kecamatan Sigam tetap di Puskesmas di jalan Bakti dan Dirgahayu.

Berkaitan dengan luas areal kompleks perkantoran Kecamatan Pulau laut Sigam seluar 4 ha ( 40.000 M2 ) lokasi swluas ini adalah aset Pemda Kotabaru, " jelas Bahri.

Kepada Wartawan Bahri menjelaskan seandainya dirinya di tunjuk sebagai Penjabat Camat Kecamatan Pulau Laut Sigam, dirinya siap apabila ditunjuk oleh bupati Karena dia menganggap dirinya sudah cukup berpengalaman dalam menjalankan beberapa tugas di kecamatan, diantaranya dirinya pernah menjabat Sekcam Kecamatan Pulau Laut Barat, sampai dan sekarang. 


Bahri Sekcam Kecamatan Pulau Laut Utara, sempat memaparkan singkat, desa Sigam nanti akan dijadikan Kelurahan, dan staf desa Sigam akan ditempatkan di Kantor Kecamatan Pulau Laut Sigam, Jadi kecamatan Pulau Laut Sigam nantinya mempunyai   4 (emapat) kelurahan,yaitu Kelurahan Baharu Selatan Kotabaru tengah, Kotabaru Hilir dan Kelurahan Sigam, " jelas bahri. ( syafruddin).