4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Tito, Pengabdian Sejati Untuk Indonesia

Posted by: On Oktober 22, 2019



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian turut dipanggil presiden Joko Widodo. Kapolri mengaku datang ke istana guna melaporkan situasi keamanan pasca pelantikan presiden dan wakil presiden.

Tito tiba di istana sekitar pukul 11.00 wib, turut didampingi Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal.

"Saya sendiri jujur, saya merasa berterima kasih kepada semua pihak, kepada Allah SWT. Karena ini pemilu yang rasanya cukup panjang. Hampir setahun lebih masyarakat terpolarisasi," kata Tito di istana negara.

Mantan kapolda metro jaya ini menilai, rentetan pemilu kali ini cukup panjang dan terberat sepanjang pengelaran pesta demokrasi. 

Dirinya mengaku lega karena proses pelantikan yang berjalan lancar. Bahkan kapolri bersyukur dan berterimakasi kepada semua pihak, khususnya kepada TNI.

"Saya sangat lega dan sekaligus berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung TNI-Polri, karena semua tahapan pemilu dapat berjalan scr aman, damai dan demokratis", 

Beda dengan calon menteri yang lain, Tito datang menggunakan seragam Polri, bukan baju kemeja putih.

Mengenai akan menjadi menteri apa, Tito masih belum mengetahuinya. Karena ia diminta hadir baru saat ini. 

"Saya belum tahu. Nanti lihat saja setelah ini," tutupnya.(red) 

Pelantikan Presiden Sukses, Ketua MUI Banten Apresiasi Pengamanan TNI-POLRI

Posted by: On Oktober 22, 2019



Serang, Banten, Cakra Bhayangkara News - Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten (MUI Banten) sekaligus ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB Banten) A.M Romly menyampaikan rasa syukur bahwa Republik Indonesia telah mendapatkan pemimpin baru dapat membawa perubahan yang positif dan mensejahterakan rakyatnya. 

"Alhamdulillah Rasa Syukur kepada Allah SWT dalam Pelaksanaan Rangkaian Pemilu 2019, Dapat Berjalan Dengan lancar Aman dan Kondusif kita sudah mendapatkan pemimpin bangsa kedepan yang dapat mewujudkan NKRI yang lebih maju. Semoga pimpinan kita senantiasa mendapatkan lindungan dari Allah SWT," Katanya saat ditemui awak media diruang kerjanya, selasa (22/10/2019).

Kemudian ia menyampaikan apresiasi upaya jajaran Polri dan TNI dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga proses pesta demokrasi dari awal sampai akhir pelaksanaan, yang ditutup dengan Pelantikan Presiden RI berjalan lancar.

"Terimakasih kepada seluruh jajaran TNI dan Polri dalam mengamankan pesta demokerasi masyarakat Indonesia," Imbuhnya.(red) 

Pelantikan Berjalan Aman, Ketua PWNU Provinsi Banten Berikan Apresiasi kepada TNI dan  Polri

Posted by: On Oktober 21, 2019



SERANG, BANTEN, Cakra Bhayangkara News -- Berjalan dengan lancar dan kondisif dari awal hingga akhir pemilu serentak 2019, ketua PWNU Provinsi Banten KH Bunyamin ucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri.

Senin (21/10/2019) Ketua PWNU sampaikan kepada awak media bahwa dengan dilaksanakannya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, H Ir Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin oleh MPR RI di gedung MPR/DPR RI pada Minggu (20/10/2019) kemarin berakhir pula kegiatan rangkaian Pemilu 2019.

"Alhamdulillah, hingga pelantikan kemarin, Polri dan TNI berhasil mengawal serta mengamankan pelaksanaan pemilu 2019. Saya berikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada Polri dan TNI khususnya Polda Banten dan Korem 064/MY,"tukas KH Bunyamin

Selanjutnya, KH Bunyamin mengucapkan rasa syukurnya atas berjalannya dengan lancar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 - 2024. Semua berkat kerjasama semua pihak terkait beserta masyarakat yang menginginkan pelantikan berjalan aman.

"Bukan hanya Presiden dan Wakilnya saja merasakan keamanan sebelum maupun sesudah pelantikan. Kita masyarakat Indonesia khususnya Banten juga ikut merasakan suasana yang sangat kondusif ini. Untuk itu mari bersama kita ucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri atas kinerjanya,"terang ketua PWNU Provinsi Banten.(red/Bidhumas) 

Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian Keliling Jakarta ibu Mengecek Kesiapan Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI

Posted by: On Oktober 20, 2019



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkeliling di ibu kota untuk Menastikan kesiapan pengamanan.

Hadi – Tito mengecek di kawasan Sudirman sampai gedung DPR RI.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih sampai dengan hari ini saudara-saudara menunjukan kesiapan dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yang akan dilaksanakan hari ini,” kata Marsekal Hadi di hadapan prajurit di di lapangan Graha Jala Puspita, Jl RE Martadinata, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (20/10/2019).

Hadi kemudian bertanya kepada anggota TNI-Polri kesiapan pengamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

“Saya ingin langsung bertanya kepada seluruh prajurit TNI dan Polri. Apakah kalian bersedia untuk membela NKRI?,” tanya Panglima TNI.
“Siap,” jawab pasukan TNI-Polri.
“Apakah kalian siap untuk mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hari ini?,” tanya Hadi lagi.
“Siap,” jawab pasukan TNI-Polri.
“Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dan Polri. Pengorbanan kalian tidak akan sia-sia. Pengrobanan kalian untik menjaga NKRI.

Marsekal Hadi menegaskan seluruh kesiapan pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Hadi menyebut situasi keamanan berjalan lancar.

“Hari ini saya dan bapak Kapolri melakukan pengecekan ke pos-pos pengamanan yang diisi oleh TNI maupun Polri. Mulai dari Pejompongan dan sebelumnya saya masuk ke dalam Gedung DPR/MPR dan kemudian saya mengecek rute seluruhnya. Dan semuanya pada posisi di tempat dan siap untuk mengamankan prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,” ucap Marsekal Hadi.

“Dan saya nyatakan semua berjalan lancar dan keamanan terjaga untuk mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hari ini. Insya Allah semuanya bisa berjalan lancar dan aman,” urainya. (Monti)

BARESKRIM POLRI BONGKAR PERDAGANGAN ORANG,MODUS MENIKAH DENGAN WARGA NEGARA CHINA

Posted by: On Oktober 17, 2019




Jakarta , Cakra Bhayangkara News – Bareskrim Polri bongkar praktek perdagangan orang dengan modus menikah dengan warga negara China.

Dalam kasus ini, seorang pria berinisial T ditangkap.Dalam aksinya, tersangka mengiming-imingi korban akan nikahi dengan diberi uang jutaan rupiah dan kehidupan yang layak.

“Ini tindak perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan untuk (dikirim ke) negara China. Korbannya yang ketahuan sudah dua orang, salah satunya masih di bawah umur, asal Kalimantan juga,” kata Kasubbag Berita Biro Penmas Divisi Humas Polri Ajun Komisaris Besar Polisi Alfian Nurnas  di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).


Alfian menjelaskan, pada bulan Agustus 2015, seorang korban bernama AT diajak oleh seseorang bernama A dengan menawarkan untuk menikah dengan WN China. Selanjutnya, korban bersama ibunya serta A bertemu dengan tersangka T dan seseorang bernama AL.

Saat pertemuan, disampaikan oleh tersangka bahwa jika mau menikah akan mendapatkan mahar sebesar Rp20 juta dan akan dibelikan rumah serta setiap bulan dapat mengirimkan yang ke orang tua korban.

Korban pun menyetujui dan mengurus paspor di kantor Imigrasi Singkawang diantar oleh tersangka T.

Selang dua bulan, korban pun berangkat ke China dan pada bulan November, korban menikah dengan WN China atas nama Yang Anjie.

“Setelah tiga bulan menikah timbul permasalahan di mana korban menyadari bahwa suaminya memiliki keterbelakangan mental. Yang dijanjikan oleh tersangka yaitu dibelikan rumah juga ternyata bohong,” ujarnya.

Akhirnya pada bulan Juli tahun 2018, korban pun kabur ke KBRI dan dengan dibantu pihak KBRI Beijing, korban akhirnya bercerai dengan suami.
Korban selanjutnya atas nama RS. Pada bulan Maret 2018, korban ditawarkan menikah dengan WN China dan dijanjikan akan mendapatkan uang Rp6 juta dan bisa pulang setiap tiga bulan.
Singkat cerita, pada bulan Juni 2018, korban diberangkatkan ke China dan dinikahkan dengan WN China atas nama Tong Fei Fei.

“Kurang lebih tiga bulan menikah, korban sering mendapatkan kekerasan dari suami. Korban pun merasa ditipu karena tidak mendapatkan uang seperti yang dijanjikan sebelumnya,” ujarnya.
Korban pun sempat memintai cerai kepada suami. Namun, sang suami menyebut jika meminta cerai harus membayar ganti rugi sebesar Rp500 juta. Karena tak tahan, korban pun kabur ke KBRI Beijing dan dibantu pengurusan proses cerainya.

Saat ini, polisi tengah memburu seorang tersangka berinisial B yang diketahui berada di Hong Kong.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 4 dan 6 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun dan minimal 3 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 600 juta dan paling sedikit Rp 120 juta.(Monti)

Karo Penmas : Tindakkan Densus 88 di Luar Jakarta, Tidak Ada Kaitanya Untuk Ganggu Proses Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Posted by: On Oktober 17, 2019




Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Perkembangan Pengungkapan Jaringan Terorisme oleh Densus 88 Mabes Polri dalam pengungkapan di beberapa wilayah yang berhasil dilakukan penegakan hukum atau preventif strike, Karo Penmas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M dalam 
Press Conference di Ruang Rilis Humas Mabes Polri, Kamis (17/09) mengatakan Perkembangan Pengungkapan Jaringan Terorisme oleh densus 88 dan polda jajarannya
Telah berhasil mengungkapnya.


Jenderal bintang satu itu menjelaskan Terdapat beberapa tersangka yang di hadirkan serta barang bukti dari hasil penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan oleh jajaran Densus 88.


Barang-barang ini cukup beragam mulai senjata tajam berbagai macam jenis yang kita tunjukan, kemudian replika senjata dan airsoft gun yang sangat berbahaya, kemudian ada bahan-bahan atau senyawa-senyawa yang bisa digunakan untuk merakit bom, bahan TATP maupun jenis bahan-bahan kimia yang memiliki high eksplosif. Jelasnya


Dedi menegaskan upaya yang dilakukan oleh Densus 88 di beberapa wilayah khususnya di luar Jakarta, tidak ada kaitanya dengan upaya-upaya untuk mengganggu proses pelantikan presiden dan wakil presiden ini tidak ada kaitannya, penegakan hukum yang dilakukan murni yang sesuai dengan fakta hukum dan hasil pemeriksaan tersangka yang sudah dilakukan penangkapan terdahulu, Karena ada indikasi bahwa pelaku-pelaku ini akan melakukan rencana aksi terorisme di beberapa wilayah.


"Jaringan terdiri dari beberapa JAD dari Bandung, Bekasi, Cirebon, Jakarta yang memiliki koneksi langsung ke Cirebon, Lampung, Jawa Tengah dan MIT", tegas Dedi


Dedi melanjutkan Penangkapan di Jawa Timur bukan bagian dari JAD, Ia terpapar ISIS tapi dia memiliki virtual yang terstruktur di media sosial, master mindnya pimpinan virtual yang struktur di media sosial adalah yang ditangkap di Jambi yang mengendalikan berbagai macam kelompok-kelompok JAD yang tadi sebutkan.

Sampai hari ini sudah ada 40 orang terduga tindak pidana terorisme, sesuai dengan Undang-undang 5 tahun 2018. Lanjut dedi


Dedi memaparkan dari 40 yang dilakukan penegakan hukum dari tanggal 10 sampai tanggal 17 kemarin terdapat menyampaikan ada 36 tambahan ada 4 orang yang berhasil diamankan hari ini yaitu :

1. Bandung, ada 1 tersangka yang berhasil ditangkap atas nama *OA*, ini tergabung di dalam dia di Cirebon meskipun penangkapan di wilayah Bandung.

OA sama dengan JAD Cirebon sudah merakit bom dan mempersiapkan rencana aksi terorismenya untuk menyerang Mako Polri, tempat ibadah dan juga menyerang anggota Polri yang bertugas.

Seperti kejadian penembakan anggota Polri yang ada di jalan tol beberapa waktu yang lalu.

2 dan 3 Cirebon, 2 orang atas nama *W* dan *A*. masuk kedalam JAD Cirebon.

Perannya yang sama yaitu merencanakan bombing atau aksi serangan teror di Mako Polisi, tempat ibadah dan menyerang anggota Polri yang sedang bertugas.

Barang bukti yang berhasil diamankan Buku-buku, Kartu identitas, Alat komunikasi, Senjata tajam.

4. *AAS* alias Aulia alias Gondrong, tersangka tersebut masuk ke dalam kelompok JAD Bekasi.

Peran yang bersangkutan terlibat dalam kelompok Abu Zee, mempersiapkan penyerangan aksi terorisme yang berupa pengeboman dengan sasaran adalah Mako Polri dan anggota yang bertugas.

Barang buktinya yang berhasil diamankan khusus untuk tersangka *A* alias Ali alias gondrong Bahan peledak, Switching Bom sebayak 8, Alat komunikasi, Baut, Paku-paku, Kartu identitas, Buku-buku 

Densus 88 terus bekerja keras melakukan upaya preventif strike atau pencegahan terhadap kelompok-kelompok JAD di beberapa wilayah yang akan melakukan rencana aksi terorisme.

Sebagian barang bukti masih berada di uji di laboratorium forensik dan masih ada di lapangan.

Barang bukti :
1. *AAS* alias Adi alias Ali, 3 pucuk senjata airsoftgun laras panjang besar peredamnya, 2 pucuk senjata airsoftgun,12 botol berisi Gotri, Tabung airsoftgun, 146 tabung airsoftgun, Tabung berwarna kuning yang fungsinya adalah untuk isi ulang.

Senjata yang digunakan sangat berbahaya dan nyata, biasanya di daerah Sumatera dan Kalimantan digunakan untuk berburu babi dan babi pun bisa mati, apa lagi digunakan untuk manusia yang bisa sangat fatal akibatnya. Serbuk putih, aseton, Drigen cairan alkohol.
Bahan-bahan kimia ini bisa dirakit untuk menjadi bom eksposisi.

2. *AAS* alias Adi alias Ali di TKP yang kedua Saron dengan Barang buktinya 2 pucuk pistol airsoftgun, 1 senjata api, 1 magazen berisi Gotri.

3. *RF* alias Rizal penggeledahan di Cijagra dengan Barang buktinya Busur panah, Celurit , Doue stick, Golok, 1 pucuk airsoftgun beserta programnya, 3 kardus gas airsoftgun, 1 kardus gas, airsoft gun dengan merk yang berbeda, 2 tempat berisi Gotri peluru, 1 plastik berisik Gotri peluru, Buku berjudul ISIS dan Imam Mahdi, Beberapa buku buku terkait masalah ajaran ISIS.

4. *WBN* dari hasil penggeledahan di TKP Gunung Batu 1 bilah pisau belati warna coklat bata sarungnya, Serbuk putih, Serbuk kuning, Serbuk hijau, 1 kalender yang berisi tentang rencana pelaksanaan jihadnya.

Satu hal terbaru dari hasil pengembangan pemeriksaan Abu Rara Dan istrinya FA senjata digunakan untuk melakukan penyerangan ada 3 :
1. Digunakan oleh Abu Rara 
2. Digunakan istrinya 
3. Digunakan anaknya, ini masih didalami.

Anaknya menggunakan pisau ini dan sudah diperintahkan oleh Abu Rara melakukan serangan terorisme kepada aparat Kepolisian, tapi anaknya mengurungkan niatnya karena niatnya dia tidak berani yang berani melakukan itu adalah Abu Rara Dan istrinya sendiri.

2 pisau yang digunakan, 1 digunakan Abu Rara dan 1 digunakan istrinya, saat sedang diperiksa di laboratorium forensik untuk memastikan sampel DNAnya.

Kepada terduga Abu Rara akan dikenakan sanksi pidana yang jauh lebih berat tambahan 1/3 hukuman sesuai dengan Undang-undang 5 tahun 2012, karena dia memerintahkan mempengaruhi anak dibawah umur untuk melakukan serangan atau melakukan aksi terorisme.

Pisaunya sama ya 3 jenis pisau sama yang satu dipegang oleh anaknya, satu istrinya 1 dipegang oleh Abu Rara sendiri.

Beberapa tersangka yang dihadirkan sesuai dengan pertimbangan dari penyidik Densus 88 dan proses pemeriksaannya sudah hampir selesai, tersangka lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

Juga hasil pertimbangan keamanan kita tidak sembarangan menghadirkan beberapa tersangka teroris, karena memiliki pertimbangan keamanan. Tersangka yang dihadirkan sudah mulai proses strilisasi oleh teman-teman Densus 88.(Mon)

Pengemudi KWK Dan Koasi Agar Tidak Sewakan Armadanya Untuk Demo atau Berani Lapor Kepetugas Bila Ada Paksaan Armadanya di Pakai Untuk Demo

Posted by: On Oktober 15, 2019




Cakung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News Polsubsektor Terminal bus Terpadu Pulogebang Polsek Cakung Ipda Sriyono dan Bripka Puguh Prasetyo Menyambangi dan memberikan penyuluhan di Terminal Bus Terpadu Pulogebang Cakung Jakarta Timur, Kamis (16/10) sekira Jam 09.00 wib


Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat khususnya warga yang akan menggunakan angkutan di Terminal bus Pulogebang.

Melaksanakan himbauan kepada awak angkutan baik KWK dan Koasi agar tidak menyewakan armadanya untuk kegiatan demontsrasi atau unras di wilayah Jakarta Pusat. 

Melaksanakan upaya preventif atau pencegahan terjadinya tindak pidana dengan cara sambang sekaligus memberikan himbauan kepada petugas terminal bus ataupun calon penumpang agar selalu membantu petugas Kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.(Mon)

#Jaga Jakatim Rumah kita.
#Jaga Cakung Kampung kita.

Warga Kampung Gempol Berani Tolak Demo Anarkis dan Pengerahan Massa serta Tolak Penyebaran Berita Hoax

Posted by: On Oktober 15, 2019




Cakung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakung Timur Polsek Cakung Aiptu Ruslani menyambangi serta memberikan himbauan kepada 
Warga kampung gempol di Jl.Raya Bekasi Km 24 RT 01/02 Kel Cakung Timur ,Kec Cakung, Jaktim. Rabu(16/10) sekira jam 08.00 wib.


Menyambangi warga menjalin silahturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis dalam rangka mewujudkan harkamtinmas

Himbauan kepada warga masyarakat tidak mudah terhasut/terprovokasi serta berani menolak dgn ajakan berdemo Ke gedung DPR/MPR yg bertujuan membuat kerusuhan,dan mengajak warga untuk bersama2 menjaga keutuhan NKRI dengan berpedoman dasar Negara Pancasila

Warga siap membantu tugas Polri menjaga Kamtibmas di lingkungan. (MON)

#Jaga Jakatim Rumah kita
#Jaga Cakung Kampung Kita

Awak Angkutan KWK Dan Koasi Agar Tidak Menyewakan Armadanya Dntuk Demontsrasi atau Unjuk Rasa

Posted by: On Oktober 15, 2019



Cakung, Jakarta Timur, Cakra Bhayangkara News Polsubsektor Terminal bus Terpadu Pulogebang Polsek Cakung Aiptu Sutopo dan Bripka Puguh Prasetyo Menyambangi dan memberikan penyuluhan di Terminal Bus Terpadu Pulogebang Cakung Jakarta Timur, Kamis (16/10) sekira Jam 08.00 wib


Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat khususnya warga yang akan menggunakan angkutan di Teminal bus Pulogebang.

Melaksanakan himbauan kepada awak angkutan baik KWK dan Koasi agar tidak menyewakan armadanya untuk kegiatan demontsrasi atau unras di wilayah Jakarta Pusat. 

Melaksanakan upaya preventif atau pencegahan terjadinya tindak pidana dengan cara sambang sekaligus memberikan himbauan kepada petugas terbus ataupun calon penumpang agar selalu membantu petugas Kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.(Mon)

#Jaga Jakatim Rumah kita.
#Jaga Cakung Kampung kita.

Kabaharkam Polri, Buka Pelayanan Bakti Sosial Kesehatan Serentak di 34 Polda Seluruh Indonesia

Posted by: On Oktober 15, 2019



SERANG, BANTEN, Cakra Bhayangkara News - Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum secara serentak membuka kegiatan bakti sosial kesehatan di 34 Polda seluruh Indonesia yang berpusatkan di RS Bhayangkara Banten di Jalan Raya Pandeglang, Kelurahan Cipare, Kota Serang, Banten, Selasa (15/10/2019) pukul 08.00 WIB.

Sebelum membuka kegiatan bakti sosial kesehatan Polri, Kabarhakam Polri menyampaikan salam hormat dan permohonan maaf dari bapak Kapolri, karena tidak bisa dapat menghadiri acara yang monumental ini. 

"Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunianya, dapat menghadiri kegiatan acara bakti kesehatan secara serentak se Indonesia yang dipusatkan di Banten,"terang Kabarhakam Polri


Selanjutnya, Komjen Pol Condro kirono mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kapusdokkes Polri atas Ide cerdas dan terlaksana kegiatan ini. Selanjutnya  kepada Kapolda Banten dan seluruh Kapolda atas bantuan dan dukungan yang diberikam sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. 

Kepada pemerintah Provinsi Banten dan seluruh Provinsi di Indonesia beserta Jajarannya, atas fasilitas dan dukungannya. Serta rekan-rekan dari unsur kesehatan TNI, Budha Tzuchi dan organisasi profesi.

 "Kegiatan ini secara serentak dilaksanakan sebanyak 34 Polda dengan jumlah pasien sebanyak 54.353 orang. Kegiatan ini juga berhasil mendapatkan Rekor Muri, memang betul-betul luarbiasa,"imbuh Kabarharkam kembali.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan langkah nyata dalam pemeliharaan Kamtibmas. Sehingga, untuk mewujudkan masyarakat yang tertib, Polri harus merangkul dan bersinergi dengan semua komponen bangsa.

Kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri dan turut memelihara Kamtibmas yang kondusif. Apalagi ini momentum sebelum pelantikan Presiden. Tentu dampak posisitifnya diharapkan dapat membantu menciptakan kondisi Kamtibmas yang sejuk aman dan damai.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kabarhakam Polri membuka secara serentak Bakti Kesehatan se Indoneaia yang berpusat di Provinsi Banten serta pemberian tali asih kepada warga yang tidak mampu.


Dalam kegiatan ini turut hadir Kakorbinmas Polri Irjen Pol Drs. W Herry Wibowo M.H, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi TohIr Msi, Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Musyafak, Gubernur Banten Drs. Wahidin Halim, Forkopimda Provinsi Banten, Danrem 064/MY Serang Kolonel Inf Widiyanto, Para pejabat utama Polda Banten, Walikota Serang H. Syafrudin, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr. dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS, Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny.Niken Tomsi, Dan para tamu undangan. *(red/Bidhum)*

Kapolda Banten Dan Kapusdokkes Polri, Gelar Bakti Sosial Kesehatan Serentak Seluruh Indonesia

Posted by: On Oktober 15, 2019



Serang, Banten, Cakra Bhayangkara News - Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si mendampingi Kabaharkam Polri Komjen Pol Condro Kirono Saat membuka acara bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan serentak di 34 Polda seluruh Indonesia dengan tema “Melalui Dokkes Polri yang Promoter kita laksanakan bakti sosial kesehatan serentak di seluruh wilayah guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat”  yang pembukaannya di fokuskan di RS. Bhayangkara Polda Banten tepatnya di Jl. Raya Pandeglang wilayah Sempu Kec. Serang, Kota Serang, Banten (15/10/2019)

Kegiatana tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian polri kepada masyarakat di bidang pelayanan kesehatan, sekaligus upaya untuk membangun dan mewujudkan masyarakat yang sehat, sesuai amanat undang-undang dasar 1945,  melalui kegiatan bakti sosial tersebut nantinya diharapkan mampu untuk memberikan dampak yang positif bagi terbangunnya kondisi kesehatan masyarakat yang lebih baik dan menciptakan kondisi keamanan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah Polda Banten kegiatan itu sejalan dengan tema “Melalui Dokkes Polri yang Promoter kita laksanakan bakti sosial kesehatan serentak di seluruh wilayah guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat”

Turut hadir dalam acara tersebut Kabaharkam Polri Komjen Pol Condro Kirono, Kakorbinmas Polri Irjen Pol Drs. W Herry Wibowo M.H, Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Musyafak, Gubernur Banten Drs. Wahidin Halim, Forkopimda Provinsi Banten, Danrem 064/MY Serang Kolonel Inf Widiyanto, Para pejabat utama Polda Banten, Walikota Serang H. Syafrudin, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr. dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS, Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny.Niken Tomsi, Dan para tamu undangan. 

Melalui amantnya Kapolda Banten, Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si mengucapkan terima kasih kepada Pusdokkes Polri, yayasan Budha Tzu Chi, Smile Train, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, BKKBN Provinsi Banten, Denkesyah Korem Maulana Yusuf dan Rsud dr. Drajat prawira Negara yang telah memberikan partisipasi dan dukungan dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pusdokkes Polri karena telah memberikan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan Polri yang dipusatkan di Polda Banten, Yayasan Budha Tzu Chi, Smile Train, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, BKKBN Provinsi Banten, Denkesyah Korem Maulana Yusuf dan RSUD dr. Drajat Prawira Negara serta pihak–pihak yang tidak disebut satu persatu yang telah memberikan partisipasi dan dukungan berupa tenaga, fasilitas, sarana, dan prasarana dalam kegiatan bakti sosial ini."Ucapnya

Tomsi juga mengucapkan terimakasih kepada tokoh masyarakat serta kepada panitia yang telah bekerja sehingga acara tersebut berjala  dengan baik

"ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada tokoh masyarakat serta kepada panitia yang telah bekerja sehingga bakti sosial ini dapat terselenggara dengan baik." Ujarnya

Tomsi berharap kegiatan tersebut dapat mendekatkan Polri dengan seluruh lapisan masyarakat, dan instansi terkait sehingga akan tercipta peran masyarakat yang lebih besar dalam mendukung pelaksanaan tugas polri.

"kita juga berharap, kegiatan ini akan memperkuat kemitraan dan semakin mendekatkan Polri kepada masyarakat, sehingga akan tercipta peran masyarakat yang lebih besar dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri, dengan kebersamaan antara Polri, instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat, maka kita akan dapat menciptakan kondisi kamtibmas yang 
kondusif, yang dapat menjadi landasan bagi tergelarnya kehidupan demokrasi dan 
bergeraknya pembangunan nasional."Katanya

Mengakhiri sambutannya Tomsi mengucapkan selamat melaksankan bakti sosial, dan berharap kepedulian serta kesetiakawanan sosial dapat terus di tumbuh kembangkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat

"mengakhiri sambutan ini, saya ucapkan selamat melaksanakan bakti sosial, semoga semangat kepedulian dan kesetiakawanan sosial yang kita gelorakan hari ini, dapat terus ditumbuhkembangkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat serta dapat menjadi sebuah nilai ibadah di hadapan allah swt, demikian sambutan yang dapat saya sampaikan, semoga allah swt, senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan dan ridho-nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara." Pukasnya. (red/Bidhumas) 

Dalam acara bakti sosial kesehatan polri tersebut diselenggarakan berbagai macam Kesehatan gratis diantaranya pengobatan umum, pengobatan gigi, khitanan massal, pemeriksaan iva untuk ibu, pelayanan kb, operasi katarak, usaha kesehatan gigi sekolah, donor darah dan operasi bibir sumbing (red/Bidhumas)

Polri Kembali Pecahkan Rekor Muri Dengan Kegiatan Bakti Kesehatan Di 34 Polda Se-Indonesia

Posted by: On Oktober 15, 2019



SERANG, BANTEN, Cakra Bhayangkara News - Berhasil melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan secara serentak di 34 Polda berada diseluruh Indonesia yang dipusatkan di RS Bhayangkara Banten, Pusdokkes Polri terima  penghargaan rekor Muri, Selasa (15/10/2019) pukul 09.00 WIB.

Kepolisian Republik Indonesia kembali mencatat sejarah baru dengan mendapatkan penghargaan dari lembaga pencatat rekor nasional (Rekor Muri,red) atas terselenggaranya Bakti Sosial Kesehatan oleh Pusdokkes Polri secara serentak di 34 Polda di seluruh Indonesia dengan jumlah pasien sebanyak 54.343 orang.

Senior Manager Rekor Muri Awan Rahargo menyebutkan bahwa lembaga pencatat rekor nasional, musium rekor Indonesia pada hari ini mencatat salah satu peristiwa superlatif yang merupakan peristiwa yang diselenggaeakan sifatnya masal atau sesuatu yang terukur.

"Pada hari ini dilakukan kegiatan rangkaian bakti sosial kesehatan secara serentak yang melibatkan unsur kewilayahan di 34 Polda di Indonesia yang di Pusatkan di Polda Banten menjadi salah satu terhadap pemberian penghargaan rekor Muri,"ungkap Agus.

Dijelaskan Agus, bahwa Muri secara lansung menyaksikan rangkaian kegiatan layanan kesehatan dengan berbagai bidang, seperti khitanan masal, pelayanan KB serta pelayanan lainnya. Rekor muri melakukan proses verifikasinya adalah menilai dari segi yang terukur, Jadi jumlahnya. Jumlah seberapa banyak pasien yang dilayani.

"Penyerahan penghargaan Muri ini sekaligus dilaksanakannya soft opening RS Bhayangkara Banten. Diharapkan Rumah Sakit agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Banten dan jajaran dari Polda Banten,"tutup Awan. (red/Bidhum)