Cakra Bhayangkara News

Peringati HUT ke-74 Bhayangkara, Presiden Berikan Apresiasi dan Penghargaan pada Polri

Posted by: On Juli 01, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Presiden menyampaikan arahan pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (1/7). 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkara ke-74 pada keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di manapun bertugas.

”Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, pengorbanan, dan sumbangsih saudara-saudara sekalian dalam rangka menjaga keamanan, menjaga ketertiban dalam menegakkan hukum serta dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Presiden pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (1/7).

Kepala Negara mengajak untuk mendoakan para prajurit yang gugur dalam tugas agar diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh personel Polri serta keluarganya senantiasa diberikan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan agar sebagai bangsa pejuang tidak boleh cepat menyerah pada pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia.

”Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras untuk mengatasi permasalahan kesehatan maupun permasalahan ekonomi,” imbuh Presiden.

Dalam situasi sulit sekarang ini, Presiden sampaikan kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat-sangat dibutuhkan mulai dari jajaran Mabes dan Polda, Polres dan Polsek, sampai Bhabinkamtibmas di desa-desa ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.

”Aktif kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial dan tentu saja menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif, tetap aman, dan damai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang paling utama, keselamatan dan kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi.

”Lakukan tugas kemanusiaan ini secara persuasif dan humanis, namun harus tetap waspada, cepat tanggap, dan tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum dengan menjaga profesionalitas dan kepercayaan rakyat,” jelas Presiden.(Romi)

🇮🇩🇮🇩🙏🏻🤝🙏🏻🇮🇩🇮🇩🇮🇩

KAPOLRI MINTA MAAF KEPADA MASYARAKAT BILA KINERJA POLRI BELUM MAKSIMAL

Posted by: On Juli 01, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Kapolri Jenderal Idham Azis meminta maaf kepada masyarakat apabila selama bertugas, jajarannya belum dapat memenuhi ekspektasi yang ada.
 
Hal itu diungkapkan saat memberi sambutan dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-74 yang digelar secara virtual dengan jajaran Polda dan Polres di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (1/7/2020).
 
"Dalam kesempatan ini saya memohon maaf kepada masyarakat seluruh Indonesia apabila ada kinerja atau hal-hal yang belum bisa membuat ekspektasi masyarakat senang sama Polri," kata Idham dalam sambutannya.
 
Meski demikian, Jenderal polisi berbintang empat itu merasa bahwa dirinya selalu memikirkan untuk bertindak dan berbuat yang terbaik untuk institusi kepolisian. Dia pun menyinggung penilaian masyarakat terhadap Polri dapat dikatakan baik dengan mencapai 82 persen. Oleh sebab itu, menurut dia hal tersebut perlu dipertahankan. "Karena itulah modal dasar kami sehingga kami dicintai oleh masyarakat," tambah Idham.
 
Dalam pidatonya, Idham juga mengatakan selama ini polisi yang bertindak baik belum tentu dimaknai baik oleh masyarakat. Oleh sebab itu, dia mengingatkan jajarannya agar tidak sekedar baik, melainkan menjadi yang terbaik.
 
Selepas perayaan Hari Bhayangkara, mantan Kapolda Metro Jaya ini kembali menyinggung permohonan maaf itu kepada awak media. Harapan dia, meski ke depannya banyak tugas-tugas menumpuk untuk kepolisian, namun nantinya tetap dapat dicintai oleh masyarakat. "Kami akan benahi (kekurangan institusi), sehingga ke depannya Polri semakin dicintai masyarakat," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta dengan tegas agar Polri mengutamakan keselamatan rakyat dalam melakukan penindakan hukum. Menurutnya, tindakan persuasif dan humanis harus diutamakan.
 
Jokowi menyampaikan itu saat menjadi Inspektur Upacara di hari peringatan HUT Bhayangkara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7). "Perlu saya tegaskan keselamatan rakyat adalah yang utama, keselamatan rakyat hal tertinggi, lakukan secara persuasif dan humanis," kata Jokowi.
 
Arahan Jokowi itu bukan berarti meminta Polri menjadi lebih lunak, tapi tetap harus tegas. Selain itu, dia meminta agar Polri menjaga profesionalitas sebagai penegak hukum yang mengutamakan keselamatan rakyat.(Romi)

Sumber : Bidhumas Polda Kepri


HUT Bhayangkara ke 74, Kapolri Pimpin Upacara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata

Posted by: On Juni 29, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri melakukan ziarah kubur di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Idham Azis, Senin (29/06).

Ziarah dilakukan sebagai wujud penghargaan kepada pahlawan yang telah merebut dan mempertahakan kemerdekaan dan menjadi agenda rutin Polri-khususnya yang bertugas di Polri pada setiap peringatan hari jadi Polri tanggal 1 Juli. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengenang jasa pahlawan yang telah gugur membela bangsa dan negara merebut kemerdekaan dari penjajah.



Dalam acara itu, Kapolri Idham Aziz didampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, beserta jajaran memulai ziarah dengan upacara dan penempatan karangan bunga di depan tugu. Kemudianacara dilanjutkan dengan mengunjungi makam para petinggi Polri sebelumnya.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, terdapat tujuh makam mantan kapolri yang ditaburi bunga. Namun, hanya tiga yang ditaburi secara langsung oleh Kapolri Idham Aziz, yakni makam Jenderal Purnawirawan Kunarto, Jenderal Purnawirawan Dibyo Widodo, dan Jenderal Purnawirawan Awaloedin Djamin.

Selain itu, terdapat 14 makam petinggi Polri bintang tiga, 10 makam petinggi Polri bintang dua, 10 makam petinggi Polri bintang satu, dan enam makam petinggi Polri pangkat kombes yang juga ditaburi bunga. Puluhan makam itu ditaburi bunga oleh petinggi Polri lainnya.


“Kita mengingatkan kepada jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita dan kita bisa memetik dari pada jiwa juang dari pada para pahlawan yang telah mendahului gugur,” ujarnya kepada awak Media.

Untuk diketahui, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74, Polri melakukan serangkaian kegiatan, salah satunya bhakti sosial. Acara puncak HUT Polri akan digelar pada 1 Juli 2020 dengan Inspektur Utama (Irup) Presiden Joko Widodo secara virtual di Istana negara.(Red/Tile)

Ketua Umum Sahabat Polisi: Selamat Hari Bhayangkara Ke 74 Tahun 2020, Polri Semakin Promoter

Posted by: On Juni 28, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News -- Setiap tahun pada  tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara. Peringatan ini menjadi hari yang istimewa bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pada peringatan Hari Bhayangkara ke 74 esok pada tanggal 1 Juli 2020, Ketua Umum Sahabat Polisi Fonda Tangguh,  mengatakan, segenap jajaran pengurus dan anggota Sahabat Polisi, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020. Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif.

"Momentum peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli, semoga Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya, semakin dicintai masyarakat. Serta, tetap senantiasa melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat," ucap Fonda Tangguh, Senin (29/06/2020).(Red/Agus)

Masyarakat Sudah Diperbolehkan Adakan Kegiatan Massal Dengan Dicabutnya Maklumat Kapolri, Tapi Tetap Taati Protokol Kesehatan

Posted by: On Juni 27, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News – Kapolri Jenderal Idham Azis mencabut maklumat yang melarang kegiatan mengumpulkan massa. Namun, aktivitas yang melibatkan banyak orang harus tetap menjalankan protokol kesehatan.
Pencabutan maklumat itu tertuang dalam surat telegram nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tertanggal 25 Juni 2020. Telegram itu berisi tentang perintah kepada jajaran kepolisian soal pencabutan maklumat Kapolri dan upaya mendukung kebijakan new normal.

Terdapat lima poin dalam telegram tersebut. Pertama, pengawasan dan pendisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Kedua, instruksi meningkatkan kerja sama lintas sektoral untuk mencegah persebaran Covid-19. Poin ketiga berupa edukasi dan sosialisasi terus-menerus kepada masyarakat.

Keempat, koordinasi intensif harus dilakukan dengan Gugus Tugas Covid-19 di tiap daerah. Poin terakhir, untuk daerah yang masih menerapkan PSBB atau dalam zona merah dan oranye, tetap dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat.


Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa pencabutan maklumat itu ditujukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan new normal.

Dengan pencabutan maklumat tersebut, dapat diartikan bahwa kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya orang banyak bisa digelar. Namun, kegiatan itu akan tetap diawasi agar melaksanakan protokol kesehatan. ’’Ya, tetap jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan,’’ urainya.

Sebelumnya, maklumat Kapolri dengan nomor Mak/2/III/2020 tertanggal 21 Maret melarang semua aktivitas masyarakat. Mulai aktivitas sosial hingga budaya. Pembubaran kerumunan dilakukan di berbagai tempat. Bahkan, Polri sampai melakukan pembubaran lebih dari 1 juta kali di seluruh Indonesia.(red)


Rangka HUT Bhayangkara Ke-74,INTI dan PTK Serahkan 5.000 Paket Sembako ke Polda Metro, Brigjen Pol Ricky Wakanno Berpesan....

Posted by: On Juni 27, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Menyambut HUT Bhayangkara Ke-74, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama dengan Perhimpunan Tionghoa Kalbar Indonesia (PTK Indonesia) serahkan 5.000 paket sembako kepada Polda Metro Jaya yang selanjutnya disalurkan ke Jajaran Polres,Kamis (25/6/20)

Bantuan paket sembako yang diberikan berisikan Beras, Minyak, Mie Instan, Sarden, Kecap, Sabun dan Masker diberikan secara simbolis oleh INTI dan PTK Indonesia kepada Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Nana Sudjana yang didampingi Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Pol) Hendro Pandowo, Brigjen (Pol) Ricky F Wakanno, Karolog Kombes (Pol) Hariono, Dirbinmas Kombes (Pol) Badya Wijaya.

Harapan para Pengurus Pusat INTI dan PTK Indonesia bahwa bantuan sembako ini Bisa dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan disaat pandemi COVID-19 beberapa bulan belakangan ini dan Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu sehingga perekonomian cepat membaik dan berkurangnya tingkat pengganguran.

Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, Perhimpunan INTI dan PTK Indonesia cukup aktif Peduli Antar sesama terutama membantu dalam percepatan penanganan COVID-19, dimana dalam tiga bulan terakhir, sudah lebih dari 1 juta-an masker dan APD serta puluhan ribu paket Sembako telah disalurkan oleh INTI dan PTK Indonesia baik secara langsung ke masyarakat, maupun melalui instansi dan institusi terkait se-Indonesia.


Turut hadir dalam acara seremonial penyerahan bantuan tersebut diantaranya dari INTI Pusat, Teddy Sugianto Ketua Umum, Edi Yansah Waketum, Serihana, Ketua Bidang Sosial, Candra Yap, Wasekjen, Suardi Hung, Tim Media Kreatif, So Wee Ming dan Andre Ng dari INTI DKI Jakarta, Niki Marinda dan Devia dari INTI Card, serta Lexyndo Hakim dan Santi Ding selaku Juru Bicara INTI.

Dari PTK Indonesia juga turut hadir, Tjhai Leonardi Ketua Umum, Rudi Halim Ketua Dewan Pembina, Yordanus Ketua Dewan Penasehat, Budianto Ketua Bidsos, Budi Utomo Wakil ketua Bidsos, Ryan Agatha, Ketua bid.Organisasi, Frans JP, Bid. Keamanan, William jefferson Pengurus, Fuidianto Lim Sekjen, Bunardy Aloyanto Humas, Cung Po Sen dan Salim, Bid. Dokumentasi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Perhimpunan INTI dan PTK Indonesia yang mempercayakan Polda Metro Jaya untuk penyambung tangan menyalurkan 5.000 paket sembako kepada orang yang membutuhkan terutama yang terdampak Covid-19,terlebih ini adalah moment yang tepat di mana Bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-74 sehingga Penyerahan bantuan sembako ini pun dilakukan dalam rangkaian HUT ke-74 Bhayangkara, yang juga berisikan beberapa kegiatan lainnya, seperti donor darah, seminar cyber dan aksi sosial kemanusiaan lainnya.


Dalam kesempatan inipun,Brigjen Pol Ricky F Wakanno menyampaikan dan berpesan bahwa kegiatan ini sangat baik dan pastinya Polri akan mendukung penuh kegiatan mulia ini dan jangan pernah berhenti berbuat baik antar sesama, karena kalau bukan kita siapa lagi,"Indahnya berbagi Antar Sesama,Senyum Mereka kebahagiaan kita".(team)

Keberanian Anggota Polri dan Anggota Bhayangkarinya Menghadapi Tersangka Tindak Pidana

Posted by: On Juni 20, 2020



Sidomulyo, Lampung, Cakra Bhayangkara News -- Aksi heroik Kanit Provos Polsek Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel), Bripka Masruri Rahman sepertinya patut menjadi tauladan, baik di kalangan internal polisi maupun masyarakat umum.

Bagaimana tidak, hanya dengan modal naluri bhayangkara, Bripka Masruri mampu bertahan berada di tengah-tengah amukan massa, melerai emosi dan nafsu kekerasan yang dilampiaskan warga pada pelaku pencurian, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Kota Dalam Kecamatan Sidomulyo, Jum'at (19/06/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi heroik itu terjadi lantaran adanya tersangka pencurian terhadap korban bernama nenek Sajem (90), di Dusun Ringin Agung Gg.Karyawan Desa Sidodadi, Sidomulyo.

Kedua tersangka yakni, NN (45) dan SH (40) adalah warga Jagabaya Bandar Lampung. Mereka menghampiri nenek Sajem yang tengah duduk di teras rumahnya. Kedua tersangka itu kemudian berpura pura menawarkan alat kesehatan (pijat refleksi).

Saat berpura pura melakukan cek kesehatan,  saat itulah tersangka  melepas kalung emas milik korban seberat 10 gram. Lalu, merasa kalungnya dilepas oleh tersangka, korban sontak berteriak. 

Cucunya Yudi (37) yang berada di dapur rumah keluar mendatangi korban, tersangka sempat mengembalikan kalung yang diduga telah ditukar dengan kalung imitasi dan kabur meninggalkan korban. Yudi cucu korban seketika berteriak minta tolong dan mengejar tersangka.

Saat dilakukan pengejaran, Bripka Masruri Rahman beserta istrinya Evi Surahmawati melintas dan melihat adanya aksi pengejaran terhadap tersangka jambret. Saat itu juga, tanpa pikir panjang, Bripka Masruri Rahman dan istri ikut mengejar tersangka, dengan mengendarai mobil miliknya.

Sesampainya di Jalinsum Desa Kota Dalam, Bripka Masruri berhasil menghentikan tersangka dengan cara memepet laju sepeda motor tersangka. Tak lama, massa kemudian datang dan menghakimi kedua tersangka tersebut.

Melihat insiden tersebut, Bripka Masruri Rahman berusaha melerai massa sampai dan memohon kepada puluhan warga agar tidak main hakim sendiri. Meski sempat beberapa kali terkena pukulan, namun Bripka Masruri berhasil memasukkan kedua tersangka ke dalam mobil pribadinya.

Yang lebih mengejutkan, istri Bripka Rahman yaitu Evi Surahmawati enggan tinggal diam. Ia, juga turun dari kendaraan itu dan berusaha melerai amukan warga. Bahkan, ia juga memohon kepada warga agar tidak menghakimi kedua tersangka jambret tersebut.

Setelah kedua tersangka berhasil dimasukkan ke dalam mobil, Evi dengan modal keberanian jiwa bhayangkari, langsung masuk ke dalam mobil dan mengambil kemudi. Ia melaju, berputar arah, tanpa berfikir adanya ancaman di dalam kendaraan tersebut.

Selanjutnya Bripka Masruri ikut masuk kedalam mobil dan kemudian suami istri tersebut membawa pelaku ke Mapolres Lamsel.

Kapolsek Sidomulyo Iptu Hengki Darmawan kepada media mengatakan benar anggotanya telah mengamankan dua tersangka pencurian.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Lampung Selatan untuk menghindari amuk massa. "Kami langsung bawa ke Mapolres Lamsel, untuk menghindari amuk massa," ujarnya.


*Selanjutnya ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, anggota Polri harus:*

1. Proaktif
2. Partnership
3. Problem Solving

Perkap 1 Tahun 2009 

Penggunaan Kekuatan Polri dalam Harkamtibmas

1. Kehadiran Polisi ditengah masyarakat baik gunakan atribut Polri.

2.Memberikan perintah lisan : berhenti, jangan bergerak, angkat tangan, dsb.

3.Penggunaan tangan kosong lunak,  tangkisan, mengunci tersangka.

4.Penggunaan tangan kosong keras : memukul tersangka, membanting, dsb.

5. Penggunaan alat alat khusus Kepolisian : tongkat, borgol, air tasher, spray gas gun, alat kejut listrik, dsb.

6. Penggunaan senjata api untuk melumpuhkan tersangka, apabila tersangka membahayakan diri   petugas dan membahayakan orang lain, termasuk korban maupun masyarakat sekitarnya.

Tugas Polisi secara universal *Fight The Crime & Love Humanity* (yang diperangi atau dilumpuhkan Tindak Kejahatannya, namun tetap melindungi HAM)

*To Protect & To Serve*
Tugas Polisi Melindungi & Melayani Warga Masyarakat dari Tindakan Pelaku Kriminal.

*Sesuai UU No 2/2002 Tentang Kepolisian*

(Red/Agus)

Panglima TNI dan Kapolri Rapat Bersama Pejabat Wilayah Provinsi Riau Terkait Covid-19 dan Karhutla

Posted by: On Juni 13, 2020



 

Pekanbaru, Cakra Bahayangkara News -- Di hari kedua kunjungan kerjanya, Panglima TNI Marsekal TNI (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si.,
memimpin rapat bersama Pejabat Wilayah Provinsi Riau tentang penanganan Covid-19 dan Karhutla, di Bumi lancang Kuning, bertempat di ruang rapat Arjuna Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Sabtu (13/06/2020).

 

Dalam rapat tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., menerima penjelasan yang disampaikan oleh Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar terkait Covid-19 dan Karhutla di Pekanbaru Riau.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa Pekanbaru Riau harus serius dalam menangani tantangan ganda terkait Pandemik Covid-19 dan Karhutla, dan
perlunya sosialisasi yang masif terhadap masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan dan juga sosialisasi agar masyarakat dapat mengolah lahan secara baik, sehingga tidak menyebabkan Karhutla.

 

Panglima TNI dan Kapolri dalam kesempatan tersebut didampingi Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Kapolri, Kadivpropam Polri, Pangdam I/Bukit Barisan dan Kapolda Riau serta segenap Pejabat TNI Polri lainnya. 

 

Autentikasi:

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Kombes Pol Hendra Suhartiyono Resmi Jabat Karo PID Humas Polri Gantikan Posisi Brigjen Syahar

Posted by: On Juni 12, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News -Brigjen Pol Syahardiantono resmi meninggalkan jabatan lama yakni Kepala Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Divisi Humas Polri. 

Jabatan itu kini telah diisi oleh Kombes Pol Moh. Hendra Suhartiyono yang dulunya menjabat sebagai Direktur Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jabar.


Serah terima jabatan itu dipimpin oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di ruang kerjanya. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat (12/6/2020) sore hari.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan,
"Mutasi jabatan sebagai bentuk penyegaran organisasi serta diharapkan capaian dalam kinerja selama ini agar dipertahankan dan ditingkatkan demi kemajuan organisasi," kata Argo dalam keterangannya, Jumat (12/6/2020).

Ia pun merasa berterima kasih terhadap Syahar yang kini menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri, selama membantu Humas Polri sehingga pencapaian lebih baik.


"Terima kasih kepada Brigjen Syahar atas darma bhaktinya yang luar biasa untuk Humas Polri dan sukses di tempat yang baru. Selamat datang dan bergabung Kombes Pol Hendra," ujar Argo.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muharrom Riyadi dan para Kabag Divisi Humas Polri.(Redaksi)

🇮🇩🇮🇩🇮🇩🙏🏻🤝🙏🏻🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Presiden dan Kapolri Apresiasi 3 Jenderal Polri Yang Berinovasi Tangani Covid-19

Posted by: On Juni 12, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News -Presiden RI dan Kapolri mengapresiasi tiga Jenderal Polisi yang dinilai berhasil dalam penanganan virus Corona atau Covid-19 yang disampaikan dalam video conference dengan para Kapolda se-Indonesia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6). 

Ketiga Jenderal Polisi tersebut adalah:
- Kapolda Jawa Timur 

Irjen Pol. Drs. H. Muhamamd Fadil Imran, M.Si., dengan program Kampung Tangguh Semeru. - Kapolda Jawa Tengah 

Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., dengan program Kampung Siaga. - Kapolda Sumatera Selatan 

Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M., dengan program Kampung Tangkal. 

“Dengan adanya inovasi itu, menjadi motivasi terhadap Polda lain untuk serius menangani virus corona" - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. -(Redaksi)

🇮🇩🇮🇩🇮🇩🙏🏻🤝🙏🏻🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Wakili Kapolri Rapat Bersama Gugus Tugas, Kabaharkam Polri Sampaikan Perkembangan Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19

Posted by: On Juni 12, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, mewakili Kapolri mengikuti rapat koordinasi virtual pimpinan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tingkat Nasional dari Ruang Rapat Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2020.



Rapat yang dipimpin Kepala BNPB sekaligus Kepala Gugus Tugas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo, ini beragendakan: kasus pengambilan paksa jenazah pasien COVID-19; isu masyarakat dibayar oleh rumah sakit untuk mengaku pasien COVID-19; penolakan masyarakat atas Rapid Test; dan peningkatan kasus positif di beberapa daerah.

Terkait penindakan hukum kepada masyarakat yang mengambil paksa jenazah pasien COVID-19, Kabaharkam Polri menerangkan, sudah ada empat laporan kepolisian (LP) dan 10 tersangka sudah ditangkap.

"Dari para pelaku yang sudah dilakukan pengkapan, ada beberapa tersangka reaktif COVID-19," ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Sedangkan untuk kasus ujaran kebencian dan berita bohong, pihak kepolisian telah menangani sebanyak 107 kasus dengan 107 tersangka.


Selain melakukan penegakan hukum, Kabaharkam Polri menjelaskan, Kapolri juga telah memerintahkan jajarannya agar berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasien yang meninggal dunia apakah positif COVID-19 atau negatif sehingga tidak menimbulkan keraguan di masyarakat.


Adapun untuk pelaksanaan Rapid Test, Polri telah mengeluarkan petunjuk dan arahan kepada jajarannya agar berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memrioritaskan kepada masyarakat yang berinteraksi secara langsung dengan pasien COVID-19 sehingga tidak menimbulkan penolakan.

"Untuk usia rentan diprioritaskan melakukan pemeriksaan Swab Test," imbuh Komjen Pol Agus Andrianto.


Rakor tersebut juga diikuti oleh Menko Polhukam, Menkes, Jaksa Agung, Kasum TNI, para Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, para Koordinator Bidang-Bidang dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, serta Koordinator Sub Bidang Gakkum dan anggota.(Redaksi)

🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🙏🏻🤝🙏🏻🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Panglima TNI dan Kapolri Sidak Pasar Tanah Abang dan Bandara Soeta Cek Kesiapan New Normal

Posted by: On Juni 12, 2020



Jakarta, Cakra Bhayangkara News - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dan Bandara Soekarno Hatta. Sidak mendadak (Sidak) itu dilakukan pada Kamis (11/6) sekitar pukul 16.30 Wib.

Berdasarkan hasil Sidak Kapolri dan Panglima TNI bahwa Pasar Tanah Abang belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.


"Di Pasar Tanah Abang, protokol kesehatan belum dipatuhi dengan baik dan masih ditemukan baik konsumen maupun penjual yang tidak pakai masker dan tidak jaga jarak," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (11/6).


Dengan begitu, jajaran anggota TNI-Polri harus lebih ekstra lagi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar pasar. Salah satunya dengan memasang sebuah spanduk tentang bahaya virus corona.

"Kondisi ini perlu dikelola terus dengan imbauan humanis dan pembagian masker oleh aparat TNI-Polri. Slogan dan spanduk, termasuk pemberitahuan 'area wajib masker dan physical distancing', layak untuk dipasang di gang, area pertokoan dan jalur perlintasan orang," ujar Argo.

Setelah meninjau Pasar Tanah Abang, dua jenderal itu langsung melanjutkan kegiatan tersebut di Bandara Soekarno Hatta. Di sana, terlihat para petugas telah siap dalam menghadapi 'New Normal'.


"Di bandara terminal 1 dan 2 yang disidak oleh Panglima TNI dan Kapolri, menunjukan kesiapan aparat gugus tugas Covid 19 TNI-Polri," kata Argo.

Meski begitu, para petugas yang berada di lapangan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan dan bisa menjaga kesehatan selama menjalankan tugas.

"Panglima dan Kapolri tetap memberikan arahan dan penekanan untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan dan Maklumat Kapolri," tutup Argo.(Red/Tile)