4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Pangkogasgabpad Mengecek Kesiapan Pemulangan 238 WNI

Posted by: On Februari 14, 2020



Natuna, Cakra Bhayangkara News --Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natunamengecek kesiapan 238 WNI yang akan dipulangkan ke kampung halamanannya masing-masing, sebelumnya sudah diobservasi selama 14 hari di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020)








 

Autentikasi:

Papen Kogabwilhan I, Kolonel Mar Aris Mudian

 

Pankogasgabpad Dampingi Panglima TNI Kunjungan Kerja di Natuna

Posted by: On Februari 13, 2020



Natuna, Cakra Bhayangkara News --  Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. selaku Pangkogasgabpad Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam rangka memberikan pengarahan kepada personel TNI-Polri yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dan Baksos kemanusiaan di Desa Pering Bunguran Timur dan Penagi. Selanjutnya Panglima TNI secara simbolis menyerahkan bahan kontak kepada masyarakat Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020).





 

Autentikasi:

Papen Kogabwilhan I, Kolonel Mar Aris Mudian

Panglima TNI Menyapa Masyarakat Natuna Saat Tinjau Bakti Sosial

Posted by: On Februari 13, 2020



Natuna, Cakra Bhayangkara News --Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. melakukan kunjungan  ke Kabupaten Natuna untuk memberikan motivasi kepada Prajurit TNI yang bertugas melaksanakan observasi terhadap 238 WNI sekaligus menyapa masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah observasi yang juga mendukung observasi di Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020).

 

Kehadiran Panglima TNI bertujuan untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada prajurit TNI dan Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan hampir dua minggu yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Paduan (Kogasgbpad).

 

Selain memberikan semangat kepada prajurit TNI dan Polri serta instansi lain yang bertugas, Panglima TNI dan Kapolri meninjau posko bakti kesehatan dan bakti sosial yang selenggarakan oleh TNI  di dua desa yaitu Desa Penagi dan Desa Bungaran Timur untuk menyerahkan bantuan berupa obat-obatan dan sembako kepada masyarakat setempat.

 

Panglima TNI berharap dengan kehadirannya bersama Kapolri di Natuna mampu menjaga situasi tetap kondusif. Kedatangan pucuk pimpinan TNI dan Polri diharapkan  dapat membuat suasana menjadi kondusif antara petugas dan masyarakat yang selama ini telah dirasakan.

 

Sebelumnya, Panglima TNI juga memberikan pengarahan kepada 700 orang yang terdiri dari anggota TNI-Polri, Damkar, Basarnas dan Satpol PP di Lapangan Apel Lanud Raden Sadjad Natuna serta dua lokasi Baksos di desa Pering dan desa Penagi untuk memberikan bantuan makanan, sembako dan obat-obatan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

  

Autentikasi :

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Kogasgabpad Sosialiasasi Penanganan Virus Corona di Natuna

Posted by: On Februari 12, 2020



Kab. Natuna, Cakra Bhayangkara News --  Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. selaku Pangkogasgabpad Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna dalam  hal ini diwakili Asintel Kogabwilhan I Laksma TNI Bambang Wahyudi melaksanakan sosialisasi penanganan Virus Corona  dan  Peran Kogabwilhan I serta pelatihan meningkatkan kecerdasan, bertempat di gedung Sri Serindit, Kab. Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2020)

 

Kegiatan tersebut dihadiri mayarakat Natuna lebih kurang 450 orang yang terdiri dari aparat Pemkab  Natuna, para guru, TNI-Polri, Ibu-ibu IKKT PWA, Guru Pembina dan Pelajar se-Kecamatan Bunguran Timur, Bupati yang diwakili oleh Asisten Perekonomian Pembangunan Bp. H. Tastif S. Sos, M.M. 

 

Sosialisasi untuk memahami penanganan virus corona dijelaskan oleh Ipda Mardalis dari Polda Riau, sedangkan peran Kogabwilhan oleh Papen Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian. Kemudian pelatihan untuk meningkatkan kecerdasan oleh Kolonel Laut (P) Filda Malari.

 

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut peserta mendapat penjelasan mengenai penanganan psikologi bagi masyarakat, dan peran Kogabwilhan I dijelaskan bagaimana yang sampai saat ini yaitu organisasi Komando Tugas Gabungan Terpadu dalam melaksanakan operasi Bantuan Kemanusiaan bagi WNI dari Wuhan China, serta pelatihan bagaimana mengoptimalkan kemampuan otak kanan maupun otak kiri.

 

Pada acara tersebut  juga dibagikan bantuan buku dan tempat alat tulis dari Panglima TNI yang secara simbolis diserahkan oleh Asintel Kogabwilhan I mewakili Pangkogabwilhan I kepada masyarakat kepada Asisten Perekonomian Pembangunan mewakili Bupati Natuna serta seluruh peserta sosialisasi.

 

Autentikasi:

Papen Kogabwilhan I, Kolone

Natuna Jadi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan, China

Posted by: On Februari 01, 2020



Banten, Cakra Bhayangkara News --  Untuk memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Wuhan, China, tampak sehat dan bebas dari Virus Corona, mereka terlebih dahulu akan diisolasi di Natuna, Kepulauan Riau. Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/2/2020).

 

Dipilihnya Natuna sebagai tempat isolasi, karena pulau tersebut jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu, Natuna juga dipilih karena merupakan pangkalan militer dan memiliki fasilitas rumah sakit yang dikelola tiga matra TNI yakni Darat, Laut dan Udara.

 

Jarak landasan (runway) pangkalan militer ke RS tempat isolasi juga sangat dekat. RS tersebut mampu menampung hingga 300 pasien. Sedangkan jarak dermaga ke lokasi RS tersebut juga relatif jauh sekitar 5-6 kilometer.

 

TNI mendukung proses pemulangan warga Indonesia dari Wuhan menuju Indonesia, dengan memberikan sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan yang dijalankan pemerintah.

 

Di lokasi yang terisolasi tersebut, kesehatan WNI dari Wuhan akan terus diobservasi oleh Kementerian Kesehatan dan instansi terkait. Lokasi itu memenuhi syarat protokol kesehatan sebagai tempat transit sementara sampai WNI dengan dinyatakan bebas, bisa bertemu dengan keluarga.

 

Panglima TNI menjelaskan proses pemindahan dari Wuhan menuju Natuna, Indonesia terus dipantau melalui frekuensi militer yang diberikan operator kepada pilot sehingga dapat memonitor sejak keberangkatan hingga sampai pendaratan tiba di Indonesia.

 

Upacara pelepasan tim evakuasi dilakukan Menteri Luar Negeri Retno L. P Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.  Evakuasi akan menggunakan pesawat komersial Batik Air A-330. Tim evakuasi berjumlah 42 orang terdiri atas unsur Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, TNI dan kru pesawat Batik Air. Total WNI yang akan di evakuasi dari Wuhan 250 orang, terdiri dari 245 orang WNI 5 orang tim advance dari kesehatan.

 

Autentikasi:

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Pangkogabwilhan I Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Laut Natuna

Posted by: On Januari 03, 2020



Natuna, Cakra Bhayangkara News -- Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Margono, S.E., M.M. memimpin apel gelar pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di Paslabuh, Selat Lampa, Ranai, Natuna, Jumat (3/1/2020).

 

Pasukan yang terlibat dalam apel tersebut berjumlah kurang lebih 600 personel, terdiri dari 1 Kompi TNI AD Batalyon Komposit 1 Gardapati, 1 Kompi Gabungan TNI AL terdiri dari personel Lanal Ranai, unsur KRI Teuku Umar 385 dan KRI Tjiptadi 381, Satgas Komposit Marinir Setengar, serta 1 Kompi TNI AU (Lanud Raden Sadjad dan Satrad 212 Natuna).

 

Dalam pengarahannya kepada prajurit, Pangkogabwilhan I menegaskan bahwa pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh kapal pemerintah asing di wilayah zona ekonomi eksklusif Indonesia, berupa penangkapan ikan secara ilegal yang dikawal oleh kapal Coast Guard asing merupakan ancaman pelanggaran wilayah pemerintah Indonesia.

 

Untuk itu, TNI wajib melakukan penindakan hukum terhadap pelanggar asing yang telah memasuki wilayah dan kegiatan ilegal berupa penangkapan ikan tanpa ijin dari pemerintah Indonesia.

 

Mulai 1 Januari 2020, telah didelegasikan tugas dan wewenang kepada Pangkogabwilhan I untuk menggelar operasi  menjaga wilayah kedaulatan Indonesia dari pelanggar negara asing. Operasi ini dilaksanakan oleh TNI dari unsur laut, udara dan darat.

 

Di akhir pengarahannya, Pangkogabwilhan I memberikan beberapa perhatian kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas, khususnya pengawak KRI dan pesawat udara.  Pertama, agar memahami aturan-aturan yang berlaku baik hukum laut internasional maupun hukum nasional di wilayah laut Indonesia.

 

Kedua, melaksanakan penindakan secara terukur dan profesional, sehingga tidak mengganggu hubungan negara tetangga yang sudah terjalin dengan baik. Ketiga, gunakan Role of Engagement (RoE) yang  sudah dipakai dalam operasi sehari-hari.

 

Pangkogabwilhan I menekankan kepada prajurit TNI yang bertugas agar tidak terprovokasi dan terpancing dari unsur-unsur kapal asing yang selalu melakukan provokasi apabila ada kehadiran KRI. “Kehadiran Kapal Perang Indonesia adalah representasi negara, sehingga mereka harusnya paham ketika negara mengeluarkan Kapal perangnya bahwa negara pun sudah hadir disitu,” tegasnya

 

Autentikasi:

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman