4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Personel TMMD 107 Berikan Penyuluhan Bela Negara Kepada Masyarakat Kampung Epem

Posted by: On April 09, 2020




Merauke, Cakra Bhayangkara News --  Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 1707/Merauke memberikan penyuluhan Bela Negara kepada masyarakat Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, Kamis (9/4/2020).


Penyuluhan Bela Negara yang dihadiri oleh Kepala Kampung Epem Bapak Yusak Wairu, dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat akan bela negara, sehingga setiap saat siap berbhakti dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Selain untuk meningkatkan kesadaran Bela Negara, kegiatan tersebut juga untuk menumbuhkan semangat serta cinta tanah air sehingga dalam kehidupan sehari-hari dapat menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945 serta berbuat yang terbaik bagi Negara dan Bangsa,” tutur Serda M. Imron.

Menurut Serda M. Imron, manfaat dari Bela Negara tersebut selain untuk membentuk sikap disiplin waktu, aktivitas dan kegiatan sehari-hari, membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama juga membentuk mental fisik yang tangguh dalam menanamkan rasa kecintaan kepada Bangsa dan Negara.

“Dengan melaksanakan kewajiban Bela Negara, maka menjadi bukti nyata bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaannya dalam berbhakti pada Bangsa dan Negara,” katanya.

Autentikasi :
Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke

Dansatgas TMMD Kodim 1707 Merauke : 12 Unit Rumah di Kampung Epem Sudah Selesai Dibangun

Posted by: On April 08, 2020




Merauke, Cakra Bhayangkara News -- Guna mewujudkan impian masyarakat Kampung Epem untuk memiliki rumah yang layak huni, para personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 Kodim 1707/Merauke secara terus menerus berusaha menyelesaikan proses pembangunan 20 unit rumah semi permanen tepat pada waktunya.


Dansatgas TMMD ke-107 Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. yang sehari-hari menjabat sebagai Dandim 1707/Merauke, Rabu (8/4/2020) menyampaikan bahwa pelaksanaan program pembangunan 20 unit rumah masyarakat di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, melalui program TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke, masih terus dikerjakan oleh personel satgas.

Memasuki hari ke-23, pembangunan rumah masyarakat di Kampung Epem masih terus berjalan. “Sampai saat ini, dari 20 unit rumah yang akan dibangun, sebanyak 12 unit rumah sudah selesai 100 %,” kata Letkol Inf Eka Ganta Chandra.

“12 unit rumah sudah selesai dibangun dan tinggal 8 unit rumah lagi yang masih dikerjakan oleh personel Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke bersama masyarakat Kampung Epem,” ujarnya.

Dansatgas juga mengatakan, laporan yang diterima dari Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia bahwa 8 unit rumah yang saat ini sedang dikerjakan rata-rata sudah mencapai 90 %.  “Jadi pembangunan 20 unit rumah semi permanen di Kampung Epem tersebut, kami targetkan akan selesai tepat pada waktu yang telah ditentukan,” tutupnya.

Autentikasi :
Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke

Prajurit Kostrad Bantu Proses Persalinan Mama Papua di Merauke

Posted by: On April 08, 2020




Merauke, Cakra Bhayangkara News -- Tengah malam tepatnya pukul 00.28 WIT, tangis kebahagiaan bercampur aduk menjadi satu, saat bayi mungil berjenis kelamin perempuan dilahirkan dengan normal oleh Ibu Theresia Ndiken (32 th).


Dengan penuh perjuangan, Bidan Puskesmas Pembantu (Pustu) Yanggandur Ibu Indah Pirna Sari bersama Tamtama Kesehatan Pos Yanggandur Praka Agung Mustofa, membantu proses persalinan warga perbatasan RI-PNG di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Rabu (8/4/2020).

Dansatgas menuturkan, kejadian tersebut bermula pada hari Selasa (7/4/2020) pukul 19.00 WIT, saat Bidan Pustu Yanggandur Ibu Indah Pirna Sari (30 th) datang ke Pos Yanggandur dan meminta bantuan, bahwa ada warga kampung yang akan melahirkan.

Mendapat kabar tersebut, Komandan Pos (Danpos) Yanggandur Serka Supriyadi, bersama personel Tamtama Kesehatan (Takes) Praka Agung Mustofa dan tiga personel lainnya, segera menuju ke Pustu Kampung Yanggandur.

Setelah menunggu beberapa jam, tepatnya pada pukul 00.28 WIT melalui proses persalinan secara normal dengan hanya bercahayakan lampu senter dan perlengkapan yang sederhana, Bidan Indah Pirna Sari dan Praka Agung Mustofa membantu persalinan Ibu Indah Pirna Sari yang melahirkan seorang anak berjenis kelamin perempuan dengan kondisi sehat serta memiliki berat 3.2 Kg dan panjang 49 Cm.

Selanjutnya dikatakan bahwa apa yang dilakukan prajurit TNI merupakan implementasi dari komitmen kami (Satgas Pamtas) sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan, serta dapat bersinergi dengan semua instansi dalam membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat di perbatasan.

“Di Kampung Yanggandur sinergitas antara Pos Yanggandur dan Pustu Yanggandur dalam membantu proses persalinan warga adalah yang kedua kalinya, hal ini sebagai wujud nyata TNI dan Instansi Kesehatan setempat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Libarius Banggu (39 th) suami dari Ibu Theresia Ndiken, mengucapkan terima kasih kepada Pustu Yanggandur dan Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Yanggandur, telah membantu persalinan istri yang melahirkan putra ke empatnya. “Mewakili keluarga, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Bidan dan Bapak TNI. Sebagai wujud kebahagiaan, kami sekeluarga sepakat memberinya nama Diana Sari Banggu karena terinspirasi dari semangat Ibu Bidan Pustu Yanggandur Ibu Pirna Indah Sari,” tuturnya.

Autentikasi :
Pasi Intel Satgas Yonif MR 411/PdwKostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han.

Prajurit TNI Hibur Anak-Anak di Pedalaman Papua

Posted by: On April 07, 2020



Merauke, Cakra Bhayangkara News -- Prajurit TNI dari Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 menghibur anak-anak pedalaman tepatnya di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, dengan menggelar perlombaan balap karung, Senin (7/4/2020).


Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa kegiatan TMMD Ke-107 di Kampung Epem, selain pembangunan fisik 20 unit rumah masyarakat juga melakukan berbagai kegiatan non fisik termasuk kegiatan-kegiatan lain baik sosial maupun hiburan yang bermanfaat bagi warga setempat.


“Salah satunya seperti yang kita lakukan yaitu memberikan hiburan kepada anak-anak Kampung Epem melakukan perlombaan balap karung. Anak-anak terlihat antusias mengikuti lomba balap karung,” ujarnya.

Menurut Lettu Inf Antonius Kalambia, perlombaan balap karung tersebut selain merupakan hiburan juga untuk melatih ketangkasan bagi anak-anak. ”Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak bisa terhibur dan bisa lebih akrab lagi dengan personel Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke,” harapnya.

Yosef Wer (6 th) yang ikut lomba balap karung mengaku bahwa perlombaan tersebut pada awalnya memang sulit, tetapi banyak anak-anak Kampung Epem yang bisa melakukannya dengan penuh semangat dan gembira.

“Awalnya memang agak susah, baru beberapa lompatan saja saya sudah jatuh, tetapi saya dan anak-anak yang lain penuh semangat dalam mengikuti perlombaan tersebut,” katanya.

Autentikasi :
Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke

Yonif 411 Kostrad Bersama Lintas Sektoral Sota Adakan Penyemprotan Disinfektan di Tempat Ibadah

Posted by: On April 07, 2020




Merauke, Cakra Bhayangkara News -- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad bersama Lintas Sektoral Kampung Sota, Distrik Sota, Kab. Merauke, Papua, melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat ibadah.


Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Papua, Selasa (7/4/2020).


Dansatgas mengatakan bahwa sinergitas dan  bersatu padu dengan lintas sektoral di Kampung Sota, terus dilakukan oleh Yonif 411 Kostrad, khususnya dalam mencegah penyebaran Virus Covid-19 atau Virus Corona. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/4/2020) pagi, dipimpin langsung oleh Danramil 1707-16/Sota Mayor Inf Daniel Ngilawane, dengan berkeliling kampung ke tempat-tempat ibadah yakni Masjid, Gereja dan Mushola untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan.

“Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Satgas Yonif 411 Kostrad Pos Kout Sota, Koramil 1707-16/Sota, Polsek Sota, Puskesmas Sota, Pemerintah Distrik Sota, Pemerintah Kampung Sota,  Bea Cukai Sota, Kantor Imigrasi Sota, Stasiun Karantina Ikan Sota, Stasiun Karantina Pertanian Sota dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sota,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad terus mengeratkan sinergitas bersama dengan lintas sektoral di wilayah binaan, khususnya dalam rangka melawan dan mencegah penularan virus corona di wilayah perbatasan RI-PNG, baik dengan cara sosialisasi dan juga melaksanakan penyemprotan disinfektan.

“Hingga saat ini anjuran-anjuran pencegahan penularan Covid-19 dari pemerintah tak henti-hentinya terus kita sosialisasikan kepada masyarakat di Kampung Sota, dengan terus menekankan rajin mencuci tangan, menjaga jarak minimal 1,5 m, berjemur selama 15-20 menit dan lebih baik di rumah saja,” pungkasnya.

Autentikasi :
Pasi Intel Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han.

Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan RI-PNG Panen Rambutan

Posted by: On April 06, 2020



Merauke, Cakra Bhayangkara News -- Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, membantu salah satu warga binaannya panen buah Rambutan di Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Senin (6/4/2020).


Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa Kampung Sipias yang terletak di Distrik Eligobel sekitar  ± 200 Km dari Kota Merauke, merupakan salah satu kampung transmigrasi di perbatasan RI-PNG Kab. Merauke, yang dikenal sebagai wilayah penghasil Rambutan dan ketika musim panen tiba masyarakat kampung disibukkan dengan kegiatan panen dikebunnya.
 
“Personel Yonif 411 Kostrad Satgas Pamtas RI-PNG Pos Kotis yang dipimpin oleh Danton Waltis Letda Inf Moch. Setyo Dwi Purnomo, S.T.Han., bersama enam anggotanya membantu panen Rambutan di kebun Bapak Suwanto (53 th),” ucapnya.

Menurut Mayor Inf Rizky Aditya, membantu panen Rambutan adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan menciptakan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Selain itu juga, merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan perekonomian warga binaan.

“Melalui kegiatan seperti ini dapat memupuk kebersamaan serta memberikan motivasi kepada warga supaya lebih bersemangat dan giat bekerja guna meningkatkan hasil panen yang lebih maksimal kedepannya,” harapnya.

Bapak Suwanto yang merupakan pemilik kebun menyampaikan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah membantunya melaksanakan panen Rambutan hingga mengantarkan hasil panen kerumahnya.  “Kehadiran Satgas Pamtas yakni Pos Kotis disini sangat membantu kami. Mereka semua sudah seperti bagian dari masyarakat perbatasan, sekali lagi terima kasih banyak Bapak-bapak TNI,” katanya.

Autentikasi :
Pasi Intel Satgas Yonif MR 411/PdwKostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han.

Personel TMMD Kodim 1707 Ajari Warga Kampung Epem Bercocok Tanam

Posted by: On April 06, 2020



Merauke, Cakra Bhayangkara News -- Tak hanya menjalankan kegiatan fisik berupa pembangunan 20 unit rumah untuk warga Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kab. Mappi, Papua, personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 Kodim 1707/Merauke, juga melakukan berbagai kegiatan non fisik, diantaranya mengajarkan warga setempat bercocok tanam, Minggu (5/4/2020).


Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke yang dipimpin oleh Serda Juwari memberikan contoh dan mengajari tata cara bercocok tanam kepada warga Kampung Epem, yang akan ditanami berbagai macam jenis sayur-sayuran seperti kacang panjang dan tomat.

Mayoritas masyarakat Kampung Epem mata pencahariannya adalah mencari kayu gaharu kemudian dijual. Dari hasil penjualan tersebut, dibelikan berbagai makanan bahan pokok untuk keperluan hidup sehari-hari.

Menurut Serda Juwari, disamping masih banyaknya lahan pekarangan yang kosong, pengetahunan tentang tata cara bercocok tanam warga Kampung Epem masih kurang. Pada kesempatan ini, personel satgas mengajari warga cara bercocok tanam sayuran yang benar.

“Dengan memiliki pengetahuan yang cukup diharapkan mereka kedepannya dapat bercocok tanam sendiri dengan baik dan benar,” katanya.

Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke berharap warga setempat dapat mempraktekkan sendiri apa yang sudah diajarkan, dimana masih terdapat banyak lahan kosong.  Selain dapat memenuhi kebutuhan keluarga, juga dapat menambah penghasilan, yaitu dengan menjual hasilnya dipasar.

Bapak Zakarias salah satu warga Kampung Epem yang ikut tata cara bercocok tanam merasa senang dan bangga dengan hadirnya Satgas TMMD ke-107, karena dalam kesehariannya selain membangun para personel satgas juga dekat dengan masyarakat dan mengajari hal-hal positif seperti yang dilakukannya saat ini yaitu mengajari warga bercocok tanam.

Autentikasi :
Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke