4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Rumah Warga Pura Bojong gede Dibobol Maling , Uang dan Surat-Surat Kendaraan turut Lenyap

Posted by: On Desember 04, 2019



Depok, Cakra Bhayangkara News - Rumah seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Perumahan Pura Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, dibobol maling saat ditinggal pergi sekeluarga. Uang sejumlah Rp 2 juta beserta surat-surat kendaraan BPKB mobil dan motor ikut raib digondol maling. Minggu, (01/12/19)

Muhammad Farid Firdaus (38) bersama istri dan dua orang anaknya pergi berkunjung ke rumah orang tuanya di Depok Timur pada Sabtu (30/11). Kondisi rumah saat ditinggal dalam keadaan terkunci rapat.

"Hari Sabtu, saya istri dan anak-anak biasa pergi keluar rumah. Seringnya main ke rumah Eyang nya anak-anak, juga kadang makan di luar," ujar Farid kepada awak media, Senin (2/11). 


Menurut pria yang kesehariannya berdinas di kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu, sejak hari Sabtu (30/11) memang menginap di luar, hingga kembali ke rumah pada Minggu (1/12) malam. 

"Begitu sampai di rumah sekitar jam 11.00 malam, anak dan istri saya masuk duluan lalu terdengar treakan sangat kencang karena melihat kondisi rumah sudah berantakan. Awalnya saya kira ada ular masuk rumah. Karena rumah saya sebelahan dengan danau dan semak, ternyata benar kita kemalingan" kata Farid. 

Keduanya sempat mengecek kondisi seluruh rumah hingga ke belakang, ditemui semua barang seperti lemari di kamar dalam kondisi acak-acakan. Kemudian ketika memeriksa pintu belakang rumah, didapati kuncinya dalam keadaan rusak, akibat dicongkel dari luar.

Farid dan istri spontan menduga ada orang masuk ke dalam rumah, mereka pun bergegas lari ke rumah tetangga dan pengurus lingkungan untuk memberitahukan kejadian tersebut. 

"Saya langsung lapor ke rumah Pak RT dan Pak RW. Setelah kumpul kami semua sama-sama melihat kondisi rumah saya di dalam," jelasnya. 

Setelah dicek sedemikian waktu, akhirnya dapat dipastikan uang yang disimpan dalam lemari sebesar Rp 2 juta beserta surat-surat BPKB mobil Toyota Kijang Inova, dan 2 BPKB motor Honda Supra dan Suzuki Skydrave hilang digondol pelaku. 


"Selanjutnya, saya didampingi Ketua RT dan RW segera meluncur ke Polsek Bojonggede untuk melaporkan peristiwa pembobolan rumah rumah saya," kata Farid, seraya menunjukan lembar Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi dengan nomor STPL/763/K/XII/2019/PMJ/RESTA DEPOK/SEK. BOJONGGEDE. 


Sementara itu Kapolsek Bojonggede ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, menyangkut situasi keamanan di lingkungan Kecamatan Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Kapolsek Bojonggede Kompol Priyadi, SH. menuturkan 

"Hal yang akan dilakukan dalam upaya menjaga keamanan di lingkungan, terkait maraknya para pelaku tindak pidana yang berusia dibawah umur maka kami dari pihak kepolisian sektor bojonggede telah bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) untuk melaksanakan bimbingan kemasyarakatan. Sesuai dengan Undang-undang no 12 tahun 1995 yang tercantum dalam pasal 2 ayat 1". Tuturnya

terkait adanya pembobolan rumah warga dalam wilayah yuridisnya, pimpinan Polsek Bojonggede itu mengatakan sejumlah barang berharga korban digondol maling, antara lain uang tunai sebesar Rp. 2 juta beserta 1 BPKB mobil dan 2 BPKB motor. 




Tim Polsek Bojonggede sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pencurian itu. Sejauh ini polisi masih memburu pelaku. 

"Terlapor masih dalam penyelidikan Untuk kasus pembobolan rumah yang terjadi beberapa waktu lalu, semua masih dalam proses penyelidikan. Karena kami pada hari Selasa (03/12) baru saja menangkap 4 pelaku curas dari beberapa TKP di wilayah Bojong Gede dan kasus tersebut masih kami dalami apakah ada sangkut pautnya dengan pembobolan rumah yang terjadi di puri bojonggede pada hari minggu kmarin atau tidak! ,”pungkas Kapolsek.

Dengan adanya laporan tersebut, Farid dan keluarga beserta masyarakat setempat berharap agar Polisi segera memburu para pelaku kemudian diproses secara hukum yang berlaku. 

Agar kejadian serupa tidak terulang, mereka berharap aparat dan pengurus lingkungan untuk meningkatkan keamanan lingkungan, mengingat belakangan beberapa kali terjadi peristiwa pencurian.(Teguh)

Diduga Sebagai Bandar Narkoba, H. Samsul Bin Bacok (Alm) Diamankan Polsek Sebulu

Posted by: On Desember 03, 2019



Kukar, Kaltim, Cakra Bhayangkara News – Polsek Sebulu telah mengamankan seorang pelaku an. Sdr. H. SAMSUL Bin BACOK (Alm) Pada hari Senin  (2/12/2019) sekira  jam 15.00 WITA, di Samping rumahnya di RT.18 kampung ledok Sp 1 Desa Sumber Sari Kec.Sebulu Kab. Kutai kartanegara.


Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Andrias Susanto Nugroho,. S.Ik,. M.Si  melalui Kapolsek Sebulu  Iptu Ishaq, SH, membenarkan bahwa awal mula kejadian Pada saat anggota Polsek Sebulu mendapat laporan dari warga bahwa di sebuah rumah di RT.08 kampung ledok sering terjadi transaksi narkoba, anggota melihat seseorang  dengan gerak gerik mencurigakan  di samping rumah dan ditanya bernama H.SAMSUL kemudian dilakukan penggeledah badan  di temukan di dalam  kantong celana pendek yang di pakainya di sebelah kiri bagian samping depan di dapat 3 poket kecil yang diduga sabu dan di dalam kantong celana samping kanan di temukan uang sejumlah Rp.1.860.000,- 


Di akui tersangka uang hasil penjualan sabu kemudian atas kejadian tersebut anggota polsek Sebulu mengamankan Pelaku  bersama barang bukti berupa : 
- 3 (tiga)  poket shabu dalam bungkus plastik bening, bungkusan kecil poket pertama berat kotornya 0,49 gram dan paket ke 2 berat kotor 0,38 paket ke 3. Berat kotor 0,35.

-  Uang tunal hasil penjualan Rp. 1.860.000 ( Satu juta Delapan ratus enam puluh Ribu Rupiah)  
Selanjutnya Tersanhgka dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Joo Pasal 127UURI No. 35 thn 2009 tentang Narkortika. (Monti)

MR (27) dan DS (28) Diamankan Polsek Kota Bangun, Karena Miliki Sabu

Posted by: On Desember 03, 2019



Kukar, Kaltim, Cakra Bhayangkara News – Polsek  Kota Bangun telah mengamankan laki laki yg diduga sebagai tersangka berinisial DS (28) dan MR (27) Pada Hari Minggu tanggal 01 Desember 2019 sekitar Pukul 22.00 Wita yang di duga memiliki, menyimpan, menguasai, mengedarkan Narkotika Jenis Sabu.                                                                                                              
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Andrias Susanto Nugroho,. S.Ik,. M.Si  melalui Kapolsek Kota Bangun AKP  Subari,. SH, membenarkan bahwa  Awal mula kejadian bahwa Anggota Reskrim Polsek Kota Bangun mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Ds. Liang Ulu Rt. 001 di Rumah tersangka dicurigai digunakan untuk transaksi Narkoba.

Kemudian anggota Reskrim membentuk Tim melakukan penyelidikan di TKP, Setelah itu dilakukan penggeledahan di Tkp dan ditemukan Narkotika Jenis Sabu sebanyak 1 poket sabu ukuran sedang yang di simpan di atas Jendela Rumah tersangka.


Selanjutnya kedua orang tersangka dan barang bukti berupa :
- 1 ( Satu )  poket shabu ukuran sedang seberat 3,5 gram
- 2 ( dua ) poket shabu ukuran kecil
- Seperangkat alat hisap shabu/ bong.

Tersanga dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Joo Pasal 127 UURI No. 35 thn 2009 tentang Narkortika. (Monti)

Sat Reskrim Polresta Palopo Amankan Residivis Kasus Pencurian

Posted by: On November 28, 2019



Palopo, Sulsel, Cakra Bhayangkara News Satuan Reskrim Polres Kota Palopo Berhasil mengamankan DB Alias Ateng (20) Yang merupakan residivis kasus pencurian, Jumat (29/11/2019) Dini Hari.


Ateng (20) seorang pengangguran, merupakan warga lorong lembaga kota Palopo, di ciduk petugas di lapangan salobulo kota Palopo berdasarkan Laporan Korbannya Edwar Rahman dengan Laporan Polisi : LPB / 08 / I / 2018 / SPKT.

Adapun kasus pencurian terjadi saat Terduga pelaku masuk kedalam rumah korban Dengan cara memanjat pagar dan naik ke lantai 2, selanjutnya Terduga Pelaku mencungkil jendela rumah korban dan kemudian pelaku mengambil barang barang milik korban berupa uang tunai sebesar Rp 4.000.000 (empat juta ribu rupiah), 3 (tiga) unit handphone dan 2 (dua) buah celana panjang merk levis.
Dihadapan Petugas, Terduga Pelaku mengakui semua Perbuatannya.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas saat dikonfirmasi wartawan meembenarkan perihal pengkapan tersebut, Munurutnya, Pelaku bersama barang bukitnya sudah di amankan di mapolres Palopo Guna untuk kepentingan Hukum Lebih Lanjut.” Ungkap Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas.

” Pelaku sudah kita amankan, adapun pelaku bersama barang buktinya kini di amankan di Mapolres Palopo Guna untuk kepentingan Hukum Lebih Lanjut.” Tutupnya. (Monti)

Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus TP Pencurian Dengan Pemberatan di Minimarket

Posted by: On November 28, 2019



Tasikmalaya, Jawa Barat, Cakra Bhayangkara News- 
Bertempat di Mako Polres Tasikmalaya Polda Jabar telah dilaksanakan Kegiatan Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian Disertai Dengan Kekerasan di Minimarket Kec. Salawu Kab. Tasikmalaya.




Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Tasikmalaya Polda Jabar  AKBP Dony Eka Putra, S.I.K., dan dihadiri oleh Wakapolres Tasikmalaya, Kasat Reskrim, Kanit Resum, Kanit Tipidter. 

Diketahui identitas Tersangka  AN alias DI Bin (alm) MN, Laki-laki, 44 Tahun, Buruh, Kp. Sukamanah Rt 05 Rw 08 Desa Rancaekek Wetan Kec. Rancaekek Kab. Bandung dan tersangka DW Bin (alm) AH, Laki-laki ,37 Tahun, Karyawan swasta, Kp. Sukapura Rt 004 Rw 004 Desa Sukapura Kec. Cilincing Kota Jakarta Utara.

Waktu dan tempat kejadian perkara Hari Minggu tanggal 10 Nopember 2019 sekira jam 03.15 Wib, di Alfamart Salawu Kp. Salawu Rt 07 Rw 03 Desa Salawu Kec. Salawu Kab. Tasikmalaya. Modus operandi merusak kunci pintu Alfamart Salawu Kab. Tasikmalaya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menginformasikan kronologis perkara yaitu pada Hari Minggu tanggal 17 Nopember 2019 tim unit 1 Resum Sat Reskrim Polres Tasikmalaya dan Unit Reskrim Polsek Salawu, berhasil mengamankan seorang laki – laki yang bernama Tsk. AN alias DI Bin (alm) MN di Kp. Ciguling Rt 01 Rw 09 Desa Pasanggrahan Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang. Tsk. AN alias DI Bin (alm) MN mengaku telah melakukan pencurian bersama Tsk. DW Bin (alm) AH dan Tsk. JA.

Pada hari Selasa tanggal 19 November 2019 Tim Unit 1 Resum Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Polda Jabar bersama Unit Reskrim Polsek Salawu dan di back up Tim Opsnal Unit 5 Subdit 4 Ditreskrimum ( JATANRAS ) Polda Metro Jaya berhasil mengamankan Tsk. DW Bin (alm) AH di daerah Kp. Sukapura Rt 004 Rw 004 Kel. Cilincing Kota Jakarta Utara.

Tersangka DW Bin (alm) AH mengaku melakukan pencurian dengan Tsk. AN alias DI Bin (alm) MN dan Tsk. JA.

Barang bukti yang berhasil disita dari  tangan pelapor Sdr. NURHIDAYAT  yang ditemukan di TKP adalah 1 (satu) buah dus handphone merk SAMSUNG GALAXY TAB A, warna hitam, 1 (satu) buah dus handhone merk SAMSUNG KEYSTONE 3, 1 (satu) buah kunci gembok yang sudah rusak, 4 (empat) buah kaca nako.

Yang berhasil disita dari tangan pelaku Tsk. AN alias DI Bin (alm) MN yaitu 1 (satu) potong kaos merk RDM warna biru dongker dengan bertuliskan NEVERMORE MANUFACTURING, 1 (satu) potong celana panjang merk LAXADO warna abu – abu, 1 (satu) unit kipas angin merk SONUS warna putih, 1 (satu) unit magic com merk NIKO warna putih – merah, 1 (satu) unit dispenser merk MIYAKO  warna putih + galon merk aqua ukuran 19 liter, 1 (satu) unit handphone merk SAMSUNG GALAXY KEYSTONE 3 warna hitam, 1 (satu) buah kaleng susu merk NUTRILON ROYAL ukuran 800 gram, 1 (satu) unit handphone merk SAMSUNG GALAXY TAB A warna hitam.

Disita dari tangan pelaku Tsk. DW Bin (alm) AH berupa alat bantu untuk melakukan pencurian yaitu 1 (satu) buah tang / gegep, 9 (sembilan) buah besi pencongkel, 3 (tiga) buah linggis pendek, 1 (satu) buah kunci inggris, 2 (dua) buah obeng yang ujungnya sudah dibengkokan,4 (empat) buah kunci leter L, 1 (satu) buah pahat, 1 (satu) buah Obeng, dan 1 (satu) buah Palu.

Hasil pencurian yang disita adalah 1.330 ( seribu tiga ratus tiga puluh ) bungkus dari berbagai merk rokok, 10 (sepuluh) dus SUSU MORINAGA CHILD SCHOOL, 14 (empat belas) dus SUSU LACTOGROW, 7 (tujuh) dus SUSU BEBELAC, 4 (empat) dus SUSU DANCOW 1+, 1 (satu) dus SUSU PEDIASURE, 1 (satu) Dus SUSU PROMIL S-26 TAHAP 2, dan 2 (dua) Dus SUSU PROCAL S-26.(Monti)

KEPALA DIVISI PENINDAKAN BNN DAN  WAKAPOLDA JABAR PIMPIN KONFERENSI PERS UNGKAP KASUS PENGGEREBEKAN SEBUAH RUMAH YANG DIDUGA TEMPAT MEMPRODUKSI NARKOBA BERUPA PIL PCC

Posted by: On November 27, 2019




Tasikmalaya, Jawa Barat, Cakra Bhayangkara News - TKP Gununggede Rt. 002/008 Kel. Gununggede Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya  telah dilaksanakan konferensi pers penggerebekan oleh Tim gabungan BNN Pusat dan Direktorat Narkoba Mabes Polri. Penggerebekan dipimpin oleh Kepala Divisi Penindakan BNN Irjen Pol. Arman Depari, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K., M.M., M.S.I., Wadir Direktorat Narkoba Mabes Polri Kombes Krisno Siregar. 
Rabu (27/11/2019).

Konferensi pers tersebut  berkaitan dengan operasi  (penggerebekan) sebuah rumah  milik Sdr. Undang (Ukis) yang dilaksanakan pada Hari Selasa tanggal 26 November 2019 dipimpin oleh Kombes Pol Ana dari BNN Pusat, dimana rumah tersebut disalahgunakan pelaku untuk memproduksi narkoba jenis Paracetamol Cafein  Carisoprodol (PCC) dengan jumlah produksi ± 120.000 butir/hari.

Adapun barang bukti  yang diamankan oleh BNN yaitu 7 (tujuh) unit mesin  untuk proses produksi/pembuatan Pil PCC, beberapa bahan baku kimia cair dan padat, Pil PCC yang sudah jadi sebanyak kurang lebih 2 juta butir. 1 unit mobil jenis Daihatsu Grandmax (Blindvan), 1 unit mobil jenis Daihatsu Luxio, 1 unit mobil jenis Mitsubishi Delicia, dan 1 unit mobil jenis Honda HRV.

Adapun tersangka yang diamankan sebanyak 9 orang dari TKP Kawalu dan Cilacap yaitu MJ alamat Cilacap, TW alamat Banyumas, SU alamat Sambongjaya Mangkubumi,  DP alamat Cilacap, EC alamat Cilacap, YE alamat Cilacap, NU alamat Demak, SE alamat Cilacap, dan AM alamat Bandung.


Rumah milik Sdr. Undang (Ukis) yang digunakan untuk produksi narkoba jenis PCC tersebut dikontrak oleh Sdr. YE asal Cilacap selama 5 tahun dan baru berjalan ± 2 tahun, yang sepengatahuan pemilik  bahwa rumah  tersebut dijadikan sebagai pabrik pengolahan bambu/sumpit. Diperkirakan produksi sudah berjalan selama 1 tahun, dan bahan baku utama berupa Carisprodol tidak dibuat di Indonesia, kemungkinan di import dari luar negeri.  Efek yang ditimbulkan dari narkoba jenis ini yaitu Halusinogen, Stimulan dan depresan.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan oleh BNN untuk diproses lebih lanjut. (Monti)

Seorang Pria Bawa Sajam Diamankan Reskrim Polsek Loa Janan

Posted by: On November 26, 2019




KUKAR – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Loa Janan mengamankan seorang yang kedapatan membawa Senjata tajam berisisial Ah (42) warga Gg. Pelangi 1 RT 5 Loa Duri Ilir. Kec Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar., S.Ik,. M.Si, melalui Kapolsek Iptu Nursan, S.Pd., membenarkan bahwa pada hari Rabu (26/11/2019) pukul tersangka tersebut sdg duduk diatas sepeda motor Scoopy yg diketahui milik warga,  dan di lihat oleh seorang warga dicurigai tersangka akan melakukan  pencurian sepeda motor. Selanjutnya pada saat ditanyakan warga maksud dan tujuannya pelaku segera akan bergegas kabur maka warga yg memergoki teriak maling serta memeriksa tas yg dibawanya berisi pisau badik. Berikut sarungnya.
Selanjutnya petugas Polsek Loa Janan yang datang mengamankan pelaku  dan menyita barang bukti berupa pisau badik berikut sarungnya. (Monti)

Ayah Tiri Bejat Gagahi Anaknya Yang Masih Dibawah Umur

Posted by: On November 26, 2019




Kukar, Kaltim, Cakra Bhayangkara News  – Polsek Loa Janan Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkap terjadinya tindak pidana   Persetubuhan  terhadap anak Tiri yang masih di bawah umur. 
Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar,. S.Ik,. M.Si melalui Kapolsek Loa Janan AKP Nursan, S.Pd.,membenarkan pada hari Senin (25/11/ 2019)pukul 08.00 wita telah datang seorang perempuan bernama sdr. PONIAH melaporkan telah terjadi peristiwa Persetubuhan yang dialami oleh anak perempuan yang berinisial FF yang terjadi pada bulan Maret 2019 sekira pukul 22.00 wita yang dilakukan oleh ayah tiri korban atas nama Sdr. SURYANTO pada saat orang tua korban tidak ada dirumah adapun peristiwa kejadian tersebut terjadi di rumah Dusun Marga Mulya RT. 15 Desa Purwajaya Kec. Loa janan Kab. Kutai Kartanegara.
Berdasarkan dari Laporan orang tua korban Unit Reskrim Polsek Loa Janan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku dan dijerat pasal Pasal 76D UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 81 UURI No.17 tahun 2016 tentang perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(Monti)

Keluhan PKL Depan Apartemen Kalibata City Ada Pajak untuk Oknum Preman

Posted by: On November 17, 2019



Jakarta, Cakra Bhayangkara News- Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berniat mencari nafkah di pinggiran Jalan Raya Kalibata, persis depan Apartemen Kalibata City, belakangan mengeluh. Sebagian dari mereka mengeluh lantaran hasil pendapatan perharinya, tidak lagi milik mereka sepenuhnya. Aksi Pemalakan yang dilakukan oknum preman berkedok Ormas berdalih uang keamanan menjadi faktor penyebabnya.


Salah seorang pedagang yang tidak mau sebutkan namanya, mengaku perbulan harus memberikan uang Rp 200 ribu kepada preman yang berdatangan menagih setiap sebulan tanggal 15. “Iya per bulan itu 200 Ribu dan itu juga bervariasi bang ada juga yang 100 Ribu. Uang keamanan,” ujarnya kepada Wartawan.

Dia menjelaskan, hal ini menjadikan kawan-kawannya pun mengeluh, sebab oknum preman tersebut terus menerus meminta uang jatah kepada sejumlah PKL sebab masih di usir atau di Razia oleh Satpol PP.

Dia berharap agar pemerintah dapat segera bertindak tegas terhadap persoalan kesejahteraan yang saat ini menjadi terkikis.

Khususnya, kata dia, bagi pada PKL yang berjuang mencari nafkah untuk hidup. “Harus ada kontrol sosial dari pemerintah menanggapi hal ini,” harapnya.

Pedagang lainnya, I (28) mengatakan, selain Rp 200 ribu per bulan, ada juga oknum yang melakukan proses jual beli lapak bagi mereka yang ingin berdagang di sini. “Jual beli lapak jadinya. Kami yang cari makan, mereka yang ambil,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak lahan ini dijual seharga Rp 500 per lapaknya. Ini sangat memberatkan para calon padagang yang mencari rezeki. “Dari pemerintah Kecamatan Pancoran juga belum ada tindakan,” bebernya.

Ia pun meragukan, sejauh aksi ini berjalan, apakah pemerintah tahu terkait persoalan yang tengah dialami para pedagang. Hingga saat ini, kata dia, pengawasan dan tindakan sama sekali belum dilakukan oleh Kecamatan Pancoran.

“Sangat memberatkan masyarakat yang berjuang untuk mencari makan. Pengawasan dari kecamatan tidak ada,” tandasnya.(Tim)

Pencurian Tas di Mushola Rumah Sakit Hermina Terulang Kembali

Posted by: On November 13, 2019



Depok, Cakra Bhayangkara News -- Modus pencurian kembali terjadi di Mushola rumah sakit Hermina Depok, kali ini menimpa salah satu keluarga pasien yang sedang berkunjung, modus pelaku mengaku sebagai keluarga pasien yang sedang dirawat.


Saat di hubungi via pesan singkat WhatsApp, Yuki warga Kebayoran yang merupakan salah satu korban menuturkan awal kejadian yang menimpa dirinya dan saudaranya hari Selasa (12/11/2019) berkisar pukul 13.30 Wib.

“Awalnya saya dan kakak sedang menunggu keponakan yang lagi dirawat diruang ICU lantai 3, tiba-tiba pelaku berbaur ikut mengobrol dengan keluarga pasien lainnya. Pelaku berpura-pura menanyakan siapa yang sakit kepada kami dan menyampaikan ke kakak mukanya kelihatan pucat sembari menyuruh untuk makan terlebih dahulu,”ujar Yuki. Rabu (13/11/2019)

Dirinya menambahkan, Tanpa rasa curiga saya dan kakak saya makan diluar sembari ingin sholat dzuhur, pada saat mau sholat pelaku minta Hp kakak diminta untuk dititip ke pelaku, tetapi kakak saya menolaknya. Tidak berselang lama pelaku menyusul saya ke lantai 3 dan bilang tidak sholat karena lagi haid, disaat saya ambil wudhu pelaku mengikuti saya dan meminta tas supaya dititip ke pelaku, tanpa merasa curiga tas saya kasih ke pelaku,”imbuhnya.

Tetapi, disaat selesai sholat saya baru sadar dan saya langsung mengecek keberadaan pelaku di lantai 3 dan pelaku sudah tidak ada ditempat, kemudian saya langsung melapor ke petugas scurity untuk mencari pelaku,”pungkasnya.

Pelaku yang menggunakan baju biru langsung meninggalkan rumah sakit setelah menggondol barang curiannya. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian dengan kehilangan handphone, surat-surat penting dan uang tunai Rp.1.500.000, Kejadian seperti ini sebelumnya pernah terjadi di tempat yang sama, pelaku sebelumnya seorang laki-laki yang melakukan modus serupa. (red)

SAT RESKRIM NARKOBA POLRES CIANJUR CIDUK 9 ORANG BANDAR

Posted by: On November 12, 2019



Cianjur, Jawa Barat, Cakra Bhayangkara news - Jajaran Satreskrim Narkoba Polres Cianjur Polda  Jawa Barat berhasil menciduk sembilan orang bandar narkoba dengan barang bukti sabu, ganja, dan obat-obatan , timbangan jual narkoba terlarang. Mereka di ciduk di sejumlah tempat di wilayah hukum Cianjur. Selasa, (12/11/2019).

Adapun inisial para bandar Narkoba yaitu S bin (alm) O ( bandar narkoba) perkara ganja, seberat 1227,64 gram, Sdr. DY (bandar narkoba) perkara ganja, seberat 44,09 gram, Sdr.AAB, seberat 3,37 gram, Sdr.ES (bandar narkoba) perkara ganja, seberat 2,24 gram, Sdr.DA (alm) (bandar Narkoba) perkara shabu, seberat 1,50 gram, 

Inisial tersangka lainnya yaitu Sdr. AW (bandar Narkoba) perkara shabu, seberat 1,23 gram, Sdr. FI (bandar) perkara shabu, seberat 0,65 gram, Sdr.UVA (bandar narkoba) perkara ganja, seberat 1.500 gram, dan Sdr.RA (bandar Narkoba) perkara psikotropika sebanyak 46 butir obat.


Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. bahwa  stas kejadian tersebut, maka Tersangka dikenai pasal 114 ayat (2) jo 111 ayat (2) uu no. 35 tahun 2009 tentang  narkotika dengan  ancaman hukuman singkat 5 tahun  paling lama 20 tahun  pasal 62 uu RI No. 05 tahun 1997 tentang psikotropika ancaman hukuman singkat 4 tahun  paling lama 12 tahun.

Kapolres cianjur Polda Jabar AKBP Juang Andi Priyanto, S.I.K., S.H., M.Hum. mengatakan bahwa kebanyakan para bandar  Narkoba shabu dan ganja ini, mendapatkan pasokan barang dari luar daerah seperti sukabumi, bandung dan bogor . Dengan motif yang berbeda, ada yang dibungkus oleh kertas ada juga yang dibungkus oleh plastic bengan menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan-jalan tikus. Kami tidak akan segan, apabila di wilayah cianjur masih ada penjual dan bandar shabu, bandar narkoba itu akan ditembak ditempat“ Ujar Kapolres Cianjur Polda Jabar. (Monti)

Satresnarkoba Polres Pandeglang Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Posted by: On Oktober 29, 2019



Pandeglang, Banten, Cakra Bhayangkara News - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pandeglang meringkus seorang pengedar obat keras ilegal berinisial MJ (24). MJ pemuda asal Aceh ini diamankan karena terbukti menjual obat-obatan tanpa ijin edar atau ilegal yakni Tramadol dan Hexymer.

MJ ditangkap disebuah konter kecil miliknya di wilayah sekitar Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (28/10/2019) sore hari.

Kasat Narkoba Polres Pandeglang Iptu David Adhi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat. Saat ditangkap, MJ mengakui bahwa benar telah memperjualbelikan obat-obatan tanpa ijin edar tersebut.

"Berawal dari informasi masyarakat yang kemudian kita selidiki. Setelah tim dilapangan mendapatkan bukti-bukti yang cukup, pelaku segera kami amankan," kata David, Selasa (29/10/2019).

Dari pelaku MJ, petugas mengamankan 426 butir obat merk Hexymer yang dikemas dalam 71 bungku plastik klip bening dan 12 lempengan obat  yang berisikan total 118 butir jenis Tramadol

"Saat dilakukan penggeledahan di lokasi penangkapan kami mendapatkan ratusan obat Hexymer dan tramadol siap edar. Selain itu kami amankan sejumlah uang sekitar 1,7 juta rupiah yang diduga hasil dari penjualan obat tersebut," ujar David.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P, SIK MH mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menghindari penggunaan obat-obatan terlarang dan narkotika berbaya.

Kombes Pol Edy Sumardi mengharapkan peran aktif masyarakat dalam upaya menekan peredaran obat-obatan terlarang dan para penggunanya.

"Mari bersama-sama mengawasi minimal dilingkungan kita tinggal. Jika melihat suatu hal yang mencurigakan terkait aktifitas peredaran maupun penggunaan obat-obatan terlarang, segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwajib," ujar Kombes Pol Edy Sumardi.(red)