Selamat Hari Raya IDUL FITRI 1 Syawal 1441 H - Mohon Maaf Lahir dan Batin

Headlines!

Majelis Hakim PN Jakut Tinjau Lokasi Obyek Sengketa Tanah Di Samper, Cilincing

Posted by: On Februari 13, 2020



Jakarta Cakrabhayangkara News - Seluruh Warga semper barat RT016 RW04 Cilincing Jakarta Utara melaksanakan syukuran atas di tinjaunya lokasi yang menjadi obyek tanah sengketa yang sejak lebih 20 tahun di huni warga kini dalam perkara perdata No.254/G.Pdt/2019/PN JakUt
Kehadiran Majelis Hakim PN JakUt tentu di sambut gembira oleh para warga untuk pembuktian lahan yang sedang sengketa dan masih dalam proses persidangan


Warga sebagai penggugat intervensi ingin menunjukan eksitensinya selama lebih 20 tahun di huni warga tidak pernah ada masalah apapun kini diperebutkan oleh penggugat asal Purwanto cs dan tergugat asal H Maqbul dan keluarganya dan ini membuat aneh seluruh warga, kenapa lebih 20 tahun lokasi yang mereka tempati mereka rawat dan kembangkan tiba tiba muncul persoalan dari para pihak yang menggugat dan pihak yang tergugat karena selama itu belum pernah ada yang datang kepada para warga mengaku sebagai pemilik sebelumnya


Sejak diterbitkannya sertifikat yang tidak jelas dan tidak dikenal alamatnya , Warga mulai terusik oleh pihak pihak yang memiliki kepentingan, tergugat asal H maqbul dan keluarganya memiliki 5 sertifikat yang alamatnya tidak dikenal oleh warga sedangkan penggugat asal yakni Purwanto cs menggugat dengan dasar dokumen tanah adat berikut vervonding yang mengaku sebagai pemilik tanah,Warga sebagai penggugat intervensi tidak punya kepentingan baik dari pihak penggugat asal maupun pihak tergugat asal,warga hanya ingin membela haknya yang saat ini di perebutkan oleh pihak lain.


Kuasa hukum Ar Effendy dan rekan berharap  putusan majelis hakim  Bapak Tiares Sirait sebagai ketua majelis hakim, Bapak Ramses Pasaribu Dan Bapak munarwan Narsongko sebagai Hakim Anggota,
dapat berpihak kepada warga yang selama berpuluh puluh tahun sudah memelihara , menghuni dan mengembangkan lingkungan dengan Baik sehingga menjadi satu wilayah yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, yang selama ini tidak pernah ada masalah untuk secara sah bisa kembali kepada Warga.

"Dan kepada pihak penggugat asal dan tergugat asal di persilahkan untuk membuktikan dokumen-dokumen yang identik dengan lahan sengketa yang dihuni warga yang pada dasarnya warga menempati tanah negara"ungkap AR Effendy selaku kuasa hukum warga 


Kini Warga menunggu ganti rugi atas tanah mereka yang mana ganti rugi atas bangunan sudah diterima oleh warga sebelumnya, dan saat ini pihak PUPR sebagai pihak tergugat telah mendaftarkan untuk konsinyasi dana ganti rugi atas tanah yang dimaksud di pengadilan negeri jakarta utara untuk pembangunan tol Cibitung Cilincing (Gery. S Hadi)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »