4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Yuhan Gesong : Perusahaan Sebuku Group Sudah Siap Melakukan Penambangan Batubara di Pulau Laut, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Posted by: On Desember 03, 2019



Kotabaru, Kalimantan Selatan, Cakra Bhayangkara News - Perusahaan tambang Batubara PT. Sebuku Group melaksanakan Sosialisasi /Konsultasi Publik Studi AMDAL Kegiatan Operasi Produksi Pertambangan Batubara, yang dilaksanakan bertempat di Aula Kantor Camat Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, Senin, 25/11 - 2019.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan 4 orang Nara Sumber diantaranya Zainullah utusan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Provinsi Kalimantan Selatan, Hendra Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru Site Manager Perusahaan Sebuku Group, Yuhan gesong, dan Konsultan Perusahaan Sebuku Group.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Camat Pulau Laut Tengah, Hj.Marlinda Agustina, sebagai Fasilitator Kegiatan, Moderatur pada rapat Sosialisasi/ Konsultasi, serta Drs.Tri Basuki Rahmad Camat Pulau Laut Timur.


Selain Camat Pulau Tengah dan Pulau Laut Timur, hadir juga  Kapolsek, Danramil Kodim 1004 Kotabaru Kec.Lulau Laut Tengah, Timur dan Pulau Laut Utara, Kepala Desa dan tokoh masyarakat  Kecamatan Pulau Laut Tengah, Timur dan Pulau Laut Utara, juga perwakilan masyarakat yang lahan mereka terkena titik Kordinat tambang Batubara perusahaan Sebuku Group.

Site Manager perusahan Sebuku Group, Yuhan gesong mengatakan kepada peserta rapat Sosialisasi & Konsultasi, bahwa kehadirannya pada hari ini adalah mewakili pimpinan Prusahaan Sebuku Group, karena direktur berhalangan hadir.  

Dalam pemaparannya Site Manager Sebuku Group menyampaikan juga bahwa Sebenarnya Sebuku Group sudah mempunyai izin AMDAL dan sampai saat ini belum habis masa berlakunya, karena banyaknya Amd dalam perusahan dan dianggap perlu untuk dijadikan satu AMDAL, maka perusahaan sangat merasa perlu untuk dilakukan pengabungan. 

Sebagai Contoh, pelabuhan Sebuku Group, dulu punya pelabuhan sendiri, punya tambang sendiri, padahal dalam satu kesatuan nanti atau dalam GROUP, perusahaan perlu adanya penggabungan, untuk detilnya  nnti akan dijelaskan oleh Konsultan perusahaan, " ujar Yuhan gesong.

Lanjut Yuhan, " berkaitan dengan AMDAL, ada yang terlalu signifikan, dalam hal ini proses memerlukan waktu yang sangat panjang  ditempuh oleh  perusahaan,ini terjadi dari beberapa tahun yang lalu, " Kata Manager.

Sebenarnya Perusahaan Sebuku Group sudah benar untuk melaksanakan kegiatan perusahaan, melalui Prosedur dalam proses kegiatan pertambangan di Pulau Laut Kotabaru ini, dan kegiatan Perusahaan sudah sesuai dengan Undang2, baik berkaitan dgn IUP- OP, izin lingkungan, baik berkaitan dengan UU no.32 tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diatas pada pasal 22.

Begitu juga berkaitan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri  ESDM No.11 thn 2009, tentang Penyelenggaraan kegiatan Usaha Panas Bumi, PP no.27 thn.2012 tentang izin lingku ngan, dan Perment ESDM no.26 thn 2018, tentang Pelaksanaan Pertambangan yang baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Semuanya menjadi pegangan dari Perusahaan Sebuku Group dan pedoman operasional pelaksanaan pertambangan, " Jelas Site Manager S.Group.

Yuhan gesong melanjutkan lagi, "  Saat ini perusahaan Sebuku Group sudah masuk tahap Kontstruksi dan dalam waktu yang tidak lama PERUSAHAAN SEBUKU GROUP SIAP UNTUK MENAMBANG BATU BARA DI WILAYAH PULAU LAUT KOTABARU.

Untuk persis waktunya atau awal waktu penambangannya dimulai kami  saat ini belum  bisa  sebutkan  kapan dimulai, yang pasti Apa bila semuanya sudah selesai izin PERUBAHAN  AMDAL yang saat masih dalam proses penyelesaiannya, kami akan kasih tahu semua warga masyarakat  terutama kepada masyarakat desa dalam wilayah 3 Kecamatan,yaitu Kecamatan Pulau Laut Tengah, Timur dan Kecamatan Pulau Laut Utara, " kata Site Manager S.Group Tuhan Gedong.

" Amdal yang disosialisasikan dan di  kon sultasikan hari ini adalah, AMDAL yang baru, Amdal Gabungan Sebuku Group, proses penyelesaiannya adalah, ranah  dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, yang menjadi pertanyaan, kenapa tidak diselesaikan oleh Dinas LH Kabauten Kotabaru, jawabannya itu tadi lah, karena kewenangan tuk penerbitan izin AMDAL itu adalah DLH Provinsi Kalimantan Selatan, " Jelas Yuhan.

Sebagai Nara sumber, Yuhan gesong, sangat berharap kepada ke- 3 Forkopinca, kepada Kepala desa, tokoh masyarakat, dan pihak terkait, Khususnya wilayah Kecamatan Pulau Laut Tengah, Timur dan Kecamatan Pulau Laut Utara yang terkena area tambang, agar sama sama mendukung dan men sukseskan penambangan Batubara dalam wilayah Pulau Laut ini, saling memberikan, masukan untuk ciptakan solusi terbaik mendapatkan hasil yang baik pula.


Mengakhiri paparannya, Yuhan gesong,menggaris bawahi apa yang disampaikan oleh bu Camat Pulau Laut Tengah, Hj.Marlinda Agustina, Pa Camat Pulau Laut Tengah, Drs.Tri Basuki Rahmad.

Masukan dan saran  Kapolsek Pulau Laut Utara, dari LSM.LPPN.RI H Hasudungan dan rekan2 lainya yang berkenan berikan masuk dan aspiratif di forum rapat ini, juga jepada Dinas LH Provinsi Kal.Sel. dan Dinas LH Kabupaten Kotabaru yang perikanan berikan masukan, Informasi, aspiratif berkaitan baik yang berkaitan dgn AMDAL atau peroses menjelang realisasi penambangan, kami dari Perusahaan Sebuku Group,sangat memperhatikan itu semuanya, akan kami peroses sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Perusahaan Sebuku Group berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan yang baik atau berbuat yang terbaik kepada masyarakat,  Pulau Laut khususnya dan masyarakat Kabupaten Kotabaru pada umumnya, Perusahan menjalin Mitra dan Sinergisitas kepada aparat Pemerintah serta pihak terkait, " terang Site Manager S.Group.  (Syafruddin).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »