4th ANNIVERSARY CAKRA BHAYANGKARA NEWS ** Media Cetak dan Online

Headlines!

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotabaru Laksanakan Sholat Idul Adha 1440 H

Posted by: On Agustus 13, 2019



Kalsel, Cakra Bhayangkara News - Pimpinan  Daerah Muhammadiyah Kotabaru Kalimantan Selatan melaksanakan Solat Idul Adha 1440.H, di Lapangan Taman Wisata Siring Laut, sekaligus Penyembelihan Hewan Korban, bertempat di area Mesjid Al Istigamah Kotabaru, Minggu, 11/08-2019.

Hadir dalam kegiatan Sholat tersebut antara lain Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisiyah,  Pimpinan Daerah Nasiyatul Aisiyah, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Kotabaru. 



Pelaksanaan kegiatan sholat ini merupakan pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin setiap tibanya bulan Dzulhijjah atau hari Raya Idul Adha.

Pelaksanaan Solat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban  tahun 1440 H, tahun ini di dipimpin Iman Solat Idul Adha, Ustaz Abdul Samad, S.Pd. ( Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotabaru) dan Khatib, Prof.Dr.H.Amhad Khairuddin, M.Ag. ( Rektor Univeraitas Muhammadiyah ) Banjarmasin Kalimantan Selatan. 



Prof.Dr.Alhmad Kairuddin, M.Ag. menyampaikan dalam khotbahnya yang berjudul  " NILAI KEMENUSIAAN DALAM HAJI DAN QURBAN",  adalah, Ibadah Qorban  sebagai sarana untuk mendekati Allah swt. ekaistensi tidak ada artinya terkecuali tujuan hidupnya adalah mendekati Allah swt.

Ibadah haji itu  mencerminkan  kepulangan kita kepada Allah swt. yang mutlak tdk.memiliki keterbatasan, tdk diserupai oleh apapun juga.



Pulang kepada Allah adalah sebuah gerakan menuju kemampuan, Kebaikan, Keindahan, Kesucian, Kekuatan, Pengetahuan dan Ketinggian Akhlaq.

Lanjut Khotib, dijelaskan ttg.Ayat Al Qor'an surah Ali Imron ayat 97." Annas "  dalam ayat hajji pada surah Al Imbron diatas adalah, merupakan indikasi jelas akan panggilan Universal ini, sekaligus deklarasi umum bahwa Islam adalah " Hudan.linaas " yaitu petunjuk  univesal bagi seluruh manisia," jelas Khathib.



Berkaitan ttg Ibadah Qorban, adalah untuk mentoladani perjuangan Nabi Ibrohim as. dalam mengorbankan yang dicintainya ( ismail ) namun diganti oleh Allah swt. dengan Hewan berupa Domba, Kambing, Lembu atau Hewan Unta.

Pelaksanaan penyembelihan Hewan qorban adalah  pada hari raya isyl adha atau sampai 3 hari berturut-turut setelah hari raya idul Adha.



Dulu Nabi Ibrohim membawa puteranya untuk di.Qorbankan, Sekarang kita bertanya kepada diri kita, siapakah dan apakah Ismail kita ?

Mungkin saja Iamail kita itu, berupa pangkat atau  kedudukan kita, Harga diri kita, Profesi kita, uang kita, rumah kita, Kebun kita, Mobil kita atau Cinta kita, Kekuarga Kita, Kelas Sosial kita, Hidup kita, Kegagahan kita, dan kecantikab kita. Tidak ada yang mengetahuinya  seorangpun, terkecuali dari diri kita sendiri, Siapa Ismail kita, " papar Prof Ahmad. 



Lanjut Khairuddi, Ismail kita adalah sesuatu yang melemahkan Iman kita, hingga menyebabkan kita enggan menerima tanggung jawab.

Setiap waktu kita hanya memikirkan diri sendiri.Sesuatu yang membuat kita tidak dapat mendengar Perintah Allah swt dan Kebenaran yang membutakan mata kita dan menulikan telinga kita.



Sekarang kita berperan sebagai Iberahim, Kelemahan adalah kecintaannya kepada Ismail, oleh sebab itu digoda Syetan.

Bayangkan, apabila diri kita dipuncak kemuliaan dan kebanggaan, hanya ada di suatu hal yang kita cintai. dariitulah kita rela mengorbankan dari segala-galanya.



Dalam hal ini adalah  Ismail kita, mungkin juga ismail kita itu adalah seorang Manusia, Benda, Pangkat, atau kedudukan.

Tapi Ismailnya Ibrohim adalah Putranya  "Ismail ", jelas Khotib Prof.Dr. H.Akhmad Khairuddin, M.Ag.  ( Syafruddin ).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »