Headlines!

Penetapan Tersangka The Jhony dkk Sesuai Prosedure

Posted by: On Agustus 11, 2019



Jakarta, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali mengelar sidang praperadilan dengan No. Perkara : 88/Pid.Pra/2019/PN. Jkt. Sel. Tertanggal 17 Juli 2019 antara The Jhonny Dkk (pemohon) yang di yang oleh kuasa hukumnya dengan Dittipidum Bareskrim Polri beragendakan pembacaan Putusan oleh Hakim Senin (12/08) sekitar pukul 09.30 WIB.

Hakim tunggal H. Kartim M, SH, MH membacakan putusannya dipersidangan terbuka yang disaksikan oleh pemohon dan termohon menolak semua yang di ajukan pemohon bahwa penetapan tersangka The Jhonny Selaku Komisaris, Sumarto Gosal selaku Direktur Utama dan Silvia Selaku Direktur PT Mega Jaya Prima Lestari (PT MJPL) adalah sesuai dengan Prosedur yang berlaku atau sesuai dengan SOP.



Dalam amar putusannya bahwa Ahli Hukum Pidana serta Ahli Acara Pidana Prof. Efendi Saragih SH, MH. yang diajukan oleh pemohon dan Ahli Hukum Pidana DR. Hairul Huda SH, MH. di ajukan oleh termohon dalam pemeriksaan saksi ahli masing masing ahli mengaktakan bahwa pengajuan fasilitas kredit yang diajukan oleh tersangka The Jhonny dkk yang kemudian terjadi kegagalan pembayaran atau kredit macet sudah memenuhi unsur pidana karena sudah memenuhi 2 alat bukti yang sah serta penetepan tersangka yang dilakukan oleh termohon sesuai dengan SOP yang berlaku,

Kasus ini bermula atas Laporan Polisi Nomor: LP/115/I/2018/Bareskrim, tanggal 24 Januari 2018 atas laporan Bank Permata dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/967/V/2018/Bareskrim, tanggal 16 Mei 2018 dan yang telah menetapkan Pemohon The Jhonny, Sumarto Gosal, Silvia sebagai Tersangka.



Tersangka The Jhony Selaku Komisaris, Sumarto Gosal selaku Direktur Utama dan Silvia Selaku Direktur PT Mega Jaya Prima Lestari (PT MJPL) yang mengajukan fasilitas kredit modal kerja di Bank Permata cabang Makasar Sulawesi Selatan dengan membuat 7 kontrak diduga fiktif dengan Pertamina sejak tahun 2013, kemudian pada tahun 2015 PT MJPL tidak ada pembayaran lagi sehingga terjadi kredit macet yang dimana Bank Permata mengalami kerugian sekitar sekitar 700 Millyar 

PT MPJL Dalam mengajukan Kredit dengan 7 kontrak di bank permata diduga ada indikasi Pengurus PT MJPL melibatkan pihak Bank Permata yang memprosesnya karena sejak dari awal yang tidak pernah mengecek kontrak ke Pertamina benar atau tidak, akan tetapi langsung di cairkan kemudian patut diduga adanya penyimpangan di pihak Bank Permata saat ini sedang diproses penyidikan oleh Unit 5 Subdit Perbankan Ditipideksus Bareskrim Polri. (Monti)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »