Headlines!

Relawan DKR Kota Depok dan Warga yang Kurang Mampu Demo Tolak Kenaikan BPJS Kesehatan

Posted by: On September 19, 2019



Depok, Cakra Bhayangkara News-  Puluhan warga Depok yang mengatasnamakan Relawan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok berunjuk rasa di depan Gedung Pemerintah Kota Depok. Mereka menyatakan penolakan terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan, Kamis (19/09)

Selaku koordinator aksi dan Ketua DKR Depok Roy Pangharapan mengatakan, “Kami (DKR) yang mewakili rakyat kecil menolak keras kenaikan iuran BPJS yang mencapai sekitar 100 persen karena bisa membebani rakyat, ” ujarnya.

Pihaknya berharap pemerintah pusat khususnya Presiden RI Joko Widodo untuk membatalkan kenaikkan iuran tersebut karena masalah kesehatan adalah hak rakyat yang sudah tercantum pada Undang-undang 1945 dan Undang-undang Nomor 3 /1999 tentang Asasi Manusia(HAM) .

“Adanya kenaikkan iuran BPJS mencapai 100 persen sama saja melanggar HAM karena sama saja hak rakyat diperdagangkan,” tuturnya.

Ia menambahkan pemerintah hendaknya berpikir ulang untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan baik kelas I, II terlebih III.

Program Jamkesmas hendaknya diterapkan kembali untuk mencover jaminan kesehatan untuk keseluruh rakyat Indonesia di kelas tiga seluruh rumah sakit dan puskesmas dengan dana dari APBN.

“Di 2009 ada dana APBN untuk Jamkesmas sebesar Rp 6,7 triliun untuk mencover 86,7 juta orang untuk kelas tiga, ” ujarnya.

Aksi demo kenaikkan iuran BPJS Kesehatan dilakukan dengan cara mengelar poster dan spanduk di depan Pemerintah Kota Depok dan kantor BPJS Kesehatan Kota Depok dan pinggir Jl. Raya Margonda. Aksi  berjalan lancar dan aman walaupun dijaga ketat puluhan petugas kepolisian setempat.(Tile) 

Jelang HUT ke-74 TNI, Panglima TNI Doa dan Tabur Bunga di Makam Panglima Sudirman

Posted by: On September 19, 2019



YOGYAKARTA, Cakra Bhayangkara News - Jika berbicara tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI), tentunya tak bisa lepas dari sosok tangguh Panglima Besar Jenderal Sudirman. Beliau merupakan sosok yang mencerminkan jejak kepahlawanan dan teladan luar biasa serta menjadi inspirasi yang terus relevan di era milenial.

Menjelang peringatan HUT ke-74 TNI, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi tak hanya melakukan Ziarah ke Makam para mantan Presiden saja, namun juga berziarah ke Makam Panglima Besar Jenderal Sudirman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Kota Yogyakarta. Kamis (19/09/2019).



Ziarah siang hari ini diawali dengan Penghormatan kepada Arwah Alhmarhum yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan diikuti oleh seluruh peserta ziarah, kemudian Panglima melaksanakan doa dan tabur bunga yang diikuti oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., serta segenap Pejabat TNI.




Sekilas tentang Panglima Besar Jenderal Sudirman yang lahir di Purbalingga pada tanggal 24 Januari 1916  dan meninggal 29 Januari 1950 pada usia 34 tahun. Saat di sekolah menengah, Beliau mulai menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan berorganisasi, dan dihormati oleh masyarakat karena ketaatannya pada Agama. 

Pada tahun 1944, ia bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang disponsori Jepang, menjabat sebagai komandan batalion di Banyumas. 

Jenderal Sudirman memimpin perang gerilya melawan Belanda sejak Desember 1948 hingga Juli 1949. Bahkan pada masa agresi militer II Belanda pada 19 Desember, Panglima Besar Jenderal Sudirman tetap berperang meski kondisinya sedang sakit. 

Sesudah bergerilya, kesehatan Panglima Besar Jenderal Soedirman semakin menurun. Pada tanggal 29 Januari 1950 petang, Jenderal Sudirman meninggal dunia di Magelang, Jawa Tengah karena sakit tuberkulosis parah yang dideritanya. 

Berdasarkan semangat dan gigihnya perjuangan serta perjalanan Penglima Besar Jenderal Sudirman sudah sepatutnya menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengisi kemerdekaan dengan perjuangan untuk membangun Indonesia.(James Dotulong) 

Panglima TNI Pimpin Penghormatan di Makam Mantan Presiden ke-2 Republik Indonesia

Posted by: On September 19, 2019



KARANGANYAR, JAWA TENGAH, Cakra Bhayangkara News - Rangkaian ziarah di hari ke-2 menyambut HUT ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi melaksanakan Ziarah ke makam Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto. Kamis (19/09/2019).


Panglima TNI tiba di makam Soeharto di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, pukul 09.00 WIB. Turut hadir mendampingi Panglima TNI, Kasal Laksamana Siwi Sukma Aji, Kasau Marsekal Yuyu Sutisna, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan serta segenap Pejabat TNI.


Setibanya di Giribangun, Panglima TNI melaksanakan silaturrahmi dengan segenap Pengurus dan keluarga besar Astana Giribangun, kemudian dilanjutkan dengan upacara ziarah.


Upacara ziarah diawali dengan Penghormatan kepada Arwah Alhmarhum yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan diikuti oleh seluruh peserta ziarah, kemudian Panglima melaksanakan doa dan tabur bunga yang diikuti oleh Kasal, Kasau dan Pangkostrad.


Adapun tujuan ziarah ini selain untuk mengenang jasa Almarhum, juga merupakan agenda rutin setiap tahunnya dan juga sebagai bukti kebesaran bangsa Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa menghargai jasa para pahlawannya.(James Dotulong) 

Ziarah ke Makam Gusdur, Panglima TNI Disambut Ratusan Santri

Posted by: On September 19, 2019




JOMBANG, JAWA TIMUR, Cakra Bhayangkara News - Rangkaian peringatan HUT ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak hanya diseputar kegiatan seremonial saja. Siang ini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan ziarah ke makam Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), bertempat di Kompleks Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Rabu (18/09/2019).



Dalam kegiatan ini Panglima TNI didampingi oleh Ketua Unum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto tiba di Pesantren Tebuireng, sekitar pukul 15.30 WIB. 

Kedatangan Panglima tni disambut hangat ratusan santri dan Keluarga pengasuh pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz di depan dalem kasepuhan.


Kegiatan di makam diawali dengan upacara penghormatan kepada almarhum KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam prosesi itu, Panglima TNI juga melakukan peletakan karangan bunga dan melaksanakan tabur bunga di makam Gus Dur serta makam KH. Hasyim Asy'ari Dan KH. Wahid Hasyim.


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, ziarah ke makam Gus Dur merupakan bagian dari kegiatan menyambut HUT ke-74 TNI sebagai bentuk penghormatan kepada mantan pemimpin Negara. Disamping itu juga agar para pejabat dan semua prajurit TNI bisa meneladani perjuangan para mantan Presiden.


Dalam kegiatan ini Panglima TNI turut didampingi sejumlah pejabat TNI, diantaranya Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan serta segenap Pejabat dari Mabes TNI.(James Dotulong) 

Penegakan Hukum Karhutla, Pelaku Terus Bertambah

Posted by: On September 19, 2019



JAKARTA, Cakra Bhayangkara News - Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, di Kaltim saat ini penegakan hukum atas bencana karhutla, sudah menetapkan sebanyak 12 tersangka perorangan. “Tambahan untuk penanganan karhutla, ada di Kalimantan Timur. Ada tujuh kasus dengan 12 tersangka perorangan,” kata dia Humas Polri, Jakarta, Rabu (18/9).

Jumlah tersangka itu, menggenapkan 230 orang tertuduh pelaku pembakaran hutan dan lahan dengan cara ilegal yang kini didalami oleh enam kepolisian daerah (Polda). Yakni di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan (Sumsel), serta di Kalimantan Barat, Tengah, dan Selatan. Di Riau sendiri, penegakan hukum terkait karhutla dengan penanganan 45 kasus. Ada 47 tersangka individu dan satu korporasi, yakni PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).

Sejak periode Januari hingga September 2019, Polda Jambi telah menetapkan 19 orang tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Ya dari 14 kasus laporan polisi, saat ini sudah ada 19 orang yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka karhutla," ujar Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS, Rabu (18/9/2019).

Polda Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan 16 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2019. Ada 15 kasus yang ditangani Polda Kepri.

"Dalam penegakan hukum karhutla ini kita ada menangani 15 perkara selama tahun 2019. Dari penanganan kasus ini, ada 16 orang kita tetapkan tersangka," kata Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto kepada awak media, Rabu (18/9/2019).


Sementara, Eksekutif Daerah WALHI Jambi, Rudiansyah, mengatakan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini melanda sejumlah wilayah di tanah air harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk menindak tegas korporasi nakal penyebab kebakaran.

"Cabut (izin korporasi) dan serahkan (lahan) pada rakyat. Kebakaran ini akumulasi ketidakadilan kelola SDA," ujar Rudi dalam acara konferensi pers "Penegakan Hukum Semu di Balik Penyegelan Lokasi Kebakaran" di Kantor Eksekutif Nasional WALHI, Jakarta pada, Rabu (18/9).( JD )

Aktifitas Bandara Sultan Syarif Pekanbaru berjalan Normal, Walaupun Masih Ada Kabut

Posted by: On September 19, 2019



Pekanbaru, Riau, Cakra Bhayangkara News - Kabut asap masih menyelimuti Pekanbaru, Riau. beberapa obyek vital, salah satunya  Bandara Sultan Syarif, Pekanbaru. Kendati demikian, aktifitas kedatangan dan keberangkatan berjalan normal.

Beberapa warga menuturkan, hari ini kabut sedikit kembali turun setelah 3 hari sebelumnya berangsur cerah.

udara beberapa hari yang lalu serasa segar tidak seperti beberapa pekan terakhir yang beraroma tajam seperti bekas kebakaran sampah.


Begitu Kiky membuka pintu usai salat Subuh, langit terlihat cerah tidak seperti beberapa pekan terakhir. Meski demikian, aroma asap masih tercium.
"Mudah-mudahan hujan bisa turun lagi agar api di lahan gambut benar-benar padam," katanya.

Dari pantauan, pada pukul 14.00 WIB, kabut tipis masih menyelimuti sekitar bandara. Namun, tidak berarti aktifitas terganggu. Penumpang datang dan pergi masih berdatangan, begitupula dengan penyedia jasa transportasi yang bisa langsung dijumpai di pintu keluar Bandara.

Kepolisian Daerah Riau dan Stakeholder terkait terus berupaya melakukan pemadaman di beberapa lahan di Kampar, Siak, dan Pelalawan. Tantangan mereka adalah lahan Gambut kering yang jadi sebab Karhutla. (Monti/Red)

Banten Regional Police Satbrimob, Public Order Security Patrol in State Tourism Objects Above Citorek Clouds

Posted by: On September 19, 2019


CITOREK, BANTEN, Cakra Bhayangkara News - Battalion B Personnel of the Banten Regional Police Mobile Brigade Unit cover a distance of approximately 28 km from the Company 2 Command Headquarters of the Banten Regional Police Mobile Brigade Unit, and the travel time is approximately 2.5 hours to the attractions of Mount Luhur, Citorek Village, Lebak Regency, Thursday (19/09) / 19).

Elsewhere, Banten Regional Police Mobile Brigade Commander Kombes Pol Reeza Herasbudi, said, currently Mount Luhur tourism object or Mount Bromonya called Banten Province with its natural beauty of the country above the clouds of another designation, where tourist visits are increasingly day-to-day, increasingly interested by citizens, because of viral on social media. "We from Battalion B Pioneer of the Banten Regional Police Mobile Brigade Unit conducted a security order community patrol, to see the situation of public order security at the Gunung Luhur tourist site," explained Reeza Police Commissioner.
Furthermore, Police Commissioner Reeza Herasbudi, said, personnel also interacted with the community, by appealing to public order security, and tourists visiting us had to be careful, because after all in the location of Mount Luhur there were still places with valleys and cliffs. Whenever you want to take a selfie or selfie you have to be careful, pay attention to the surroundings so that nothing unexpected happens.(Agus/Red)

152 Calon Prajurit TNI AD Ikut Sidang Parade Calon Bintara

Posted by: On September 19, 2019



JAKARTA, Cakra Bhayangkara News - Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono memimpin Sidang Parade Sebanyak 152 Calon Bintara (CABA) PK TNI AD Reguler Pria TA. 2019, Panitia Daerah (Panda) Kodam Jaya/Jayakarta yang digelar di Aula Balai Sudirman Makodam Jaya, Jln. Mayjen Sutoyo no 5 cililitan, Jakarta Timur, Kamis (19/9/19).



Dalam sambutan Pangdam Jaya/Jayakarta, menyampaikan Sidang  Parade  ini  merupakan seleksi  awal  oleh  panitia daerah untuk  memilih  calon yang  memenuhi syarat dalam rangka mengikuti seleksi di tingkat pusat, untuk itu kegiatan  sidang  parade  merupakan upaya untuk menyaring secara ketat dalam rangka mendapat calon-calon prajurit yang lebih berkualitas.



Sejak dibuka pendaftaran  tercatat sebanyak 2.560 orang dan dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi sebanyak 997 orang. Adapun jumlah peserta sidang saat ini menyisakan 150 orang dan untuk alokasi yang tersedia hingga ke tingkat Pusat hanya 60 orang. Selanjutnya seleksi tingkat Pusat direncanakan pada tanggal 23 September 2019 hingga 4 Oktober 2019 di Rindam Jaya/Jayakarta tegas Pangdam Jaya.




Kemudian dalam rangkaian pelaksanaan sidang parade, tim pemeriksa harus senantiasa bertindak jujur, objektif dan transparan sesuai dengan norma dan ketentuan persyaratan yang berlaku serta tidak merubah dan  memanipulasi data dari hasil pemeriksaan awal.



Turut hadir dalam acara  tersebut Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Kepala Ajudan Jenderal Kodam Jaya, Kepala Jasmani Kodam Jaya dan Kepala Kesehatan Kodam Jaya.(Pendam Jaya)//(James Dotulong)

Celebrate the 74th Birthday of the Indonesian National Army, Commander of the Indonesian National Army Pilgrimage to the Tomb of the Proclamator

Posted by: On September 19, 2019


BLITAR, CENTRAL JAVA, Cakra Bhayangkara News - Ahead of the 74th Anniversary of the Indonesian National Army, Commander of the Indonesian National Army Marshal Hadi Tjahjanto was accompanied by Chairman of the Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto made a pilgrimage to the Bung Karno Tomb in Blitar City, Wednesday (09/18/2019).

The TNI Commander and his entourage arrived at the Bung Karno Grave area at around 11:40 WIB, shortly afterwards the Commander entered the cupola area of ​​the Bung Karno Grave and immediately led a tribute ceremony to the late former First President of the Republic of Indonesia. The Commander of the Indonesian National Army also laid a wreath in front of the cupola of the Proclamator's grave.

After the ceremony, the Commander of the Indonesian National Army prayed in front of the headstone of Bung Karno, accompanied by a number of Indonesian National Army officials, including Chief of Staff of the Navy of the Indonesian Armed Forces Admiral Siwi Sukma Adji, SE, MM, Chief of Staff of the Indonesian Air Force Marshal Yuyu Sutisna, SE, MM, Kostrad Commander Lieutenant General of the Indonesian National Armed Forces Harto, Employees and all Officials from the Indonesian National Armed Forces Headquarters. "This activity is a tradition of the Indonesian National Army in order to welcome the 74th Birthday of the Indonesian National Army on October 5," Terang Commander of the Indonesian National Army.
Remembering a sentence from Bung Karno "JAS MERAH" or Never Forgetting History, this is a very good tradition to remind millennials to understand and understand the struggles of the heroes who were willing to sacrifice their bodies and souls to win independence. After the Bung Karno's tomb, the Commander of the Indonesian National Army will also make a pilgrimage to the tomb of the 4th President of the Republic of Indonesia Dr. K. H. Abdurrahman Wahid or who is familiarly called Gus Dur is located in the Tebu Ireng Islamic Boarding School Complex in Jombang, East Java. (JD)

Satbrimob Polda Banten, Patroli Kamtibmas di Obyek Wisata Negeri Diatas Awan Citorek

Posted by: On September 19, 2019



Citorek Banten, Cakra Bhayangkara News - Personel Batalyon B Pelopor  Satbrimob Polda Banten menempuh jarak sekitar 28 km dari Mako Kompi 2 Satbrimob Polda Banten, dan  waktu perjalanan ditempuh sekitar 2,5 jam menuju obyek wisata Gunung Luhur Desa Citorek Kabupaten Lebak, Kamis, (19/09/19).



Dilain tempat, Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, mengatakan, saat ini obyek wisata Gunung Luhur atau disebut Gunung Bromonya Provinsi Banten dengan keindahan alamnya negeri diatas awan sebutan lainnya, dimana kunjungan wisatawan kian hari , kian  diminati warga masyarakat, karena viral di medsos.

"Kami dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Banten melakukan patroli kamtibmas, untuk melihat situasi kamtibmas di lokasi wisata Gunung Luhur," terang Kombes Pol Reeza. 



Lanjut, Kombes Pol Reeza Herasbudi, mengatakan, personel juga melakukan interaksi dengan masyarakat,  dengan menyampaikan himbauan kamtibmas. Serta, wisatawan yang berkunjung kami himbau harus berhati hati, karena bagaimanapun di lokasi Gunung Luhur masih ada tempat yang ada lembah dan tebing. Bilamana mau swafoto atau selfi haruslah hati hati, perhatikan sekelilingnya jangan sampai terjadi sesuatu hal hal yang tidak diinginkan.(Agus/Red) 

Stop...! Jangan Jadikan Papua Komoditas Politik

Posted by: On September 19, 2019



Jakarta, Cakra Bhayangkara, - Wakil Sekretaris Dewan Majelis Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menanggapi soal kerusuhan Papua beberapa waktu yang lalu.

Menurut Maman, sudah saatnya menghentikan persoalan di Papua sebagia komoditas politik.
"Stop menjadikan Papua komoditas politik. Kita sudah saatnya menguatkan Papua adalah Indonesia, Indonesia adalah Papua," ucap Maman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Mantan direktur relawan TKN Jokowi-Ma'ruf ini menilai, persoalan Papua bisa diselesaikan secata holistik dengan pendekatan secara kemanusiaan.

Ia mencontohkan bagaimana Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur mampu mengangkat derajat masyarakat Papua.

Untuk itu, Maman mengatakan, isu yang lebih penting di Papua yakni kesetaraan, kesejahteran dan konsensis sosial.

"Dalam hal ini, isu identitas, relasi, solidaritas, kesetaraan, dan kohesivitas sosial menjadi mantra utama yang boleh jadi lebih penting ketimbang pembangunan dan pengentasan kemiskinan," ujar Maman.(JD)

Sambut HUT ke-74 TNI, Panglima TNI Ziarah ke Makam Sang Proklamator

Posted by: On September 19, 2019



BLITAR, JAWA TENGAH, Cakra Bhayangkara News - Jelang peringatan HUT ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar, Rabu (18/09/2019).



Panglima TNI dan rombongan tiba di areal MBK sekitar pukul 11.40 WIB, tak lama berselang Panglima memasuki areal cungkup MBK lantas memimpin upacara penghormatan kepada mendiang mantan Presiden Pertama Republik Indonesia. Panglima TNI juga meletakkan karangan bunga di depan cungkup makam Sang Proklamator. 



Usai upacara, Panglima TNI berdoa di depan nisan Bung Karno, didampingi sejumlah pejabat TNI. Di antaranya Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan serta segenap Pejabat dari Mabes TNI.



"Kegiatan Ini adalah tradisi Tentara Nasional Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-74 TNI 5 Oktober nanti," Terang Panglima TNI.

Mengingat sebuah kalimat dari Bung Karno "JAS MERAH" atau Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah, Ini adalah sebuah tradisi yang sangat baik untuk mengingatkan bagi generasi milenial untuk mengerti dan memahami perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan.

Setelah dari makam Bung Karno, Panglima TNI juga akan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia Dr. K. H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur bertempat di Kompleks Pesantren Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur.(JD)