Headlines News :
Breaking News
Loading...

Rumah Pencari Keadilan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LI-BAPAN) Terbentuk di Kabupaten Bogor

Bogor, Cakrabhayangkara News- Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Lembaga investigasi Badan Advokasi penyelamat aset Negara (LI-BAPAN) kabupaten bogor hadir ditengah-tengah masyarakat bogor tujuannya menegakkan dan mengungkapkan keadilan dengan sebenarnya tanpa ada yang ditutup tutupi

Sebagai Kepala Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LI-BAPAN)kabupaten bogor Belson Efrico Sinaga menerangkan bahwa sesuai surat keputusan yang dikeluarkan oleh dewan pimpinan pusat (LI-BAPAN) Pada  tanggal 05 Maret 2019.

"Lembaga ini Berdiri berdasarkan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap keadilan yang sesungguhnya.

Lembaga ini disahkan berdasarkan

1.Anggaran Dasar (AD) dan anggaran  rumah tangga (ART) Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara(BAPAN)

2.Akta Notaris no.06 tanggal 6 April 2018 seba Silawati SH Mkn

3. SK Menkumham RI No. AHU .0004732.01.07 Tahun 2018

Dengan disahkannya secara Hukum maka lembaga ini resmi menjadi sebuah rumah pencari keadilan .dan mereka yang menjadi anggota nya pun sebagai orang orang yang terpilih untuk mengabdi kepada mesyarakat Indonesia

Harapan kami, dengan terbentuknya BAPAN di Bogor semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan keadilan. Stop krisis keadilan dan diskriminasi hukum," ungkap Kepala LI-BAPAN Kabupaten Bogor , Belson Efrico Sinaga kepada Rekan media  Rabu (17/04/2019) di Bogor.

Dijelaskan Belson, LI-BAPAN Bogor mengemban misi Penyelamatan Aset Negara, Penegak Keadilan dan Kebenaran, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, merasa berkewajiban dan bertanggung jawab.

MISI (BAPAN)

1). Membangun kemitraan  dan melakukan pengawalan terhadap kinerja pemerintah  selaku pelaksana amanat rakyat menurut Undang-undang Dasar Negara Republik  Indonesia  Tahun 1945 sebagaimana  amanat pasal  1 Ayat (2) undang-undang Dasar 1945

2). Melakukan pengawasan terhadap pemerintah negara Indonesia dalam melaksankan  tugas dan kewajibannya  sebagai  amanat  alinea ke empat UUD 45 bahwa pemerintah Negara  Indonesia  bertugas dan wajib  yang melindungi  segenap bangsa Indonesia  dan seluruh  tumpah darah Indonesia  dan untuk memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa  dan  ikut melaksanakan ketertiban  dunia  yg berdasarkan kemerdekaan , perdamaian  abadi,  dan keadilan sosial

3). Mendorong Pemerintah agar dapat mengelola kekayaan alam Indonesia secara benar dan memiliki keberpihakan kepada rakyat dalam pengelolaan dimaksud sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Ayat (3) undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa Bumi , air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat.

Setelah melihat serta membaca visi dan misi LI-BAPAN, maka jelas bahwa :

1. BAPAN Adalah Lembaga EXCLUSIVE dan Terhormat , sebagai Pemerintah yang melaksanakan fungsi sosial kontrol terhadap semua kegiatan, program kerja dan aparatur pemerintah itu sendiri.

2. LI-BAPAN adalah Organisasi SIPIL independent yang bertugas membantu  seluruh Badan serta instansi Negara dalam ranah informasi, melakukan penangkapan tindak pidana yg sedang berlangsung (seperti peredaran peredaran dan pemakai narkoba, pungli, suap korupsi dan kolusi serta nepotisme), penyimpangan program kerja pemerintah. dimana setiap anggotanya akan dibekali oleh pelatihan independen baik oleh lembaga ataupun instansi yang terkait dan berwenang mengadakan pelatihan .

3.. Anggota  BAPAN Terdiri dari Orang-orang terpilih yang bermartabat ,berdedikasi tinggi Siap menjaga Martabat Nama baik Organisasi/Lembaga dan diri Sendiri.

4. Anggota BAPAN akan selalu Taat dan Patuh Menjalankan Visi & Misi Organisasi /Lembaga Setia kepada Pancasila,  UUD 45 dan NKRI.

5. Anggota BAPAN Selalu Patuh, loyal, Mematuhi & Mentaati  komando Pimpinan tertinggi Dan AD/Art Lembaga Investigasi BAdan Advokasi Penyelamat Aset Negara.

"Tegakkan Hukum dan Kebenaran, maka kami bekerja untuk menegakkan keadilan"Motonya ungkap kepala LI-BAPAN Bogor.

Berikut susunan kepengurusan DPC BAPAN Bogor

Kepala Badan DPC kabupaten bogor : Belson Efrico Sinaga

Wakil Kepala Badan : Suyitno 

Sekretaris : Romy marantika

Bendahara: Melvi Pesta Kritina Tarihoran 

Kabag cyber intelejen : Lukman Hakim

Kabag advokasi hukum : Mangihut Sinaga, SH

kabag investigasi : Martolop sitohang, SH

Kabag humas : Josder sinaga

Kabag Litbang : Karlen N Lumban Raja dan

Kabag IT & Media komunikasi : Teguh Abdul Muhamad.

Bagi yang ingin silaturrahmi, Kantor DPC BAPAN Bogor beralamat di kp. sawah indah no : 16 rt/rw 004/009 des. bojonggede kec. bojonggede kab. bogor Tlpn/wa 085782854031. (teguh)```

Semangat Organisasi BBRP Bersosialisasi Dalam Bermasyarakat Di Bulan Ramadhan

Bogor, CakraBhayangkara News-Organisasi masyarakak BBRP, melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil gratis. Acara tersebut dilakukan untuk memeriahkan Bulan suci Ramadhan. Minggu (19/05/19)

"Kegiatan ini dilakukan ormas BBRP dengan pembagian takjil gratis kepada warga villa bogor indah. Hari ini kita laksanakan untuk berbagi kasih, silaturahmi kepada semua warga villa bogor indah," ujar kang uceng selaku ketua ranting ciparigi, kepada wartawan, minggu (19/5/2019).

"Antusiasnya alhamdulillah saat ini takjil yang disediakan hampir habis. Betul-betul warga villa bogor indah sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh ormas BBRP," ujar kang uceng.

Kang uceng berharap Bulan Ramadan tahun ini memberikan keberkahan. Masyarakat dihimbau untuk tidak terprovokasi isu-isu hoax usai Pemilu 2019.

"Mari kita jalin silaturahmi, antar warga dengan organisasi masyarakat BBRP agar jangan mudah terprovokasi, kita fokus beribadah," ujar kang uceng.

Berkat koordinasi semua jajaran ormas BBRP kegiatan bagi-bagi takjil yang dilaksanakan di lingkungan warga villa bogor indah tersebut beerjalan kondusif hingga selesai. (Sinaga)```

Ketua FPII Setwil Lampung Mengutuk Keras Oknum Anggota Polsek Kota Agung Yang Ancam Bunuh Wartawan.

Bandar Lampung -Cakrabhayangkara News- Wartawan Harian Detik Tanggamus,  Dian Saputra (25), warga Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, masih trauma. 

Dia minta kasusnya di proses secara hukum, karena, selain di aniaya, dicekik dan di maki-maki, Dian juga berkali kali ditodong senjata pistol oleh oknun Banit Reskrim Polsek Kota Agung Brigpol Edwin Renando.

Disampaikan Dian Saputra dirinya tidak mengenal oknum polisi yang bertugas sebagai Banit Reskrim Polsek Kota Agung itu, karena memang tidak ada hubungan dengan oknum polisi. 

Berdasarkan Kronologis kejadian yang disampaikan Dian bahwa, pada Rabu (15/5/2019), saat dirinya berada di ruang Kantor SDN  2 Pasar Madang, Kota Agung dalam rangka menjalankan tugas Jurnalis , tiba - tiba oknum kepolisian Polsek Kota Agung datang dan langsung melontarkan kata-kata kasar hingga menganiaya dan mengancam dirinya.

Dian menerangkan selain  melontarkan kata -  kata kasar  yang tidak pantas dikeluarkan oknum polisi tersebut   berulang ulang -  kali oknum tersebut menodongkan senjata api ke arah nya.

 “Wooyy  ! beruuk kamu hah !  babi kamu !! Saya tembak kamu nanti ya, dengan mengarahkan senjata api berupa pistol pribadinya " jelas Dian menirukan ucapan oknum polisi tersebut. 

" dan penodongan pistol tersebut dilakukan nya beberapa kali " tambah Dian.

Selain menodongkan senjata api oknum polisi tersebut mencekik Dian .

"  Saya Ando, Kapolsek kota Agung, anaknya Jupri " . ucap Dian saputra menirukan ucapan sang polisi.

Menurut nya Kepala sekolah SD 2 Pasar Madang Rosminati, kemungkinan  mengadu ke oknum polisi tersebut terkait kedatangannya untuk melaksanakan tugas jurnalis . 

Sehingga dia ( kepala sekolah )  bersama keluarag besar termasuk oknum polis itu melakukn pengeroyokan. 

Terkait perbuatan tersebut , Aminudin selaku Ketua Sekretariat Wilayah ( Setwil ) Forum Pers Independent Lampung ( FPII )  mengutuk keras kekerasan dan pengancaman pembunuhan dengan senjata api yang telah dilakukan oknum polisi tersebut. 

 Hal ini disampaikan Aminudin kepada beberapa awak media di kantor Setwil FPII Provinsi Lampung di jalan Untung Suropati Nomor 45 Bandar Lampung , minggu 19 / 05.

 Selanjutnya Aminudin   memohon kepada Propam Polres kabupaten  Tanggamus untuk  segera menindak lanjuti  Laporan pengaduan Dian Saputra dan segera memproses hukum terhadap oknum kepolisian polsek Kota Agung bernama Brigpol Edwin Renando dan kepala sekolah Rosminiati , dan menarik ijin penggunaan senjata api oleh oknum polisi tersebut.

Sebelumnya tidak terima dimaki maki, dicekik dan diancam oleh oknum anggota Polisi, Bintara Unit Reskrim Polsek Kota Agung,  Polres Tanggamus, Wartawan Harian Detik Tanggamus,  Dian Saputra (25), melapor ke Propam Polres Tanggamus, Rabu (15/5) sekitar pukul 13.00.

Dalam laporan : STPL/ 02 IV/ 2019 Korban atas nama Dian Saputra, Wartawan Harian Detik Tanggamus, warga Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus melaporkan tentang terjadinya peristiwa pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Anggota Polri atas nama Brigpol Edwin Rendo,  Jabatan Banit Reskrim V Kota Agung Polres Tanggamus.

Menurut Amingudin Pihak penegak hukum dapat  menjerat oknum polisi tersebut dengan pasal berlapis antara lain KUHP pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan, pasal 351 terkait penganiayaan, serta undang - undang darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati , seumur hidup atau minimal 20 tahun Penjara.

Selain itu oknum polisi koboy tersebut bisa dijerat dengan Undang - undang No 40 Tahun 1999 tentang PERS.

Dalam ketentuan pidana pasal 18 UU no 40 Tahun 1999 dikatakan , setiap orang  melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat  atau menghalangi Jurnalis  untuk mencari dan memperoleh informasi dapat dipidana dengan pidana kurungan 2 ( dua ) tahun penjara atau denda Rl 500.000.000,- ( lima ratus juta Rupiah ). (red)


Sumber : Setwil FPII Lampung.

Polda Metro Jaya Amankan Wanita Warga Pontianak Bobol Bank Rp 1,8 Miliar

Jakarta, Cakra Bhayangkara News- Jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan seorang wanita berasal dari warga Pontianak berinisial YS yang diduga membobol bank sebesar Rp1,8 miliar. Pembobolan dilakukan untuk pembelian fasilitas gim MobIl Legend.

"YS asal pontianak telah berhasil membobol sehingga bank ini mengalami kerugian Rp1,8 miliar," ujar Wadireskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi di Makopolda Metro Jaya, Sabtu (18/05).

Pengamanan YS bermula dari laporan pihak bank yang mencatat beberapa transaksi janggal dari salah satu akun gim Mobile Legend.

Fasilitas gim itu dibeli YS melalui akun virtual. Aksi pembobolan dilakukan dengan modus pengubahan nomor akun virtual.

"Tersangka menambahkan beberapa digit angka di akun virtual," kata Ade.

Alhasil, pembelian yang dilakukan melalui akun virtual 'palsu' itu tak membuat jumlah dalam rekening pribadi YS berkurang saat pembelian telah berhasil.

Harga fasilitas gim yang dibeli, kata Ade, hanya berkisar pada ratusan ribu rupiah. "YS melakukan perbuatan ini berkali-kali sehingga merugikan bank sampai miliaran rupiah," kata dia.

Atas perbuatannya, YS dijerat dengan pasal berlapis di antaranya Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun dan Pasal 85 Undang Undang Nomor 3 Tahun 2001 tentang Transfer Dana.(tile)

Siapkan 6 M Untuk Pilkades Serentak, Panitia Diduga Masih Pungut Biaya Dari Calon

(18-05-2019)-Lampung Selatan, Cakrabhayangkara News- Menurut sumber di Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Lampung Selatan diperkirakan menganggarkan Enam Milliar Rupiah untuk penyelenggaraan Pilkades Serentak 2019 yang di ikuti 131 Desa se-Lampung Selatan.

Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk biaya pilkades yang berupa; alat  peraga dan honor panitia selama tiga bulan.

Tapi mirisnya masih ada beberapa Panitia Pilkades masih memungut biaya dari beberapa Bakal Calon Kepala ( Backades ) baik dengan cara terang - terangan memakai tanda terima berupa kwitansi maupun dengan cara bisik - bisik   dengan  alasan kesepakatan  untuk biaya operasional .

Contoh seperti yang terjadi di Desa Karang Sari Kecamatan Jati Agung, Panitia Pilkades meminta uang sejumlah tiga juta rupiah kepada ke-empat Bacakades di desa tersebut . 

Pada awalnya menurut Andrian selaku Ketua Panitia yang ditemui media beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa uang yang diminta tersebut sebagai uang pengikat  si calon agar tidak mengundurkan diri dari pencalonan Kepala Desa.

Namun keterangan Andrian ini bertolak belakang dengan pernyataan dari Ketua BPD Karang Sari, Sukito yang menyatakan bahwa dana tersebut akan digunakan oleh Panitia untuk biaya operasional panitia dari tanggal 1 sampai dengan 10 April, dengan alasan biaya dari Pemerintah Daerah belum cair.

" saya pernah bertanya dengan ketua panitia pada waktu itu , terkait kegunaan pungutan biaya sebesar tiga juta dari setiap bacakades kepada ketua Panitia. Dan menurut ketua panitia dana tersebut akan digunakan untuk biaya operasional panitia pada saat penyaringan bacakades kata Andrian " papar Sukito.

Dan karna penarikan penarikan biaya tersebut persoalan Pemilihan Kepala Desa Karang Sari  akhirnya menjadi sorotan publik.

Sukardi SH selaku Sekretaris LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL) menyesalkan Tindakan yang dilakukan Panitia Pemilihan Kepala Desa Karang Sari.

Menurutnya, seharusnya pungutan tersebut bisa dihindari , mengingat  biaya yang sudah di persiapkan pemerintah daerah sudah cukup besar .

" harusnya pungutan yang dilakukan panitia tidak mesti terjadi , mengingat biaya enam milliyar untuk 131 desa yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa serentak, bila dibagi rata, setiap Desa diperkirakan mendapatkan anggaran biaya kurang lebih empat puluh enam juta rupiah" jelas Sukardi kepada awak media di Kantor LSM PRL, jln. Dr. Warsito No 03 Teluk Betung Bandar Lampung, Jumat (17/05/19).

Ia juga menyatakan panitia bisa saja meminta tambahan biaya apabila anggaran yang di sediakan Pemerintah Daerah dirasakan kurang untuk menyelenggaranan pemilihan, tetapi mekanisme kekurangan tersebut di musyarawahkan kepada calon yang sudah lolos sebagai calon kepala desa, bukan dibebankan kepada bacakades. 

Sementara itu Ketua Setwil Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Prov. Lampung, Aminudin ditempat yang sama mensinyalir  permasalahan di Karang Sari bukan hanya terkait  pungutan oleh Panitia saja, tetapi diduga Panitia melakukan kecurangan karna tidak menerima berkas kedua bacakades, Saidah dan Musidik dengan alasan telat memasukkan berkas pencalonan sebab  tanggal sepuluh tersebut panitia membuat kesepakatan batas memasukkan berkas hanya sampai  pada pukul 16: 00 Wib . 

Sampai berita ini diturunkan baik mengenai pungutan maupun penolakan berkas dari dua calon backades tersebut belum mendapat penjelasan dari stakeholder lain.(red).

Sumber : FPII Setwil Lampung

Selama Bulan Suci Ramadhan, Satlantas Polres Jakarta Selatan Gelar Operasi Penertiban Kendaraan

Jakarta, Cakra Bhayangkara News- Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap UU no. 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan sehingga perlu dilaksanakan operasi kepolisian di bidang lalulintas yaitu Operasi Penertiban Kendaraan.

Hal tersebut dilakukan Polisi Resor (Polres) Jakarta Selatan melalui Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Selatan yang dipimpin Ipda Deni Setiawan menggelar Operasi Penertiban Kendaraan selama bulan Ramadhan 1440 H, dengan mengedepankan tindakan pre-emtive dan preventif, Jum'at (17/05)

Adapun sasaran Operasi Penertiban Kendaraan yaitu untuk memeriksa perlengakapan kendaraan bermotor seperti STNK (surat tanda nomor kendaraan) kemudian SIM (surat izin mengemudi), serta perlengkapan yang lainnya seperti kaca spion dengan helm. Penertipan seperti ini sengaja di lakukan bertujuan untuk mengurangi kejadian yang tidak diinginkan, misalnya kasus kecelakaan lalu lintas.

Dalam Operasi tersebut pengendara terjaring Operasi sebanyak puluhan unit kendaraan motor dikenakan sanksi Elektronik Tilang.(tile)

Kanit Binmas Sholat Jum'at jalin Keharmonisan Di Bulan Suci Ramadhan

Pancoran mas, Depok, Cakrabhayangkara News- Menjalin Silaturahmi di bulan Suci Ramadhan Kanit Binmas Polsek Pancoran mas Iptu.Ade Maskun,S.Pd beserta anggota Polsek Pancoran mas melaksanakan Sholat Jum'at berjamaah di Masjid *Al Amru Bitaqwa* ; Komplek Perumahan Mampang indah Jaya Rt 001/001 Kelurahan Rangkapan jaya Kecamatan Pancoran mas Depok, Jumat, 17/05-2019.

Sekitar Pukul 11.30 Wib Kanit Binmas Beserta anggota Melaksanakan Kegiatan Sholat Jum'at berjamaah bersama Warga masyarakat  sebagai umat Muslim khususnya laki- laki diwajibkan untuk melaksanakan Sholat Jum'at demi meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT serta terjalinnya persaudaraan sesama Jemaah di saat kita semua  menjalani ibadah puasa.

Lapar dan dahaga selama menjalankan ibadah puasa bukan menjadi halangan bagi anggota Polri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang juga merupakan ibadah, untuk itu mari kita saling menjaga Kamtibmas "Ungkapan Iptu. Ade Maskun,S.Pd".(red)

Sumber :

*Kasi Humas Polsek Pancoran mas (Aiptu Asa Bate'e,Sth,.M.AP*

Polresta Depok Tangkap Kurir Narkoba Jenis Sabu Yaba

Depok, Cakra Bhayangkara News-Jajaran Polresta Depok mengamankan 3 orang pelaku tindak pidana Narkotika sejenis Sabu (Yaba) yang bersal dari Thailand.

Tersangka diringkus polisi setelah Petugas Unit Penggeledahan Rutan klas IIB Depok menggagalkan penyelundupan ratusan narkoba jenis baru ke dalam Rutan.

Narkoba yang disebut Yaba dimasukkan dalam bungkusan aluminium.

"Pada tanggal 4 Mei 2019 unit penggeledahan rutan kelas IIB depok telah menggagalkan penyelundupan barang yang diduga adalah narkoba," kata Kepala Rutan kelas IIB Depok, Bawono Ika Sutomo, kepada wartawan, di Rutan kelas IIB Cilodong, Depok, Kamis (16/05/2019).

Bawono mengatakan, narkoba jenis baru itu ditemukan oleh unit penggeledahan rutan dari pengunjung inisial GY.

Rencananya, sebut Bawono, titipan itu akan diberikan kepada salah satu warga binaan inisial FS. Mengetahui titipan mencurigakan yang dibawa GY, pihak rutan kemudian menghubungi Polres Depok.

"Kemudian dari tim unit narkoba Polres Depok datang dan sama-sama kita membuka dan menyaksikan, dan disaksikan oleh si GY," ujarnya.

Setelah dibongkar, Bawono mengatakan barang yang diduga narkoba jenis baru itu berbentuk butiran keras berwarna merah. Narkoba tersebut dimasukan oleh GY ke dalam satu aluminium foil ukuran sedang.

"Jadi bentuknya keras seperti butiran, tapi di dalam bubuk susu, susu formula, bentuknya seperti butir-butir itu. Jadi dimasukkan ke dalam bungkus susu itu, yang dilihat ada satu bungkus sedang, kira kira isi 100 ya, warna butiran merah," ucapnya.

Sementara, Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana mengatakan, temuan narkoba di rutan kelas IIB Depok sejumlah 100 butir. Temuan itu kemudian dikembangkan hingga tertangkap dua kurir lain inisial KI dan AY.

Pengungkapan kasus peredaran narkoba ini, Jajaran Polresta Depok kembangkan ke rumah dari si kurir di Cibinong itu kami menemukan sekira 2.300 ribu pil, (ditangkap) ada 3, mereka semua kurir. Sementara pemiliknya masih dalam pencarian. Inisial GY, FS seorang warga binaan, KI, AY," ujar Arya.

GY belum sempat menjual ke warga binaan. Menurutnya, narkoba tersebut masih belum diperjualbelikan, "ujarnya.

"Sebenarnya ini kan masih barang baru ya, masih tester jadi belum sempat dijual. Orang yang di dalam rutan ini minta diantarkan, baru diantar sudah kami cegat. Pengakuan mereka sendiri memang ini masih tester," ucap Arya.

"Narkoba jenis sabu padat yang asalnya dari Thailand," ujarnya.

Terangka ketiga kurir yang tertangkap dijerat pasal 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 terancam hukuman 20 tahun penjara.(red)

Polda Metro Jaya bersama Polresta Depok Gelar Pengobatan Gratis dan Bazar Ramadhan

Depok, Cakra Bhayangkara News- Aksi kepedulian terhadap kesehatan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dibulan suci Ramadhan menggelar bazar Ramadhan dan Pengobatan Gratis ditunjukan dari anggota Polri.

Hal tersebut Jajaran Direktorat Bin Mas Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Polresta Depok menggelar kegiatan Bhakti Sosial dan Kesehatan Gratis di Kampung Lio RW 019, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Minggu (12/05/2019).

Dir. Binmas Polda Metro Jaya Kombes Umardani mengatakan, kegiatan Bakti Sosial dan Kesehatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Satgas Nusantara salah satunya menyentuh masyarakat dengan kegiatan bakti sosial.

“Pasca pengamanan Pemilu dan mendekati titik akhir final perhitungan suara, kegiatan bakti sosial ini sebagai cooling sistem meredakan suasana. Dalam kegiatan Preemtif dengan menyentuh masyarakat khusus masyarakat kumuh rasa kepedulian Polri,” ujar Kombes Umardani didampingi Kabiddokkes Polda Metro Jaya Kombes Umar S, Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Kamarul di lokasi.

Sementara Wakapolresta Depok Arya Pradana, mengatakan untuk bakti sosial pihaknya menyediakan sebanyak 1.000 bingkisan sembako dan tim dokter gabungan dari Dokkes Polda Metro Jaya dan Urkes Polresta Depok.

“Para polwan kita turunkan dalam kegiatan bakti sosial in supaya bisa lebih dekat dengan masyarakat. Para peserta bakti sosial kita kumpulkan dari koordinasi dengan perangkat RT dan RW setempat,” jelasnya.

Dirinya menambahkantambah, untuk pemeriksaan kesehatan gratis ada 9 dokter dari tim Dokkes Polda Metro Jaya dan 1 Urkes Polresta Depok. “Kegiatan bakti sosial kita mulai dari pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB,” pungkasnya.(red)

Betonisasi Terkesan Asal Jadi, di Sepatan Timur, Tanggerang Bahkan Warga Bisa Menggunakan Kendaraan Plat Merah

Tangerang, Cakrabhayangkara News- - Pekerjaan Betonisasi terkesan asal jadi di Jalan Mushola Al Muttaqiem Rt 003/006 Kampung Bayur Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang.

Dilokasi terlihat ketinggian papan bagesting tidak diterapkan rata2 sehingga hasil pengukuran kami dimulai dari 14 cm sampai 17 cm, ketebalannya pun mereka lakukan bervariasi dari 8-13 Cm,plastik yang digunakan diduga limbah karena fisik sudah sobek tidak layak pakai,Paving Blok semula tidak di bongkar terlebih dahulu.

Berdasarkan hasil penemuan kami di lokasi,dugaan keras kami nyatakan ada suatu permainan oknum,karena mereka tidak berani memasang papan proyek sebagai wujud ketransparanan.

Ketika team Media Purna Polri meminta keterangan dari salah satu orang dilapangan yang kami duga oknum dari kecamatan yang mengaku bernama Bram,namun mengaku sebagai warga dan engan menjawab terkait klarifikasi atas teknis pekerjaan tersebut dan tergesa-gesa meninggalkan lokasi,kami mengikuti ternyata dia meninggalkan lokasi dengan menggunakan Kendaraan Bermotor berplat nomor Merah.

"Kami meminta kepada pihak Instansi terkait wilayah Kecamatan Sepatan Timur untuk segera mensikapi hasil penemuan yang kami tayangkan melalui pemberitaan, jika benar oknum tersebut adalah dari pihak kecamatan maka segera di tindak dengan tegas dan segera turun langsung kelokasi untuk mengecek hasil pekerjaan Betonisasi, agar oknum yang merasa kebal hukum yang hanya ingin menguntungkan diri sendiri dengan merugikan masyarakat dan Negara dapat di berantas,biar pihak Instansi terkait pun tidak di duga tutup mata dan telinga." Tutup Team Media Purna Polri.(red)




Usai Dilantik Presiden, Gubernur dan Wagub Malut Gelar Ramah Tamah

Jakarta,Cakrabhayangkara News-  Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara,  Abdul Gani Kasuba dan M Ali Yasin di Istana Negara Jakarta, Jumat (10/05/19).

Seperti diketahui prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Keputusan Presiden Nomor 38/P Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara periode 2019-2024 kepada keduanya.

Setelah itu pasangan ini bersama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melakukan kirab menuju Istana Negara.

Usai seluruh rangkaian proses pelantikan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) mengadakan malam ramah tamah dan syukuran atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Malut di Ballroom Hotel Alila, Jalan Pecenongan Jakarta Pusat, Jumat (10/05/19).

Dalam sambutannya Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Masyarakat Malut yang kembali memberikan kepercayaan untuk kedua kalinya menjabat sebagai Gubernur di Maluku Utara. Ia berharap tidak ada lagi sekat-sekat diantara kita  tapi bersama sama membangun Maluku Utara kedepan.

" Yang penting kita saling memahami, saling bersilahturami, tidak memberikan hal-hal yang tidak berkenan, " pintanya.

Didampingi Sang Istri, Abdul Gani Kasuba juga mengharapkan masyarakat Malut yang ada di Jakarta untuk selalu mengulurkan tangan membangun Malut yang mempunya Sumber Daya Alam yang sangat luas demi kesejahteraan masyarakat Malut.


Sementara itu, saat disinggung terkait Ibukota Malut, Wakil Gubernur, M Ali Yasin saat diwawancarai awak media menjelaskan bahwa Ibukota maluku utara itukan Sofifi tapi status Sofifi itu adalah sebuah Kelurahan dari Tidore Kepulauan.

Lanjutnya, Ada 34 Provinsi di Indonesia minus kita yang Ibukota nya yg belum definitif, ia masih sebuah Kelurahan dibawah Kota Tidore Kepulauan. Dan inilah tugas kami bersama DPRD, SKPD bagaimana ibukota itu di definitifkan. Memang sementara ini Presiden sampaikan masih moratorium. Tapi mudah-mudahan moratorium dicabut secepatnya, ataupun bila belum dicabut kita minta Menteri Dalam Negeri dan Presiden supaya kota Afifi itu kota administratif/kotamadya.

Sekitar daratan sofifi itu masyarakat mendukung dan mengharapkan bagaimana supaya definitif. "Insya Allah 5 tahun kedepan ini kita akan perjuangkan," pungkasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Malut, Pejabat Pemda Malut, Bupati/Walikota, SKPD dijajaran Pemda Malut,  masyarakat Malut yang ada di Jakarta serta tamu undangan lainnya.(red)

Ketua FPII Setwil Banten : "Tindak Tegas Oknum Pegawai Lapas Pemuda Kelas IIA Tanggerang Yang LecehKan Profesi Wartawan"

TANGERANG, Cakrabhayangkara News- Oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang dinilai melecehkan profesi Wartawsn secara verbal.

Kejadian ini diketahui saat GG anak dari salah satu wartawa n online rakyamerdekanews.com hendak bebas setelah menjalani masa hukuman atas tindakan penganiayaan.

“Saat Saya hendak keluar, Saya ditahan dulu dan salah satu pegawai Lapas mengatakan, sebelum kamu keluar gerbang dari Lapas ini kamu belum bebas” Ujar  George menirukan perkataan Syarpan (petugas lapas-Red).

Lebih lanjut oknum pegawai tersebut mengatakan bahwa orang tuanya telah membuat heboh Lapas, dan menanyakan orang tua nya kerja apa.

“Saya jawab Ibu Saya seorang wartawan” Kata Geoger

Yang lebih mengagetkan lagi, Syarpan melontarkan kata-kata yang dinilai melecehkan profesi Wartawan.

“Ooh… wartawan bodrek ya” Ujar Geoger menirukan kata-kata Syarpan.

Terkait kejadian tersebut, Ketua FPII Setwil Banten sangat menyayangkan sikap petugas Lapas Kelas II A Tangarang yang dengan sengaja telah melecehkan profesi Wartawan, dan meminta kepada Kakanwil Kumham Banten.

"Kami sangat menyayangkan ucapan yang dilontarkan oleh oknum tersebut yang tidak menghargai profesi Wartawan," tegas Ketua FPII Setwil Banten, Abdullah Haris di Serang Banten, Rabu (8/5)

Haris berharap Kakanwil kumham Banten memberi pembinaan dan sangsi keras kepada petugas Lapas yang melecehkan profesi Wartawan juga kepada Kalapas agar bisa mengedepankan pendekatan yang humanis terhadap semua penghuni Lapas dan memberikan pendidikan etika terhadap pegawainya.

“Kami minta Kakanwil Kumham Banten memberi pembinaan dan sangsi keras kepada petugas Lapas yang melecehkan profesi Wartawan dan juga berharap Kalapas Kelas IIA Tangerang bisa memberikan pendidikan etika kepada pegawainya agar tidak sembarangan menilai seseorang apalagi menilai Wartawsn dan diharapkan oknum tersebut segera mencabut ucapannya yang melecehkan profesi Wartawan” Pungkasnya.(red)

Sumber:FPII Setwil Banten